Iran Tolak Negosiasi Nuklir di Bawah Tekanan AS

Bella

Senin, 10 Maret 2025 | 14:36 WIB
Iran Tolak Negosiasi Nuklir di Bawah Tekanan AS
Ilustrasi Nuklir

Suara.com - Iran menegaskan tidak akan bernegosiasi di bawah tekanan dan intimidasi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali meningkatkan tekanannya terhadap Teheran dengan mencabut keringanan sanksi yang selama ini memungkinkan Irak membeli listrik dari Iran.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melalui platform media sosial X pada Senin (10/3).

"Kami TIDAK akan bernegosiasi di bawah tekanan dan intimidasi. Kami bahkan TIDAK akan mempertimbangkannya, apa pun pokok bahasannya," tegas Araghchi.

Sebelumnya, pada Minggu (9/3), misi Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sempat mengindikasikan kemungkinan Teheran bersedia untuk berdialog dengan AS terkait kekhawatiran Washington atas potensi militerisasi program nuklir Iran. Namun, Iran menegaskan bahwa program nuklirnya sepenuhnya bersifat damai dan tidak ada yang disebut sebagai 'potensi militerisasi'.

AS Perketat Tekanan terhadap Iran

Sejak kembali menjabat sebagai Presiden AS pada Januari lalu, Trump kembali mengadopsi kebijakan "tekanan maksimum" terhadap Iran dengan menerapkan kembali sanksi besar-besaran. Langkah terbaru dalam strategi ini adalah pencabutan keringanan sanksi yang sebelumnya diberikan kepada Irak untuk membeli listrik dari Iran.

Departemen Luar Negeri AS pada Minggu menyatakan bahwa pencabutan keringanan ini bertujuan untuk "memastikan Iran tidak mendapatkan keringanan ekonomi atau finansial apa pun". Langkah ini diperkirakan akan berdampak besar pada ekonomi Iran, mengingat Teheran memperoleh pendapatan signifikan dari ekspor gas dan listrik ke Irak.

Di sisi lain, keputusan ini juga berdampak pada Irak yang mengandalkan Iran untuk sepertiga kebutuhan gas dan listriknya. Dengan berakhirnya keringanan ini, Irak menghadapi ancaman krisis energi yang lebih dalam, terutama menjelang musim panas yang biasanya meningkatkan permintaan listrik.

Iran Tolak Pembongkaran Program Nuklir

Misi Iran di PBB sempat menyatakan bahwa mereka bersedia membahas kekhawatiran AS terkait program nuklir mereka. Namun, mereka menegaskan bahwa negosiasi tidak akan pernah terjadi jika tujuannya adalah pembongkaran program nuklir damai Iran.

"Jika tujuannya adalah pembongkaran program nuklir damai Iran untuk mengklaim bahwa apa yang (Presiden Barack) Obama gagal capai kini telah tercapai, negosiasi semacam itu tidak akan pernah terjadi," ujar pernyataan resmi dari misi Iran.

baca juga

Iran sendiri awalnya tetap mematuhi kesepakatan nuklir 2015 meskipun Trump menarik AS dari perjanjian tersebut dan kembali memberlakukan sanksi. Namun, setelah beberapa waktu, Teheran mulai mengurangi komitmennya terhadap kesepakatan tersebut. Pejabat AS bahkan memperkirakan Iran kini hanya membutuhkan beberapa minggu untuk membangun bom nuklir jika mereka menginginkannya.

Dampak bagi Irak dan Alternatif Pasokan Energi

Keputusan AS untuk mencabut keringanan sanksi juga menimbulkan tantangan besar bagi Irak. Meski memiliki cadangan minyak dan gas yang besar, negara tersebut masih sangat bergantung pada impor energi dari Iran. Untuk mengantisipasi dampaknya, pemerintah Irak menyatakan telah menyiapkan "semua skenario" dalam menghadapi kemungkinan kekurangan pasokan listrik.

Para analis memperkirakan bahwa pencabutan keringanan ini dapat memperburuk kondisi listrik di Irak, yang sudah mengalami pemadaman berkala. Menurut analis Teluk Yesar Al-Maleki dari Survei Ekonomi Timur Tengah, Irak dapat mencari alternatif lain seperti meningkatkan impor listrik dari Turki untuk menutupi kekurangan pasokan.

Namun, dengan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS, situasi di kawasan Timur Tengah tetap berpotensi memanas, terutama terkait dampak ekonomi dan politik dari kebijakan sanksi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Depan TikTok di AS: Dijual, Diblokir, atau Dimiliki Bersama?

