CEK FAKTA: Tidak Ada Demo Besar di Turki Usai Penahanan Wali Kota Istanbul

Denada S Putri

Selasa, 08 April 2025 | 23:52 WIB
CEK FAKTA: Tidak Ada Demo Besar di Turki Usai Penahanan Wali Kota Istanbul
Ekrem İmamoğlu. [Ist]

Suara.com - Beredar kabar mengejutkan di Turki. Disebutkan, terjadi protes besar di seluruh Turki terhadap rezim Erdogan menyusul penahanan Wali Kota Istanbul Ekrem mamolu.

Kabar itu beredar di media sosial (Medsos) TikTok. Akun dengan pemilik nama “rajaherodes42” mengunggah informasi tersebut.

Akun Tiktok “rajaherodes42” pada Jumat (21/03/2025) mengunggah video yang menampilkan ribuan manusia.

Terdapat narasi diberikan pengunggah. Berikut narasinya:

Protes besar meletus di seluruh Turki terhadap rezim Erdogan menyusul penahanan Wali Kota Istanbul Ekrem mamolu. Ribuan demonstran turun ke jalan, menyuarakan penentangan mereka terhadap tindakan pemerintah. 

Per Jumat (04/04/2025) video itu sudah dilihat lebih dari seribu kali, disukai lebih dari 36 kali, dibagikan ulang lebih dari 6 kali dan menuai 4 komentar.

Pemeriksaan Fakta

Melansir dari Turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo memasukkan kata kunci “demo di Turki buntut dari ditahannya Wali Kota Istanbul” ke mesin pencari Google.

Tidak ditemukan informasi dari laman berita kredibel atau akun resmi pemerintahan yang membenarkan klaim tersebut.

baca juga

TurnBackHoax kemudian menelusuri lebih lanjut dengan cara memasukkan  potongan awal video lewat Google Lens.

Untuk diketahui video berasal dari momen misa kudus yang dipimpin oleh bapa Paus Fransiskus di Tasi Tolu Dili, Timor Leste pada Selasa (10/09/2024).

Video serupa dimuat dalam kanal Youtube milik Viral Timor Leste dengan judul video “Lautan Manusia di Timor Leste Setelah Misa Kudus Bersama Paus Fransiskus” yang diunggah pada Rabu (11/09/2024).

Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

Bisa disimpulkan, unggahan berisi narasi “demo di Turki buntut dari ditahannya Wali Kota Istanbul” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

CEK FAKTA: Tidak Ada Demo Besar di Turki Usai Penahanan Wali Kota Istanbul. [Ist]
CEK FAKTA: Tidak Ada Demo Besar di Turki Usai Penahanan Wali Kota Istanbul. [Ist]

Ekrem mamolu: Wajah Baru Politik Turki dari Jantung Istanbul

Ekrem mamolu adalah salah satu tokoh politik paling menonjol di Turki dalam beberapa tahun terakhir.

Namanya mencuat ke panggung nasional setelah meraih kemenangan dalam pemilihan Wali Kota Istanbul pada tahun 2019, yang disebut-sebut sebagai pukulan telak bagi partai berkuasa AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdoan.

Latar Belakang dan Pendidikan

Ekrem mamolu lahir pada 4 Juni 1970 di Trabzon, sebuah kota di wilayah Laut Hitam, Turki.

Ia berasal dari keluarga pebisnis dan melanjutkan pendidikannya di Istanbul University, mengambil jurusan Administrasi Bisnis di Fakultas Ekonomi.

Setelah lulus, ia terjun ke dunia bisnis keluarga, terutama di sektor konstruksi dan real estat.

Karier Politik

mamolu memulai kiprahnya di dunia politik dengan bergabung ke Partai Rakyat Republik (CHP), partai oposisi utama di Turki yang berpaham sekuler.

Ia pertama kali mencicipi jabatan publik sebagai Wali Kota Distrik Beylikdüzü, salah satu distrik di pinggiran barat Istanbul, pada 2014.

Keberhasilannya di wilayah tersebut membuat namanya makin dikenal sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat dan transparan.

Puncak kariernya sejauh ini terjadi pada tahun 2019, ketika ia mencalonkan diri sebagai Wali Kota Istanbul.

Setelah pemilu yang penuh kontroversi dan sempat dibatalkan oleh pihak berwenang, mamolu menang telak dalam pemilu ulang.

Kemenangannya dinilai sebagai titik balik politik di Turki, karena Istanbul merupakan kota terbesar dan pusat ekonomi negara, serta menjadi basis kekuatan politik Presiden Erdoan.

Gaya Kepemimpinan

mamolu dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang modern, komunikatif, dan terbuka.

Ia aktif di media sosial dan sering menyampaikan informasi serta pesan secara langsung kepada warganya.

Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan komitmennya terhadap transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Selain itu, mamolu juga menonjol dalam upayanya memperkuat layanan publik dan memperjuangkan kota yang lebih inklusif, baik dari sisi sosial maupun lingkungan.

Ia juga dikenal sebagai tokoh yang menjembatani berbagai lapisan masyarakat, termasuk kelompok minoritas.

Kontroversi dan Tekanan Politik

Sebagai tokoh oposisi yang mulai memiliki pengaruh luas, mamolu kerap berhadapan dengan tekanan politik dari pemerintah pusat.

Ia beberapa kali menghadapi penyelidikan dan bahkan proses hukum, yang oleh sebagian pihak dinilai sebagai upaya untuk membatasi kiprahnya menjelang pemilu nasional.

Meskipun demikian, popularitasnya tetap tinggi dan ia sering disebut-sebut sebagai kandidat potensial dalam pemilu presiden mendatang.

Warisan dan Masa Depan Politik

Kepemimpinan mamolu di Istanbul telah membawa angin segar dalam politik lokal Turki, dengan pendekatan yang lebih inklusif dan berorientasi pelayanan publik.

Namanya kini tidak hanya dikenal di Turki, tapi juga di kancah internasional sebagai simbol kebangkitan oposisi demokratis di negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Apakah Lumpur Lapindo Benar-Benar Berhenti?

CEK FAKTA: Apakah Lumpur Lapindo Benar-Benar Berhenti?

News | Selasa, 08 April 2025 | 23:18 WIB

CEK FAKTA: Budi Arie Bakal Kembalikan Dana Haji yang Dipakai IKN Rp 700 Triliun, Benarkah?

CEK FAKTA: Budi Arie Bakal Kembalikan Dana Haji yang Dipakai IKN Rp 700 Triliun, Benarkah?

News | Selasa, 08 April 2025 | 14:24 WIB

CEK FAKTA: Video Ricuh DPR untuk RUU Perampasan Aset Ternyata Hoaks

CEK FAKTA: Video Ricuh DPR untuk RUU Perampasan Aset Ternyata Hoaks

News | Minggu, 06 April 2025 | 21:16 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

×