Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar

Tasmalinda

Selasa, 01 April 2025 | 20:55 WIB
Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar
Myanmar kembali diguncang hempa susulan berkekuatan 5 magnitudo

Kota Mandalay menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak, dengan banyak bangunan yang hancur dan infrastruktur yang rusak parah.

Upaya penyelamatan terus dilakukan, namun tantangan besar dihadapi akibat kerusakan jalan dan jembatan yang menghambat akses ke daerah-daerah terdampak.

Pemerintah Myanmar telah mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Selama periode ini, bendera nasional dikibarkan setengah tiang.

Gempa ini merupakan yang terkuat di Myanmar dalam lebih dari satu abad, dengan episentrum terletak di dekat Sagaing, sekitar Mandalay.

Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan signifikan pada pagoda kuno dan bangunan modern.

Situasi semakin diperparah dengan adanya perang sipil yang sedang berlangsung di negara tersebut, yang mempersulit distribusi bantuan kemanusiaan.

Banyak penyintas yang kini menghadapi kekurangan makanan, air bersih, dan tempat tinggal yang layak.

Meskipun upaya penyelamatan terus dilakukan, harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat semakin menipis seiring berjalannya waktu.

Risiko wabah penyakit juga meningkat akibat infrastruktur sanitasi yang rusak.

baca juga

Komunitas internasional telah mulai mengirimkan bantuan, namun tantangan logistik dan akses ke daerah terdampak membuat distribusi bantuan menjadi sulit.

Tragedi ini menyoroti kebutuhan mendesak akan kesiapsiagaan bencana dan infrastruktur yang lebih baik di wilayah yang rentan terhadap gempa bumi.

Melansir ANTARA, sejumlah negara, termasuk Indonesia, Rusia, India, China, Thailand, Uni Emirat Arab, serta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), telah mengirimkan tim khusus pencarian dan penyelamatan untuk membantu Myanmar dalam upaya evakuasi korban gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang negara itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat

Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat

News | Selasa, 01 April 2025 | 20:14 WIB

Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar

Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar

News | Selasa, 01 April 2025 | 15:36 WIB

BKSAP DPR RI Desak Junta Myanmar Hentikan Pengeboman Warga Sipil Pasca Gempa 7,7 SR

BKSAP DPR RI Desak Junta Myanmar Hentikan Pengeboman Warga Sipil Pasca Gempa 7,7 SR

News | Selasa, 01 April 2025 | 15:34 WIB

Misi Kemanusiaan di Tengah Lebaran, Tim Aju BNPB Terbang ke Myanmar Pasca Gempa

Misi Kemanusiaan di Tengah Lebaran, Tim Aju BNPB Terbang ke Myanmar Pasca Gempa

News | Selasa, 01 April 2025 | 14:35 WIB

Myanmar Umumkan 7 Hari Masa Berkabung, Min Aung Hlaing Minta Bantuan Malaysia Pasca Gempa Maut!

Myanmar Umumkan 7 Hari Masa Berkabung, Min Aung Hlaing Minta Bantuan Malaysia Pasca Gempa Maut!

News | Selasa, 01 April 2025 | 07:09 WIB

Telan Korban Jiwa 1.700 Orang, Ini Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Gempa Myanmar

Telan Korban Jiwa 1.700 Orang, Ini Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Gempa Myanmar

News | Senin, 31 Maret 2025 | 23:11 WIB

Oposisi Myanmar Sepakat Gencatan Senjata Usai Gempa Dahsyat

Oposisi Myanmar Sepakat Gencatan Senjata Usai Gempa Dahsyat

News | Senin, 31 Maret 2025 | 17:42 WIB

Terkini

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

×