Viral Aksi Brutal Polisi ke Pendemo Tolak UU TNI di Surabaya, Netizen: Ini Keluarga Saya!

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 25 Maret 2025 | 12:14 WIB
Viral Aksi Brutal Polisi ke Pendemo Tolak UU TNI di Surabaya, Netizen: Ini Keluarga Saya!
Video detik-detik aksi represif polisi saat menangkap pendemo dalam aksi tolak UU TNI di Surabaya. (Tangkapan layar/X

Suara.com - Aksi brutalitas aparat keamanan saat mengawal gelombang demonstrasi tolak Undang-Undang Tentara Negara Indonesia (UU TNI) di sejumlah daerah terekam dan telah beredar luas di media sosial. Salah satunya, rekaman video saat aparat menangkap seorang mahasiswa yang menggelar demonstrasi tolak UU TNI di Surabaya pada Senin (24/3/2025) yang berakhir ricuh.

Dalam video yang ikut dibagikan akun X @streptococcvs, tampak seorang pendemo itu sudah terkapar di jalanan dan diangkat secara paksa oleh sejumlah aparat berpakaian preman.

Terlihat baju pendemo itu juga sudah compang-camping diduga akibat dianiaya oleh petugas ketika ditangkap. Yang paling miris, wajah pendemo itu turut sudah berlumuran darah.

"Bukti represifitas aparat dalam aksi surabaya menggugat hari ini @barengwarga," tulis akun tersebut dilihat pada Selasa (25/3/2025).

Unggahan video yang menampilkan seorang pendemo yang ditangkap aparat dalam aksi tolak UU TNI di Surabaya lantas diramaikan para netizen dengan beragam komentar. Bahkan, salah satu netizen yang mempertanyakan keberadaan pendemo yang ditangkap dalam video itu karena merupakan anggota keluarganya.

"Tolong info keberadaan anak ini. Ini keluarga saya," ungkap akun @h8deception.

Sontak permintaan itu lalu direspons oleh admin akun X@Barengwarga yang memang kerap memberikan kabar soal aksi tolak UU TNI yang kini menjalar nyaris di seluruh Indonesia.

"Boleh tau nama lengkapnya ? Biar kita cari, bisa via DM ya," timpal akun tersebut.

Akun X @nkiap turut membalas dengan membagikan data nama-nama orang yang ditangkap oleh Polrestabes Surabaya saat demonstrasi tolak UU TNI berlangsung.

baca juga
Video detik-detik aksi represif polisi saat menangkap pendemo dalam aksi tolak UU TNI di Surabaya. (Tangkapan layar/X
Video detik-detik aksi represif polisi saat menangkap pendemo dalam aksi tolak UU TNI di Surabaya. (Tangkapan layar/X

"Kak lihat di sini barangkali udh masuk list trs coba dtg ke polresta sby sdh ada lbh jg di situ," tulis akun tersebut.

Pemilik akun X, @h8deception pun akhirnya mengaku jika telah mendapatkan informasi soal anggota keluarganya yang ikut ditangkap aparat sebagaimana video yang beredar. Netizen itu mengaku jika anggota keluarganya yang mengalami aksi represif polisi itu telah mendapatkan pendampingan hukum dari LBH.

"Infonya berada di polrestabes. Sedang dalam pendampingan LBH mas," beber @h8deception.

Meski sudah namanya ditemukan, beberapa netizen masih penasaran dengan kondisi terbaru dari pendemo tolak UU TNI di Surabaya yang menjadi korban aksi brutal polisi tersebut. Beberapa juga mendoakan agar pendemo itu cepat pulih atas luka-luka yang diduga dilakukan oleh aparat.

"Kak update-nya gimana kak," tanya akun @blueewa.

"Masih nunggu proses dipolrestabes kak," balas akun @h8deception.

"Semoga lekas ketmu dan masnya dlam keadaan yg baik," tulis akun @yeaown mendoakan.

Kronologi Demo UU TNI di Surabaya

Aksi demonstrasi tolak UU TNI di Surabaya pada Senin kemarin berujung ricuh. Diawali dengan bergesernya massa di depan pagar Timur Gedung Negara Grahadi Surabaya, massa mulai kembali terpompa semangatnya dengan lagu-lagu perjuangan dan pergerakan.

Demo penolakan Undang - Undang (UU) TNI di depan Gedung Negara Grahadi sempat diwarnai kerusuhan. [SuaraJatim/Yuliharto Simon]
Demo penolakan Undang - Undang (UU) TNI di depan Gedung Negara Grahadi sempat diwarnai kerusuhan. [SuaraJatim/Yuliharto Simon]

Kemudian tak lama setelah itu kericuhan pecah. Kerusuhan berawal pelemparan botol minuman ke arah polisi yang berjaga di pintu gerbang sebelah Timur.

Tepat pada pukul 16.25 WIB waktu setempat, massa akhirnya beramai-ramai melempar kepolisian yang sedang berjaga di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Kepolisian tak tinggal diam, massa yang melempar botol lalu dibalas dengan disemprot menggunakan dua unit kendaraan water canon.

Karena ada perlawanan dari kepolisian, massa tak hanya melempar botol, mereka juga menembakkan kembang api ke dalam halaman Gedung Negara Grahadi.

Massa kian berani dengan menarik dan memutuskan kawat berduri, hingga beberapa massa aksi yang turut melakukan demonstrasi mengalami luka di bagian kakinya.

Massa akhirnya berhasil mendekat ke pagar Gedung Negara Grahadi Surabaya. Mereka bahkan melemparkan molotov, sekitar 4 molotov sudah dilemparkan ke arah halaman Gedung Negara Grahadi.

Massa aksi melampiaskan kemarahan mereka dengan merusak tiang bendera dan merobek beberapa umbul-umbul di Gedung Negara. Bahkan beberapa dari mereka merubuhkan tiang bendera tersebut.

Tak hanya itu, CCTV milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang ada di lokasi, turut dirusak oleh oknum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Diam-diam Geber RUU Polri usai Sahkan UU TNI? Begini Kata Komisi III

DPR Diam-diam Geber RUU Polri usai Sahkan UU TNI? Begini Kata Komisi III

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 06:47 WIB

Viral Polsek Cakung Minta Uang Tebusan usai Tahan Mahasiswa Pendemo Tolak RUU TNI, Kapolres: Hoaks!

Viral Polsek Cakung Minta Uang Tebusan usai Tahan Mahasiswa Pendemo Tolak RUU TNI, Kapolres: Hoaks!

News | Senin, 24 Maret 2025 | 15:41 WIB

Nyeletuk 'Dimasak Aja' soal Teror Kepala Babi di Tempo, Fedi Nuril Geram: Mulut Anda Mulut Presiden!

Nyeletuk 'Dimasak Aja' soal Teror Kepala Babi di Tempo, Fedi Nuril Geram: Mulut Anda Mulut Presiden!

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:30 WIB

Sebut Teror Kepala Babi ke Tempo Tindakan Pengecut, Rocky Gerung: Si Peneror Sebetulnya Ketakutan

Sebut Teror Kepala Babi ke Tempo Tindakan Pengecut, Rocky Gerung: Si Peneror Sebetulnya Ketakutan

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 12:51 WIB

Terkini

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×