Rekam Jejak Bos Sritex Iwan Kurniawan: Berpengalaman 20 Tahun di Tekstil, Menangis Harus Tutup Pabrik

Baehaqi Almutoif | Suara.com

Senin, 03 Maret 2025 | 13:20 WIB
Rekam Jejak Bos Sritex Iwan Kurniawan: Berpengalaman 20 Tahun di Tekstil, Menangis Harus Tutup Pabrik
Bos PT Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto. [Instagram/@sritexindonesia]

Suara.com - Kabar penutupan PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex mengejutkan banyak pihak. Perusahaan tekstil legendaris itu resmi mengakhiri operasional pabrik pada 1 Maret 2025.

Dua bos PT Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto dan Iwan Setiawan Lukminto sudah mengucapkan perpisahan di depan karyawan. Videonya viral di media sosial.

Terlihat dalam video yang beredar, bos Sritex itu terlihat sesekali mengusap air matanya.

"Sekarang jadi hari terakhir kita berada disini, kami sangat berduka sekali. Ini adalah momentum yang sangat historis, di mana 58 tahun kita sudah berkarya, dan sangat sedih sekali kita harus berpisah semuanya di sini," ujar Iwan Kurniawan saat menyampaikan salam perpisahan, Jumat (28/2/2025).

Rekam Jejak Iwan Kurniawan Lukminto

Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah pada 22 Januari 1983 itu menjabat sebagai Direktur Utama (dirut) PT Sritex.

Iwan Kurniawan Lukminto merupakan putra keempat dari pendiri Sritex, HM Lukminto.

Dia diketahui memiliki latar belakang administrasi bisnis. Iwan menyelesaikan pendidikan di tiga kampus berbeda, yakni oston University (2001), Northeastern University (2004), dan Johnson & Wales University (2005).

Sebagai putra pengusaha tekstil, Iwan memiliki rekam jejak di bisnis kain ini tidak sebentar.

Kariernya diawali dari direktur divisi garment. Pernah juga dipercaya sebagai wakil direktur utama. Baru setelah 2023, dia diangkat menjadi dirut di perusahaan tersebut.

Tercatat, Iwan Kurniawan memiliki pengalaman di dunia tekstil selama 20 tahun.

Selain itu, Iwan juga aktif di sejumlah organsiasi pengsaha. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta periode 2018-2023. Kemudian menjadi Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia sejak tahun 2020.

Iwan menikah dengan Mira Christina Setiady yang menjabat sebagai direktur operasional di PT Sritex.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Iwan Kurniawan diketahui memiliki saham SRIL sebesar 0,52 persen atau 108 juta.

Sementara itu, saudaranya yang lain, yakni Iwan Setiawan 0,53 persen atau 109 juta, Vonny 0,01 persen atau 1,8 juta, serta Margaret dan Lenny dengan masing-masing senilai 0,1 persen atau 1 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Sritex: Pernah Bikin Seragam Tentara NATO, Kini Pailit sampai PHK Ribuan Karyawan

Perjalanan Sritex: Pernah Bikin Seragam Tentara NATO, Kini Pailit sampai PHK Ribuan Karyawan

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 11:15 WIB

Bikin Mewek, Lagu yang Dinyanyikan Bos Sritex dan Karyawan usai PHK Massal

Bikin Mewek, Lagu yang Dinyanyikan Bos Sritex dan Karyawan usai PHK Massal

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 10:23 WIB

Kekayaan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Janji Lepaskan Jabatan Daripada PHK Pegawai Sritex Ditagih

Kekayaan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Janji Lepaskan Jabatan Daripada PHK Pegawai Sritex Ditagih

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 08:56 WIB

Terkini

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB