Trump Hentikan Bantuan Militer ke Ukraina, Imbas Perdebatan Sengit dengan Zelenskyy di Ruang Oval

Bella Suara.Com
Rabu, 05 Maret 2025 | 08:38 WIB
Trump Hentikan Bantuan Militer ke Ukraina, Imbas Perdebatan Sengit dengan Zelenskyy di Ruang Oval
Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan penghentian sementara bantuan militer AS untuk Ukraina setelah perselisihan panas dengan Presiden Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih pada Jumat (1/3).

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa Trump saat ini memfokuskan diri pada upaya mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina.

"Presiden ingin Zelenskyy benar-benar berkomitmen terhadap perdamaian," ujar pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim.

Namun, pejabat itu menambahkan bahwa AS kini akan menghentikan sementara dan meninjau ulang bantuan militernya ke Ukraina untuk memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar berkontribusi pada solusi bagi konflik tersebut.

Dalam pertemuan di Gedung Putih, Trump dan Wakil Presiden AS JD Vance dilaporkan menekan Zelenskyy dengan keras. Bahkan, pertemuan yang awalnya dijadwalkan untuk diakhiri dengan konferensi pers bersama dibatalkan, dan Zelenskyy dikeluarkan dari Gedung Putih sebelum waktunya.

Vance secara terbuka menuduh Zelenskyy memiliki rasa berhak atas bantuan AS, mencerminkan ketidaksabaran pemerintahan Trump terhadap permintaan terus-menerus Ukraina untuk dukungan militer.

Trump, yang sebelum pemilihan presiden berjanji akan segera mengakhiri perang di Ukraina, semakin frustrasi dengan Zelenskyy. Ia tetap percaya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dapat dipercaya untuk menjaga perdamaian jika kesepakatan gencatan senjata berhasil dicapai.

Ketegangan semakin meningkat setelah Trump mengkritik Zelenskyy atas pernyataannya bahwa "kesepakatan damai dengan Rusia masih sangat jauh."

"Ini adalah pernyataan terburuk yang bisa dibuat oleh Zelenskyy, dan Amerika tidak akan mentolerir ini lebih lama lagi," tulis Trump di Truth Social, platform media sosialnya.

Baca Juga: Viral Video Trump "Pincang" Saat Main Golf, Picu Spekulasi Kesehatan Memburuk

Trump juga menyindir Eropa, yang menurutnya tidak cukup kuat menghadapi Rusia tanpa dukungan penuh dari AS.

"Eropa, dalam pertemuan mereka dengan Zelenskyy, secara terang-terangan mengatakan bahwa mereka tidak bisa menangani masalah ini tanpa AS—bukan pernyataan yang baik untuk menunjukkan kekuatan melawan Rusia. Apa yang mereka pikirkan?" tulis Trump.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer kembali menyerukan agar AS tetap memberikan dukungan kuat bagi upaya penjagaan perdamaian yang dipimpin oleh Eropa.

Starmer sebelumnya mengumpulkan para pemimpin Eropa dan Kanada, termasuk Zelenskyy, dalam pertemuan di London pada Minggu (3/3) untuk membahas masa depan konflik di Ukraina tanpa jaminan penuh dari AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI