Turun ke Jalan Bareng Mahasiswa, Demo Emak-emak Tolak UU TNI: Kami Tak Ingin Orba Kembali!

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Jum'at, 28 Maret 2025 | 16:34 WIB
Turun ke Jalan Bareng Mahasiswa, Demo Emak-emak Tolak UU TNI: Kami Tak Ingin Orba Kembali!
Massa yang tergabung dalam Gerakan Suara Ibu Indonesia turut menggelar demonstrasi di jalan untuk menyatakan sikap atas penolakan UU tersebut juga mengutuk tindak kekerasan aparat kepada mahasiswa yang turun ke jalan. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Protes penolakan terhadap pengesahan RUU TNI masih terua disuarakan masyarakat sipil. Bahkan para ibu yang tergabung dalam gerakan Suara Ibu Indonesia turut lakukan demonstrasi di jalan untuk menyatakan sikap atas penolakan UU tersebut juga mengutuk tindak kekerasan aparat kepada mahasiswa yang turun ke jalan.

Demonstrasi tersebut dilakukan di trotoar Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Massa aksi itu didominasi perempuan dengan latar belakang berbeda.

Mulai dari mahasiswa, dosen, aktivis HAM, serta ibu rumah tangga yang kompak memakai baju putih. Masing-masing membawa lembaran kertas yang bertuliskan kalimat-kalimat protes mereka atas tindakan represif aparat belakangan ini.

"Kami tidak ingin Indonesia menjadi rezim militer. Kami tidak ingin (ada tindakan) represif dan ruang demokrasi kita makin dihabisi. Kami tidak ingin aspirasi rakyat dibungkam. Kita tidak ingin membiarka elit kekuasaan yang dipilih oleh kami juga, tapi mereka semua berupaya dan bergerak untuk mengkhianati rakyat," ujar aktivis Suara Ibu Peduli, Ririn Sefsani, ditemui di lokasi aksi, Jumat (28/3/2025).

Massa yang tergabung dalam Gerakan Suara Ibu Indonesia turut menggelar demonstrasi di jalan untuk menyatakan sikap atas penolakan UU tersebut juga mengutuk tindak kekerasan aparat kepada mahasiswa yang turun ke jalan. (Suara.com/Lilis Varwati)
Massa yang tergabung dalam Gerakan Suara Ibu Indonesia turut menggelar demonstrasi di jalan untuk menyatakan sikap atas penolakan UU tersebut juga mengutuk tindak kekerasan aparat kepada mahasiswa yang turun ke jalan. (Suara.com/Lilis Varwati)

Ririn menyampaikan kalau para ibu juga merasakan ancaman dengan potensi dwifungsi TNI. Bahkan ke depan juga dikhawatirkan akan menyusul juga adanya Dwifungsi Polri. Akibat hal tersebut, menurut Ririn, masyarakat seperti tidak punya harapan untuk membangun kekuatan dan pemerintahan sipil.

"Dan beberapa tindakan kekerasan terhadap aksi-aksi mahasiswa hampir di seluruh Indonesia itu adalah bukti nyata bahwa rezim ini anti-demokrasi," tegas Ririn.

Tindakan represif aparat kepada masyarakat sipil yang demonstrasi itu mengingatkan Ririn akan kondisi pada masa akhir orde baru. Di mana ketika tahun 1998 gabungan masyarakat sipil turun ke jalan untuk perjuangkan reformasi.

Pada masa itu, para ibu juga telah ikut aktif beri dukungan kepada para demonstran yang turun ke jalan. Ririn yang pada tahun 1998 itu masih menjadi mahasiswa, ingat kalau banyak ibu yang datang memberikan solidaritas, mengumpulkan makanan, memberi susu untuk anak-anak yang kelaparan, dan mendoakan semua yang turun ke jalanan untuk menyerukan perlawanan terhadap orde baru.

Hal serupa kembali terjadi hari ini ketika ibu-ibu kembali turun untuk ikut mencegah kembalinya nuansa orde baru dalam reformasi Indonesia. 

baca juga

"Kami tidak ingin sejarah kelam orde baru kembali," tegasnya.

Massa yang tergabung dalam Gerakan Suara Ibu Indonesia turut menggelar demonstrasi di jalan untuk menyatakan sikap atas penolakan UU tersebut juga mengutuk tindak kekerasan aparat kepada mahasiswa yang turun ke jalan. (Suara.com/Lilis Varwati)
Massa yang tergabung dalam Gerakan Suara Ibu Indonesia turut menggelar demonstrasi di jalan untuk menyatakan sikap atas penolakan UU tersebut juga mengutuk tindak kekerasan aparat kepada mahasiswa yang turun ke jalan. (Suara.com/Lilis Varwati)

Pengesahan UU TNI Picu Protes Publik

Diketahui, meski banyak menuai protes dari publik, DPR RI ngotot untuk mengesahkan RUU TNI menjadi Undang Undang. Bahkan, gelombang protes soal RUU TNI yang kini telah disahkan itu telah menjalar di sejumlah daerah di Indonesia. Aksi protes itu lantaran pengesahan RUU TNI disinyalir ingin membangkitkan lagi dwifungsi ABRI yang telah lama terkubur usai Orde Baru (Orba) tumbang.

