Apa Itu Vaksin Meningitis dan Mengapa Wajib untuk Jemaah Haji?

Muhammad Yunus | Suara.com

Minggu, 13 April 2025 | 13:59 WIB
Apa Itu Vaksin Meningitis dan Mengapa Wajib untuk Jemaah Haji?
Dinas Kesehatan Bulukumba memberikan vaksin Meningitis untuk calon haji di Kabupaten Bulukumba, Sabtu 12 April 2025 [Suara.com/ANTARA/HO-Dinkes Bulukumba]

Suara.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mulai memberi vaksinasi meningitis secara bertahap untuk 402 orang calon haji.

"Pada tahap pertama ini, ada 178 orang calon haji Bulukumba yang diberi vaksinasi meningitis," kata Kepala Dinkes Kabupaten Bulukumba dr H Muhammad Amrullah saat dikonfirmasi di Makassar, Sabtu 12 April 2025.

Dia mengatakan vaksin meningitis adalah vaksin yang wajib diberikan kepada jamaah yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Menurut dia, sebenarnya ada dua vaksinasi yang dilakukan, yaitu vaksin Meningitis dan vaksin Flu.

Hanya saja vaksin meningitis yang wajib, kalau vaksin flu bersifat tidak wajib.

Kendati demikian, lanjut dia, bagi calon haji yang mau divaksinasi flu, bisa dipersilahkan.

Karena vaksinasi bertujuan untuk membentengi diri dari terjangkitnya penyakit, khususnya penyakit berbahaya seperti meningitis.

Karena bisa menyebabkan peradangan atau gangguan fungsi pada selaput otak yang bisa memberikan dampak penyakit serius pada tubuh.

Hal tersebut mengingat musim haji adalah kerumunan orang dari berbagai negara di dunia yang potensi penularannya sangat besar.

"Pemberian vaksinasi Meningitis merupakan kegiatan rutin tahunan menjelang keberangkatan calon haji ke tanah suci, di mana programnya ada di Bidang P2P Dinkes yang bekerjasama dengan Tim Kesehatan Haji dari semua Puskesmas di Bulukumba," jelas Amirullah.

Menurut dia, sebelum calon haji diberangkatkan harus dalam kondisi Istito’ah yang ditetapkan oleh Dinkes dengan berkoordinasi dengan Kemenag Bulukumba, seksi Urusan Haji dan Umrah.

Sementara untuk memastikan calon haji Istito’ah atau tidak, tentunya dilakukan beberapa kali pemeriksaan yaitu tes kebugaran, tes kesehatan jasmani dan rohani dan beberapa tes lainnya.

Istito’ah dalam konteks ibadah haji adalah kemampuan fisik dan finansial yang dimiliki oleh seseorang untuk melaksanakan ibadah haji.

Istito’ah merupakan salah satu syarat wajib untuk melaksanakan ibadah haji.

Apa Itu Vaksin Meningitis dan Mengapa Wajib untuk Jemaah Haji?

Setiap tahun, jutaan umat Muslim dari seluruh dunia berbondong-bondong ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Di tengah lautan manusia yang datang dari berbagai negara dengan latar belakang kesehatan yang berbeda, risiko penularan penyakit menular sangat tinggi.

Salah satu yang paling diwaspadai adalah meningitis. Karena itu, vaksin meningitis menjadi salah satu syarat utama bagi calon jemaah haji.

Apa Itu Meningitis?

Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meninges) yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur.

Meningitis yang disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis adalah jenis yang paling berbahaya dan dapat menyebar melalui droplet atau percikan air liur saat batuk, bersin, atau berbicara.

Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi serius seperti kerusakan otak, gangguan pendengaran, hingga kematian.

Kenapa Jemaah Haji Rentan Terpapar?

Ibadah haji melibatkan jutaan orang berkumpul dalam waktu dan tempat yang sama, seperti saat wukuf di Arafah, tawaf di Masjidil Haram, atau melontar jumrah di Mina.

Kondisi ini mempermudah penyebaran penyakit menular, termasuk meningitis. Tidak heran, pemerintah Arab Saudi sangat ketat dalam mencegah potensi wabah.

Salah satunya dengan mewajibkan vaksin meningitis bagi seluruh jemaah haji.

Apa Itu Vaksin Meningitis?

Vaksin meningitis yang diberikan kepada calon jemaah haji adalah vaksin meningokokus tetravalen, yang melindungi dari empat serogrup utama penyebab meningitis: A, C, W, dan Y.

Vaksin ini bekerja dengan merangsang tubuh untuk membentuk antibodi, sehingga jika terpapar bakteri penyebab meningitis, sistem imun sudah siap melawannya.

Kapan dan Bagaimana Vaksin Diberikan?

Vaksin meningitis diberikan minimal 10 hari sebelum keberangkatan ke Arab Saudi, dan memiliki masa perlindungan selama 2–3 tahun.

Setiap calon jemaah haji wajib menunjukkan bukti vaksinasi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh visa haji dari pemerintah Arab Saudi.

Efek Samping dan Keamanan

Secara umum, vaksin meningitis tergolong aman dan jarang menimbulkan efek samping serius.

Efek samping ringan seperti nyeri di tempat suntikan, demam ringan, atau sakit kepala mungkin terjadi, tetapi biasanya hilang dalam satu atau dua hari.

Risiko terkena meningitis jauh lebih besar dibandingkan efek samping vaksin.

Manfaat Lebih dari Sekadar Kewajiban

Selain menjadi syarat administrasi, vaksin meningitis adalah bentuk perlindungan nyata.

Dengan divaksin, jemaah tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga mencegah penularan kepada orang lain—baik sesama jemaah maupun keluarga di rumah saat mereka pulang dari ibadah haji.

Vaksin meningitis adalah langkah preventif penting untuk menjaga kesehatan jemaah haji di tengah kerumunan besar dan kondisi iklim yang ekstrem.

Pemerintah mewajibkan bukan tanpa alasan, melainkan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Karena itu, vaksinasi meningitis seharusnya tidak dianggap sebagai beban, melainkan sebagai ikhtiar untuk memastikan ibadah haji dapat berjalan lancar dan pulang ke tanah air dalam keadaan sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuota Haji 2025 Hampir Ludes! Cek Sisa Waktu Pelunasan dan Persiapannya!

Kuota Haji 2025 Hampir Ludes! Cek Sisa Waktu Pelunasan dan Persiapannya!

News | Minggu, 13 April 2025 | 13:37 WIB

Puncak Haji 2025: Kemenag Siapkan Mitigasi Risiko di Armuzna Demi Kepuasan Jemaah

Puncak Haji 2025: Kemenag Siapkan Mitigasi Risiko di Armuzna Demi Kepuasan Jemaah

News | Minggu, 13 April 2025 | 00:12 WIB

Pengumuman Resmi! 130 Orang Lolos Jadi Petugas Haji 2025, Siap Layani Jemaah di Tanah Suci

Pengumuman Resmi! 130 Orang Lolos Jadi Petugas Haji 2025, Siap Layani Jemaah di Tanah Suci

News | Sabtu, 12 April 2025 | 23:52 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB