Dokter Residensi Anestesi Lakukan Pemerkosaan, Korban Dibius Sampai Tak Sadar

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 09 April 2025 | 20:06 WIB
Dokter Residensi Anestesi Lakukan Pemerkosaan, Korban Dibius Sampai Tak Sadar
Dokter Residensi asal Pontianak jadi tersangka pemerkosaan. (X)

Suara.com - Viral di media sosial, dua dokter residen anestesi diduga melakukanpemerkosaan kepada seorang perempuan penunggu pasien di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kabar mengerikan ini langsung memicu keresahan dan kemarahan publik.

Pelaku merupakan mahasiswa yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) atau residen Anestesi di Universitas Padjajaran (Unpad). Dalam aksinya, dokter residen anestesi itu menggunakan modus tes crossmatch atau atau pencocokan silang darah, sebelum akhirnya membius korban hingga tidak sadar.

Pelaku beralasan ayah korban membutuhkan darah. Korban yang tidak mengetahui prosedur crossmatch darah langsung mengikuti arahan pelaku. Setelah sadar, ia merasa nyeri pada kemaluannya.

Di media sosial, aduan mengenai dua residen tersebut ke Kementerian Kesehatan telah tersebar luas. Bahkan seorang netizen membocorkan identitas salah satu dokter tersebut. Pelaku diduga adalah Priguna Anugerah Pratama, peserta PPDS asal Pontianak, Kalimantan Barat.

Kronologi Dugaan Perkosaan

Kronologi dugaan perkosaan pun beredar luas di media sosial. Seorang korban membocorkan bahwa dirinya mengalami hal yang janggal di RSHS pada Minggu, 16 Maret 2025. Awalnya dia diperiksa residen anestesi dan dokter gigi spesialis bedah mulut di sebuah tempat terbuka.

Tiba – tiba datang satu oknum dokter yang mengaku dari bagian anestesi yang membawa pasien tersebut ke sebuah ruangan di RSHS. Dia menyebut ruangan tersebut sebagai sebuah ruang di gedung baru, antara lantai empat atau lima.

Oknum dokter tersebut mengatakan akan dilakukan pengecekan alergi obat bius. Korban kemudian dibius di ruangan tanpa ada siapa – siapa. Padahal ruangan tersebut merupakan ruang ranap yang belum selesai dibangun. Dirinya dibius cukup lama hingga akhirnya suami korban menelepon terus – menerus. Dia tidak membeberkan apa yang terjadi selama pembiusan. Namun, setelah membaca berita korban merasa takut. Terlebih nomor oknum yang membiusnya tiba – tiba tidak aktif dan foto profilnya hilang.

Kronologi lain yang juga beredar di media sosial menyebut seorang korban sedang menjaga ayahnya di ruangan ICU dan membutuhkan darah saat tengah malam untuk operasi. Pelaku pun datang dengan modus menawarkan korban agar cepat mendapat pelayanan crossmatch darah. Crossmatch atau pencocokan silang sendiri merupakan serangkaian tes yang dilakukan sebelum seseorang membutuhkan transfusi darah.

Laboratorium transfusi pun akan memeriksa antibodi golongan darah. Tujuannya untuk menentukan golongan darah orang tersebut serta mengidentifikasi kemungkinan antibodi sel darah merah yang ada di dalam darahnya. Setelah itu, hasilnya akan dicocokkan dengan darah donor.

Usai ditawari soal crossmatch darah, korban dibawa ke lantai 7 yang merupakan bangunan baru dan ia diminta untuk mengganti baju pasien. Korban diduga tidak mengetahui prosedur crossmatch darah sehingga ia hanya mengikuti arahan dari pelaku.

Lalu, pelaku memberikan midazolam atau obat penenang (bius) kepada korban. Dalam keadaan tidak sadar, korban diduga mendapat perilaku tak pantas, yakni pemerkosaan. Selang beberapa jam, korban tersadar dan keluar dari ruangan tersebut. Keadaan korban yang sempoyongan sekitar pukul 04.00 WIB itu terekam CCTV. Kamera pengintai ini juga merekan pelaku yang sempat mondar-mandir di sekitaran ruangan saat korban belum sadarkan diri. Ketika berjalan keluar, korban merasakan nyeri di bagian kemaluannya. Korban lantas meminta visum ke Spesialis Obgyn atau SpOG dan baru diketahui ada bekas sperma.

Di sisi lain, pihak Unpad dan Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung disebut sudah menerima laporan kasus terkait sejak Maret 2025 lalu. Mereka memastikan mengecam segala aksi kekerasan seksual di dalam pelayanan kesehatan maupun akademik. RSHS juga akan mendampingi korban dalam proses pelaporan yang saat ini sedang diusut oleh Polda Jabar.

"Unpad dan RSHS berkomitmen untuk mengawal proses ini dengan tegas, adil, dan transparan, serta memastikan tindakan yang diperlukan diambil untuk menegakkan keadilan bagi korban dan keluarga serta menciptakan lingkungan yang aman bagi semua," tulis pihak Unpad dalam keterangan resmi mereka pada Rabu (9/4/2025).

Terkini, Unpad kabarnya telah memberhentikan pelaku pemerkosaan atas nama Priguna Anugerah Pratama tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Priguna Anugerah Pratama, Dokter PPDS Tersangka Pemerkosaan Diduga Kelainan Seksual

Profil Priguna Anugerah Pratama, Dokter PPDS Tersangka Pemerkosaan Diduga Kelainan Seksual

News | Rabu, 09 April 2025 | 19:56 WIB

Biaya PPDS di Unpad: Sekolah Mahal-Mahal, Dokter Anestesi Diduga Perkosa Penunggu Pasien

Biaya PPDS di Unpad: Sekolah Mahal-Mahal, Dokter Anestesi Diduga Perkosa Penunggu Pasien

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 17:46 WIB

Jangan Salahkan Diri! Ini 8 Cara Mengatasi Trauma akibat Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Diri! Ini 8 Cara Mengatasi Trauma akibat Kekerasan Seksual

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 14:21 WIB

Tanggapan Dokter Tirta Soal Dugaan Residen Anestesi Rudapaksa Penunggu Pasien: Memalukan

Tanggapan Dokter Tirta Soal Dugaan Residen Anestesi Rudapaksa Penunggu Pasien: Memalukan

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 14:34 WIB

Kronologi dan Modus Dokter Residen Anestesi Unpad Diduga Rudapaksa Penunggu Pasien di RSHS

Kronologi dan Modus Dokter Residen Anestesi Unpad Diduga Rudapaksa Penunggu Pasien di RSHS

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 13:21 WIB

Apa Itu Tes Crossmatch? Diduga Modus Kekerasan Seksual Residen Anestesi Unpad ke Penunggu Pasien

Apa Itu Tes Crossmatch? Diduga Modus Kekerasan Seksual Residen Anestesi Unpad ke Penunggu Pasien

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 12:52 WIB

Terkini

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:39 WIB

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 23:07 WIB

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:46 WIB

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:39 WIB

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:30 WIB

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:19 WIB

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:04 WIB

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:50 WIB

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:43 WIB

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:41 WIB