Revisi UU TNI itu telah disahkan sebelumnya oleh Ketua DPR Puan Maharani saat rapat paripurna di Gedung Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025). Kekinian, anggota TNI kini bisa menempati posisi jabatan sipil tanpa harus mengundurkan diri atau pensiun.

Semula, aturan pada Pasal 47 Ayat (1) UU TNI lama disebutkan kalau prajurit TNI hanya dapat menduduki jabatan sipil setelah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas aktif keprajuritan. Namun, dalam UU TNI baru, poin itu diubah sehingga TNI akfif dapat menjabat di 14 kementerian/lembaga.

Selain itu, ruang lingkup sipil yang bisa dipegang TNI juga diperbanyak. Hal itu tertuang dalam perubahan pada Pasal 7 UU TNI yang mengatur operasi militer selain perang atau OMSP.

Massa aksi saat menggelar demonstrasi menolak UU TNI di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa aksi saat menggelar demonstrasi menolak UU TNI di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Terdapat dua tambahan kewenangan TNI dalam OMSP, di antaranya membantu dalam upaya menanggulangi ancaman siber dan membantu dalam melindungi dan menyelamatkan Warga Negara serta kepentingan nasional di luar negeri.

Sementara itu, berikut daftar 14 lembaga lainnya yang sejak semula bisa diduduki TNI aktif dalam UU TNI Pasal 47:

  1. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
  2. Kementerian Pertahanan, termasuk Dewan Pertahanan Nasional
  3. Kesekretariatan negara yang menangani urusan kesekretariatan presiden dan kesekretariatan militer presiden
  4. Badan Intelijen Negara
  5. Badan Siber dan/atau Sandi Negara
  6. Lembaga Ketahanan Nasional
  7. Badan Search And Rescue (SAR) Nasional
  8. Badan Narkotika Nasional
  9. Mahkamah Agung
  10. Badan Nasional Perigelola Perbatasan (BNPP)
  11. Badan Penanggulangan Bencana
  12. Badan Penanggulangan Terorisme
  13. Badan Keamanan Laut
  14. Kejaksaan Republik Indonesia (Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Jejak Represif Polisi saat Demo Tolak UU TNI di DPR: Cegat Ambulans hingga Gebuk Paramedis!

Ngeri! Jejak Represif Polisi saat Demo Tolak UU TNI di DPR: Cegat Ambulans hingga Gebuk Paramedis!

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 12:35 WIB

Viral! Kepergok Menyusup Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR, Pria Diduga Intel Keluarkan Pistol

Viral! Kepergok Menyusup Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR, Pria Diduga Intel Keluarkan Pistol

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 20:39 WIB

Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR Dipukul Mundur Aparat, Satu Motor Ludes Terbakar!

Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR Dipukul Mundur Aparat, Satu Motor Ludes Terbakar!

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 20:30 WIB

Viral Aksi Brutal Polisi ke Pendemo Tolak UU TNI di Surabaya, Netizen: Ini Keluarga Saya!

Viral Aksi Brutal Polisi ke Pendemo Tolak UU TNI di Surabaya, Netizen: Ini Keluarga Saya!

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 12:14 WIB

Terkini

Listyo Sigit Tak Sendirian, 5 Eks Petinggi Polisi Luar Negeri Juga Ditangkap!

Listyo Sigit Tak Sendirian, 5 Eks Petinggi Polisi Luar Negeri Juga Ditangkap!

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 11:48 WIB

Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo Pakai Alat Buatan Israel? Begini Cara Kerja Pegasus

Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo Pakai Alat Buatan Israel? Begini Cara Kerja Pegasus

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:48 WIB

Sering Ikut Perang Komentar Demi Idol? Hati-hati, Itu Bukan Loyalitas Tapi Fanatisme Buta

Sering Ikut Perang Komentar Demi Idol? Hati-hati, Itu Bukan Loyalitas Tapi Fanatisme Buta

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:47 WIB

WNI Tewas Terseret Ombak Besar di Tanggul Pantai Kashima Jepang

WNI Tewas Terseret Ombak Besar di Tanggul Pantai Kashima Jepang

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:45 WIB

Suahasil Klaim Investor Asing Masih Percaya Pemerintah, SBN Dibeli hingga Rp 28,79 T

Suahasil Klaim Investor Asing Masih Percaya Pemerintah, SBN Dibeli hingga Rp 28,79 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:43 WIB

Siapa Lagi yang Disadap Listyo Sigit? Demokrat Minta Polri Ungkap Kasus secara Transparan

Siapa Lagi yang Disadap Listyo Sigit? Demokrat Minta Polri Ungkap Kasus secara Transparan

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:43 WIB

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi JMO, Bisa Lewat Website

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi JMO, Bisa Lewat Website

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:40 WIB

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 11:34 WIB

×