Trump Kirim Surat ke Iran, Ingin Berunding Kesepakatan Nuklir

Bella Suara.Com
Jum'at, 07 Maret 2025 | 21:05 WIB
Trump Kirim Surat ke Iran, Ingin Berunding Kesepakatan Nuklir
Donald Trump. (Tangkapan layar/Instagram)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan keinginannya untuk merundingkan kesepakatan nuklir baru dengan Iran. Dalam sebuah wawancara dengan Fox Business Network yang disiarkan pada Jumat (7/3/2025), Trump menyatakan telah mengirim surat kepada para pemimpin Iran, berharap agar negara tersebut bersedia berunding.

"Saya katakan saya harap Anda akan berunding, karena itu akan jauh lebih baik bagi Iran," ujar Trump dalam wawancara tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa alternatif lain jika negosiasi tidak terjadi adalah langkah yang lebih tegas.

"Alternatif lainnya adalah kita harus melakukan sesuatu, karena Anda tidak dapat membiarkan senjata nuklir lainnya," tambahnya.

Surat yang dikirim Trump tersebut tampaknya ditujukan kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Namun, hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari kementerian luar negeri Iran, yang tengah memasuki akhir pekan. Gedung Putih juga belum memberikan respons terkait surat tersebut.

Trump menyatakan bahwa terdapat dua pendekatan dalam menangani Iran: secara militer atau dengan perjanjian.

"Saya lebih suka membuat kesepakatan, karena saya tidak ingin menyakiti Iran. Mereka orang-orang hebat," katanya.

Sejak menjabat pada Januari, Trump telah mengubah kebijakan luar negeri AS, termasuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran pada 2018.

Kesepakatan multinasional itu awalnya bertujuan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Pada Februari lalu, Trump kembali menegaskan keinginannya untuk mencapai kesepakatan baru dengan Iran guna membatasi pengembangan senjata nuklir negara tersebut.

Baca Juga: Ukraina Dibombardir Habis-habisan usai Bantuan AS Dihentikan

Di tengah ketegangan ini, Rusia menawarkan diri untuk menjadi penengah dalam negosiasi antara AS dan Iran. Menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut, Kremlin berjanji akan melakukan segala upaya untuk mencari solusi damai terkait program nuklir Iran.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, bahkan telah membahas upaya penyelesaian internasional terkait isu ini dengan Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali.

Langkah Trump ini menandai upaya baru dalam diplomasi dengan Iran, meskipun ketegangan antara kedua negara masih tetap tinggi setelah keluarnya AS dari kesepakatan nuklir. Sementara itu, peran Rusia sebagai mediator dapat menjadi faktor penentu dalam negosiasi yang mungkin terjadi ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI