Dulu Hitam Kini Putih: Transformasi Pakaian Dedi Mulyadi dan Makna di Baliknya

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Jum'at, 11 April 2025 | 16:29 WIB
Dulu Hitam Kini Putih: Transformasi Pakaian Dedi Mulyadi dan Makna di Baliknya
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi [TikTok]

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau kerap disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini bak tak lepas dari pakaian bernuansa putih.

Bahkan, dalam momentum apa saja, Kang Dedi Mulyadi selalu mengenakan pakaian serba putih dari ujung kepala hingga kaki.

Rupanya, pilihan warna putih sudah menempel di dalam benak Dedi Mulyadi ini tidak bisa digantikan dengan warna lain.

Hal ini akhirnya membuat banyak orang menafsirkan bahwa warna kesukaan Dedi Mulyadi adalah putih.

Sehingga orang menyebut bahwa warna putih ini sudah menjadi ciri khas Dedi Mulyadi.

Menanggapi hal tersebut, pria kelahiran Subang ini justru mengaku bahwa serba putih bukanlah menjadi ciri khas, melainkan passionnya.

“Sebenarnya bukan ciri khas ya, ini adalah passion yang semestinya memang kita lakukan,” ujar Dedi Mulyadi.

“Cuman karena jarang yang menggunakan, akhirnya dianggap menjadi ciri khas,” serunya.

Kang Dedi mengakui bahwa pilihan warna putih yang melekat di tubuhnya merupakan komitmen dirinya dengan salah satu unsur alam.

Menurut penjelasan Kang Dedi, Warna dasar dalam filosofi kepercayaan mengandung dua warna, yaitu hitam dan putih.

Hitam melambangkan tanah, sementara putih adalah warna yang melambangkan air. Pilihan warna putih itu sebagai komitmen dirinya terhadap air.

Bentuk komitmen terhadap air ini menurutnya air menjadi masalah pokok yang kini tengah dihadapi di beberapa daerah.

Bahkan, kini menurut Kang Dedi air sudah menjadi ancaman bagi kehidupan manusia. Semua ini diakibatkan karena ulah manusia itu sendiri.

“Air kini sudah menjadi problem, akibat penggundulan hutan, akibat penambangan liar, akibat sungai-sungai yang banyak disempitkan dengan cara diurug, sehingga perlu revolusi putih,” terangnya.

Dengan pakaian bernuansa warna putih ini menurut Kang Dedi sebagai pengingat tentang pentingnya air dan begitu dahsyatnya bencana akibat air.

Unsur Pakaian Hitam Di Mata Dedi Mulyadi

Sebelum menjadi seorang Gubernur, Dedi Mulyadi sempat menjabat sebagai Bupati Purwakarta periode 2013 – 2018.

Di masa itulah Dedi Mulyadi mengenakan pakaian bernuansa warna hitam.

Secara refleks Dedi Mulyadi mengakui jika dirinya saat itu kerap terjun langsung ke sawah-sawah melihat petani, sehingga menurutnya warna pakaian yang cocok adalah hitam.

Namun, makna lain dari warna dasar hitam dan putih yang dipilih itu diambil dari tokoh pewayangan.

Menurut Kang Dedi, tahta tertinggi dalam tokoh pewayangan digambarkan dengan warna putih dan hitam.

“Contohnya tokoh Semar digambarkan hitam putih,” sebutnya.

Bagi Kang Dedi, Semar adalah simbol kesederhanaan dan kebijaksanaan yang mendalam.

Sosok Semar digambarkan memahami konsep ketuhanan secara menyeluruh, namun dalam kesehariannya ia seringkali dihinakan oleh tokoh Durna yang merasa lebih pandai.

Selain itu, penggunaan hitam dan putih juga berkaitan dengan umat muslim yang menjalankan ibadah haji serta umroh di tanah suci.

Menurut penjelasan Kang Dedi, umat muslim yang melaksanakan ibadah haji dan umrah di tanah suci hanya mengenakan pakaian dua warna, laki-laki berwarna putih sedangkan Perempuan berwarna hitam.

Kang Dedi menegaskan bahwa warna hitam dan putih ini bukan menjadi pemisah dalam kehidupan, melainkan dalam dunia yang sama.

Dengan konsep hitam dan putih ini, Kang Dedi berharap bisa menyampaikan prinsip-prinsip itu kepada masyarakat.

Saat ini Kang Dedi Mulyadi selalu jadi sorotan masyarakat.

Terlebih setelah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, pria yang juga youtuber ini selalu mengunggah aktivitasnya yang penuh gebrakan.

Gebrakan Dedi Mulyadi belakangan ini adalah melarang Study Tour, mengusulkan program wajib militer bagi siswa sekolah di Jawa Barat, janji melindungi perusahaan di Jawa Barat dari gangguan organisasi masyarakat (ormas), mengevaluasi tata ruang di Jawa Barat, menghapus tunggakan pajak kendaraan dan membayar PKL untuk libur sebulan.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lucky Hakim Lulusan Mana? Public Speaking Usai Keciduk Pelesiran ke Jepang Tanpa Izin Disorot

Lucky Hakim Lulusan Mana? Public Speaking Usai Keciduk Pelesiran ke Jepang Tanpa Izin Disorot

Lifestyle | Kamis, 10 April 2025 | 16:55 WIB

Kang Dedi Mulyadi Liburkan PKL di Bandung Sebulan dengan Bayaran Berlipat

Kang Dedi Mulyadi Liburkan PKL di Bandung Sebulan dengan Bayaran Berlipat

News | Kamis, 10 April 2025 | 12:51 WIB

Warganet Tanya Soal Jeje Govinda Bawa Anak ke Kantor, Kang Dedi Mulyadi Samakan Dengan Nabi

Warganet Tanya Soal Jeje Govinda Bawa Anak ke Kantor, Kang Dedi Mulyadi Samakan Dengan Nabi

News | Kamis, 10 April 2025 | 12:07 WIB

Terkini

Pembalap Indonesia WorldSSP Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

Pembalap Indonesia WorldSSP Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:10 WIB

1.506 Narapidana dan Anak Binaan Dapat Remisi Nyepi 2026, 4 Langsung Bebas

1.506 Narapidana dan Anak Binaan Dapat Remisi Nyepi 2026, 4 Langsung Bebas

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:06 WIB

Waspada Penipuan! KPK Bantah Ada WA kepada Pimpinan Badan Usaha dari Deputi Korsup

Waspada Penipuan! KPK Bantah Ada WA kepada Pimpinan Badan Usaha dari Deputi Korsup

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:59 WIB

Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib

Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:51 WIB

Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat

Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:39 WIB

Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan

Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:23 WIB

Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru

Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:12 WIB

Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:06 WIB

Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar

Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:06 WIB

Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang

Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:00 WIB