Tragis! Ratusan Warga Muslim Myanmar Jadi Korban Gempa saat Salat Dalam Masjid

Muhammad Yunus

Rabu, 02 April 2025 | 15:47 WIB
Tragis! Ratusan Warga Muslim Myanmar Jadi Korban Gempa saat Salat Dalam Masjid
Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Myanmar [Suara.com/PMI]

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana tanpa melihat batas wilayah.

“PMI terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri. Bantuan ini adalah wujud solidaritas Indonesia untuk saudara-saudara kita di Myanmar yang tengah menghadapi situasi sulit akibat gempa bumi,” ujar Jusuf Kalla.

Selain pengiriman bantuan barang, PMI juga berencana mengirimkan personel kemanusiaan.

Termasuk Tim WATSAN (Water and Sanitation) serta tenaga bantuan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pengiriman personel ini akan dikoordinasikan bersama Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, serta Palang Merah Myanmar.

Rekening Kemanusiaan untuk Donasi

Sebagai bentuk kepedulian, PMI juga membuka penggalangan dana bagi masyarakat yang ingin turut serta membantu korban gempa di Myanmar.

Donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi PMI sebagai berikut:

- Bank Rakyat Indonesia (BRI):0390-01-000318-30-3 atas nama Palang Merah Indonesia
- Bank Central Asia (BCA): 206-3003344 atas nama Kantor Pusat PMI
- Bank Mandiri: 070-00-17172011 atas nama Palang Merah Indonesia

baca juga

PMI berharap bantuan ini dapat meringankan penderitaan masyarakat Myanmar yang terdampak gempa.

Serta mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memberikan dukungan bagi mereka yang membutuhkan.

Korban Warga Muslim

Sekitar 700 warga Muslim dilaporkan berada di antara ribuan orang yang tewas akibat gempa besar bermagnitudo 7,7 di Myanmar pada Jumat (28/3) lalu, demikian menurut organisasi Islam setempat.

Gempa tersebut mengguncang Myanmar pada Jumat siang, bertepatan dengan waktu Shalat Jumat.

Ketika warga Muslim Myanmar yang bukan berasal dari etnis Rohingya berhimpun di masjid-masjid.

The Irrawaddy, situs media yang dijalankan eksil Myanmar di Thailand, melaporkan pada Senin bahwa 60 masjid di Mandalay dan Sagaing, wilayah yang terdampak paling parah akibat gempa, hancur.

Mengutip informasi dari organisasi Islam Spring Revolution Myanmar Muslim Network, The Irrawaddy menyebut sebagian besar masjid yang runtuh akibat gempa dibangun pada abad ke-19.

Selain di Mandalay dan Sagaing, masjid-masjid di kawasan Naypyitaw, Pyinmana, Pyawbwe, Yamethin, Thazi, Meiktila, Kyaukse, dan Paleik, juga dilaporkan mengalami kerusakan.

“Kami memperkirakan jumlah korban akan tinggi karena gempa bumi melanda saat Shalat Jumat, dan terlebih saat itu masih bulan Ramadhan. Kami belum punya jumlah yang pasti, tapi kami tahu jumlahnya mencapai ratusan,” kata Ko Shaki, sebagaimana laporan media itu.

Sekurangnya 18 masjid di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, rusak, ucap dia, sembari menambahkan bahwa masjid-masjid berusia ratusan tahun tersebut sama sekali belum pernah direnovasi.

“Kami tidak diizinkan melakukan perbaikan dan pemeliharaan masjid di masa pemerintahan terdahulu,” tutur Ko Shaki.

Dia juga menyoroti adanya andil kelompok ultranasionalis yang dibekingi militer Myanmar, Asosiasi Perlindungan Ras dan Agama (Ma Ba Tha), dalam menghasut sentimen anti-masjid di negara itu.

Pada 2017, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan peringatan soal memburuknya kondisi masjid-masjid bersejarah di Myanmar dan menyoroti adanya penolakan atas pemeliharaan rutin masjid.

Meski mencantumkan jumlah biara yang rusak dalam laporan dampak gempa, junta Myanmar sama sekali tidak menuliskan masjid pada daftar tersebut.

Dilaporkan juga bahwa tim penyelamat yang diterjunkan junta Myanmar tidak melakukan operasi penyelamatan di masjid-masjid yang runtuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Korban Gempa Myanmar, Menlu Bakal Kirim Bantuan Besok

Bantu Korban Gempa Myanmar, Menlu Bakal Kirim Bantuan Besok

News | Rabu, 02 April 2025 | 14:31 WIB

Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar

Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar

News | Selasa, 01 April 2025 | 20:55 WIB

Pekerja Indonesia Disarankan Tak ke Myanmar, Kamboja dan Thailand: Rawan TPPO!

Pekerja Indonesia Disarankan Tak ke Myanmar, Kamboja dan Thailand: Rawan TPPO!

News | Selasa, 01 April 2025 | 20:48 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×