Masa Depan TikTok di AS: Dijual, Diblokir, atau Dimiliki Bersama?

Tekno | Senin, 10 Maret 2025 | 12:45 WIB

Korut Ungkap Kapal Selam Nuklir, Ancaman Nyata bagi Korsel dan AS?

Korut Ungkap Kapal Selam Nuklir, Ancaman Nyata bagi Korsel dan AS?

News | Senin, 10 Maret 2025 | 09:00 WIB

Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!

Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!

News | Senin, 10 Maret 2025 | 08:10 WIB

Israel Siapkan Serangan ke Iran? Latihan Militer di Gunung Hermon Ungkap Skenario Perang 2025!

Israel Siapkan Serangan ke Iran? Latihan Militer di Gunung Hermon Ungkap Skenario Perang 2025!

News | Sabtu, 08 Maret 2025 | 16:11 WIB

Badai PHK Terjang AS! 172 Ribu Pekerja Kena Lay Off, Terbanyak dari PNS

Badai PHK Terjang AS! 172 Ribu Pekerja Kena Lay Off, Terbanyak dari PNS

Bisnis | Sabtu, 08 Maret 2025 | 13:33 WIB

Trump Kirim Surat ke Iran, Ingin Berunding Kesepakatan Nuklir

Trump Kirim Surat ke Iran, Ingin Berunding Kesepakatan Nuklir

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 21:05 WIB

Ukraina Dibombardir Habis-habisan usai Bantuan AS Dihentikan

Ukraina Dibombardir Habis-habisan usai Bantuan AS Dihentikan

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 20:49 WIB

Apa Itu Bisnis Aplikasi Software as a Service (SaaS) dan Contohnya

Apa Itu Bisnis Aplikasi Software as a Service (SaaS) dan Contohnya

Tekno | Jum'at, 07 Maret 2025 | 17:45 WIB

Putin Kecam Pidato Macron yang Isyaratkan Penggunaan Senjata Nuklir

Putin Kecam Pidato Macron yang Isyaratkan Penggunaan Senjata Nuklir

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 09:36 WIB

Rupiah Melemah, BI Mau Ngebut Incar Arus Modal Asing

Rupiah Melemah, BI Mau Ngebut Incar Arus Modal Asing

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 10:42 WIB

Terkini

5 HP Terbaru Rilis Agustus 2026, Ada Ponsel Rp3,7 Jutaan dengan Baterai Jumbo 8.000 mAh

5 HP Terbaru Rilis Agustus 2026, Ada Ponsel Rp3,7 Jutaan dengan Baterai Jumbo 8.000 mAh

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:52 WIB

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Latar Belakang Mitchell Baker Dikuliti Habis Media Vietnam

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Latar Belakang Mitchell Baker Dikuliti Habis Media Vietnam

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:52 WIB

Harga Beras Kompak Naik, Daging dan Cabai Malah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Harga Beras Kompak Naik, Daging dan Cabai Malah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:51 WIB

Banjir Kritik, Kapolres Seattle Akhirnya Mundur karena Lambat Usut Kasus Penembakan Brutal

Banjir Kritik, Kapolres Seattle Akhirnya Mundur karena Lambat Usut Kasus Penembakan Brutal

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:48 WIB

Waspada Kemacetan! Ratusan Polisi Jaga Ketat Demo di Gambir dan Kantor Kredivo Sore Ini

Waspada Kemacetan! Ratusan Polisi Jaga Ketat Demo di Gambir dan Kantor Kredivo Sore Ini

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:46 WIB

Mengenal Sosok Mantan Terpidana Korupsi yang Kini Jadi Kandidat Gubernur BI

Mengenal Sosok Mantan Terpidana Korupsi yang Kini Jadi Kandidat Gubernur BI

Video | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:45 WIB

Investor Mulai Cemas, Mengapa Kekosongan Gubernur BI Picu Kekhawatiran Independensi?

Investor Mulai Cemas, Mengapa Kekosongan Gubernur BI Picu Kekhawatiran Independensi?

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:42 WIB

Arti Sillage, Projection, dan Longevity dalam Dunia Parfum

Arti Sillage, Projection, dan Longevity dalam Dunia Parfum

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:37 WIB

CFX10 Naik Tipis Pagi Ini, Aset Bitcoin Melonjak Lagi

CFX10 Naik Tipis Pagi Ini, Aset Bitcoin Melonjak Lagi

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:36 WIB

Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?

Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:30 WIB

×