Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat

Tasmalinda

Selasa, 01 April 2025 | 20:14 WIB
Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat
Myanmar tetapkan masa berkabung nasional selama dua pekan

Suara.com - Pemerintah Myanmar secara resmi mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari sebagai bentuk penghormatan bagi para korban gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang negara tersebut.

Dalam periode berkabung ini, bendera nasional dikibarkan setengah tiang sebagai simbol duka cita mendalam atas tragedi yang telah merenggut banyak nyawa serta menyebabkan kerusakan besar di berbagai wilayah.

Langkah ini mencerminkan solidaritas nasional dan empati terhadap keluarga korban serta mereka yang terdampak, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani dampak bencana dengan serius.

Selain itu, berbagai upaya tanggap darurat juga terus dilakukan, termasuk evakuasi korban, distribusi bantuan kemanusiaan, dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak.

Masyarakat Myanmar, bersama dengan komunitas internasional, turut bersatu dalam memberikan dukungan, baik dalam bentuk materi maupun doa, demi membantu proses pemulihan pascagempa.

Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025 telah menyebabkan jumlah korban tewas meningkat drastis menjadi 2.719 orang, dengan 4.521 lainnya mengalami luka-luka dan lebih dari 400 orang dilaporkan hilang.

Kota Mandalay menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak, dengan banyak bangunan yang hancur dan infrastruktur yang rusak parah.

Upaya penyelamatan terus dilakukan, namun tantangan besar dihadapi akibat kerusakan jalan dan jembatan yang menghambat akses ke daerah-daerah terdampak.

Pemerintah Myanmar telah mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Selama periode ini, bendera nasional dikibarkan setengah tiang.

baca juga

Gempa ini merupakan yang terkuat di Myanmar dalam lebih dari satu abad, dengan episentrum terletak di dekat Sagaing, sekitar Mandalay.

Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan signifikan pada pagoda kuno dan bangunan modern.

Situasi semakin diperparah dengan adanya perang sipil yang sedang berlangsung di negara tersebut, yang mempersulit distribusi bantuan kemanusiaan.

Banyak penyintas yang kini menghadapi kekurangan makanan, air bersih, dan tempat tinggal yang layak.

Meskipun upaya penyelamatan terus dilakukan, harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat semakin menipis seiring berjalannya waktu.

Risiko wabah penyakit juga meningkat akibat infrastruktur sanitasi yang rusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar

Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar

News | Selasa, 01 April 2025 | 15:36 WIB

BKSAP DPR RI Desak Junta Myanmar Hentikan Pengeboman Warga Sipil Pasca Gempa 7,7 SR

BKSAP DPR RI Desak Junta Myanmar Hentikan Pengeboman Warga Sipil Pasca Gempa 7,7 SR

News | Selasa, 01 April 2025 | 15:34 WIB

Misi Kemanusiaan di Tengah Lebaran, Tim Aju BNPB Terbang ke Myanmar Pasca Gempa

Misi Kemanusiaan di Tengah Lebaran, Tim Aju BNPB Terbang ke Myanmar Pasca Gempa

News | Selasa, 01 April 2025 | 14:35 WIB

Myanmar Umumkan 7 Hari Masa Berkabung, Min Aung Hlaing Minta Bantuan Malaysia Pasca Gempa Maut!

Myanmar Umumkan 7 Hari Masa Berkabung, Min Aung Hlaing Minta Bantuan Malaysia Pasca Gempa Maut!

News | Selasa, 01 April 2025 | 07:09 WIB

Telan Korban Jiwa 1.700 Orang, Ini Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Gempa Myanmar

Telan Korban Jiwa 1.700 Orang, Ini Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Gempa Myanmar

News | Senin, 31 Maret 2025 | 23:11 WIB

Oposisi Myanmar Sepakat Gencatan Senjata Usai Gempa Dahsyat

Oposisi Myanmar Sepakat Gencatan Senjata Usai Gempa Dahsyat

News | Senin, 31 Maret 2025 | 17:42 WIB

Gempa Dahsyat Guncang Myanmar, Oposisi Sepakat Gencatan Senjata untuk Selamatkan Korban

Gempa Dahsyat Guncang Myanmar, Oposisi Sepakat Gencatan Senjata untuk Selamatkan Korban

News | Senin, 31 Maret 2025 | 15:42 WIB

Terkini

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×