Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 42 RT di Jakarta yang saat ini terendam air. Hal ini dikarenakan hujan deras yang mengguyur Jabodetabek sejak Minggu (2/3/2025).
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengatakan sejumlah kenaikan tinggi muka air sudah terjadi di beberapa bendungan dan pos pantau sekitar Jakarta sejak Minggu malam. Imbasnya pada Senin (3/3/2025) banjir terjadi di sejumlah titik di Jakarta.
"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 47 RT," ujar Yohan kepada wartawan, Senin.
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Selatan terdapat 20 RT yang terdiri dari:*
- Kelurahan Tanjung Barat
* Jumlah: 4 RT
* Ketinggian: 80 s.d 300 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Pengadegan
* Jumlah: 1 RT
* Ketinggian: 130 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Rawajati
* Jumlah: 7 RT
* Ketinggian: 100 s.d 220 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Pejaten Timur
* Jumlah: 6 RT
* Ketinggian: 350 s.d 370 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Kebon Baru*
* Jumlah: 2 RT
* Ketinggian: 60 s.d 100 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Jakarta Timur terdapat 27 RT yang terdiri dari:
- Kelurahan Bidara Cina
* Jumlah: 3 RT
* Ketinggian: 160 s.d 170 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Kampung Melayu
* Jumlah: 11 RT
* Ketinggian: 30 s.d 165 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Balekambang
* Jumlah: 3 RT
* Ketinggian:180 s.d 240 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Cawang
* Jumlah: 5 RT
* Ketinggian: 270 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Cililitan
* Jumlah: 2 RT
* Ketinggian: 100 s.d 200 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung