Ngeri! Jejak Represif Polisi saat Demo Tolak UU TNI di DPR: Cegat Ambulans hingga Gebuk Paramedis!

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 28 Maret 2025 | 12:35 WIB
Ngeri! Jejak Represif Polisi saat Demo Tolak UU TNI di DPR: Cegat Ambulans hingga Gebuk Paramedis!
Video ambulans yang dicegat oleh barikade aparat kepolisian saat demonstrasi tolak UU TNI di DPR.

Suara.com - Aksi demonstrasi menolak Undang Undang TNI yang baru di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jakarta pada Kamis (28/3/2025) berakhir ricuh. Bahkan, dikabarkan banyak pendemo yang terluka diduga akibat dianiaya aparat kepolisian saat membubarkan demonstrasi tersebut.

Bahkan, aksi represif kepolisian juga menyasar paramedis yang berada di lokasi. Tak hanya itu, sejumlah mobil ambulans yang hendak membawa para pendemo yang terluka juga dicegat aparat. Fakta itu terungkap dari sejumlah rekaman video amatir yang baru-baru ini beredar di media sosial.

Seperti pantauan Suara.com dari video yang turut dibagikan akun Instagram, @komisi_d pada Kamis kemarin. Dalam video tersebut, sejumlah mobil ambulans yang mengangkut korban luka-luka tampak mengalami pengadangan oleh barikade polisi.

Tak hanya dicegat oleh aparat yang dibekali tameng dan pentungan, sebuah mobil water canon tampak terparkir di tengah jalan sehingga menutup akses sejumlah ambulans untuk melintas.

Barikade aparat kepolisian yang mencegat rombongan ambulans yang mengangkut para pendemo yang luka-luka saat aksi unjuk rasa tolak UU TNI di kawasan DPR RI. (tangkapan layar/ist)
Barikade aparat kepolisian yang mencegat rombongan ambulans yang mengangkut para pendemo yang luka-luka saat aksi unjuk rasa tolak UU TNI di kawasan DPR RI. (tangkapan layar/ist)

Sejumlah mobil ambulans tersebut pun terlihat memutar balik karena diduga imbas dari aksi pengadangan dari aparat kepolisian.

Dalam rekaman video amatir itu, situasi di lokasi tampak tegang. Bahkan, sejumlah wanita yang diduga merupakan paramedis jalanan pun tampak berteriak memprotes aksi polisi yang mengadang laju sejumlah ambulans yang sedang mengangkut pendemo yang luka-luka. Namun, usaha paramedis yang meminta agar mobil ambulans diperbolehkan melintas tampaknya diacuhkan aparat kepolisian.

"Ini medis pak," pekik seorang wanita dalam video tersebut yang terlihat diacuhkan oleh aparat.

"Gila, itu udah pada berdarah-darah semua," lanjut seorang wanita yang diduga merekam kejadian itu dengan menggunakan gawainya.

"Ini paramedis banyak lho, udah mau jalan guys, tapi polisinya gak ngasih lewat, pura-pura budek. Aku gak ngerti deh maksudnya apa. Ini kemanusiaan lho, medis tapi gak dikasih lewat ya," beber wanita itu sembari menunjuk situasi kepanikan rekan-rekan paramedis saat dihalau barikade aparat.

Viral video penampakan peralatan medis milik paramedis yang rusak imbas aksi represif polisi saat demonstrasi tolak UU TNI di kawasan DPR RI, Kamis kemarin. (tangkapan layar/ist)
Viral video penampakan peralatan medis milik paramedis yang rusak imbas aksi represif polisi saat demonstrasi tolak UU TNI di kawasan DPR RI, Kamis kemarin. (tangkapan layar/ist)

Dalam video lain yang juga diunggah akun @komisi_d memperlihatkan tim paramedis yang diduga mengalami tindakan represif dari aparat kepolisian saat demonstrasi tolak UU TNI di kawasan DPR RI, kemarin. Dalam video itu, tim para medis itu mengaku mengalami aksi kekerasan ketika digeledah aparat. Bahkan, perlengkapan medis yang mereka bawa ikut rusak saat mengalami tindakan represif dari polisi.

"Ini digeledah sampe rusak kak? tanya wanita perekam video sembari memperlihatkan perlengkapan tim paramedis.

"Kamu ditonjok?" tanya wanita itu ke salah satu paramedis.

"Iya kan semua kita ditonjok," jawab seorang paramedis.

"Kakak ini ditonjok sampe tasnya ke buka, ini medis (perlengkapan paramedis). Udah jelas-jelas (ada) tanda medis, gila emang polisi," geram wanita dalam video itu.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait beredarnya video paramedis yang diduga dipukul hingga aksi pengadangan rombongan ambulans saat membawa para pendemo yang mengalami luka-luka dalam aksi unjuk rasa tolak UU TNI di kawasan DPR RI. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Kasus Eks Kapolres Ngada jadi Predator Seks Anak, Legislator PDIP: Saya Yakin Masih Banyak

Soroti Kasus Eks Kapolres Ngada jadi Predator Seks Anak, Legislator PDIP: Saya Yakin Masih Banyak

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 21:31 WIB

KSAD Maruli Ungkap Nasib 2 Prajurit Penembak Mati 3 Polisi di Lampung: Kemungkinan Dipecat!

KSAD Maruli Ungkap Nasib 2 Prajurit Penembak Mati 3 Polisi di Lampung: Kemungkinan Dipecat!

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 21:13 WIB

Viral! Kepergok Menyusup Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR, Pria Diduga Intel Keluarkan Pistol

Viral! Kepergok Menyusup Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR, Pria Diduga Intel Keluarkan Pistol

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 20:39 WIB

Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR Dipukul Mundur Aparat, Satu Motor Ludes Terbakar!

Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR Dipukul Mundur Aparat, Satu Motor Ludes Terbakar!

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 20:30 WIB

Terkini

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB