CEK FAKTA: Prabowo Marah Rakyat Bikin Pusing Pemerintah

Bella

Kamis, 17 April 2025 | 21:26 WIB
CEK FAKTA: Prabowo Marah Rakyat Bikin Pusing Pemerintah
Prabowo Subianto. (Instagram)

Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial Threads mengklaim bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto marah kepada rakyat akibat kenaikan harga beras.

Dalam unggahan tersebut, ditampilkan gambar tangkapan layar artikel dengan judul provokatif: “Presiden Prabowo Marah ke Rakyat Beras Mahal kan masih ada ubi sagu Gandum untuk dikonsumsi Jangan Musingin Pemerintah Deh!!”.

Namun setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut terbukti tidak benar dan merupakan konten yang dimanipulasi.

Unggahan dari akun Threads bernama “fonnyspi” yang dibagikan pada Selasa (8/4/2025) itu dengan cepat menyebar luas di jagat maya.

Unggahan yang menarasikan Prabowo marah karena rakyat bikin pusing pemerintah. Faktanya narasi tersebut tidak benar. (Thread)
Unggahan yang menarasikan Prabowo marah karena rakyat bikin pusing pemerintah. Faktanya narasi tersebut tidak benar. (Thread)

Hingga Rabu (16/4/2025), unggahan tersebut telah disukai oleh 753 pengguna, dikomentari 438 kali, dan dibagikan ulang sebanyak 148 kali.

Banyak warganet yang terpancing emosinya oleh judul yang mengesankan bahwa Presiden Prabowo tidak peduli terhadap penderitaan rakyat akibat kenaikan harga pangan.

Penelusuran

Namun faktanya, setelah dilakukan pemeriksaan fakta oleh tim pemeriksa dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) melalui TurnBackHoax, diketahui bahwa gambar yang digunakan dalam unggahan tersebut berasal dari artikel asli milik situs resmi Tribratanews Polri.

Artikel asli itu dipublikasikan pada Selasa, 15 Oktober 2024, dengan judul “Prabowo Subianto Prioritaskan Ekonomi Kerakyatan Demi Indonesia Emas 2045”, dan ditayangkan pada pukul 09:38:54 WIB.

Tidak hanya mengubah judul, pembuat konten juga mengedit tanggal tayang artikel menjadi Sabtu, 5 April 2025, guna memberikan kesan seolah-olah berita tersebut aktual dan relevan dengan kondisi saat ini.

Padahal, isi artikel asli sama sekali tidak memuat pernyataan marah dari Prabowo kepada rakyat, apalagi menyebut soal “ubi, sagu, atau gandum” sebagai alternatif konsumsi.

Manipulasi ini jelas menyesatkan dan bertujuan memprovokasi opini publik terhadap pemerintah.

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa unggahan itu adalah tidak benar alias hoaks. Tepatnya, jenis disinformasi seperti ini dikategorikan sebagai manipulated content, yakni konten yang sengaja diedit atau diubah sedemikian rupa untuk menyampaikan informasi yang keliru.

Mafindo menegaskan pentingnya masyarakat untuk memverifikasi informasi sebelum membagikannya, terutama jika informasi tersebut berasal dari sumber yang tidak kredibel atau tampak mencurigakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi V DPR 'Curhat' ke Presiden Prabowo Soal Infrastruktur, Begini Tanggapannya

Komisi V DPR 'Curhat' ke Presiden Prabowo Soal Infrastruktur, Begini Tanggapannya

News | Kamis, 17 April 2025 | 19:51 WIB

Pertemuan Prabowo-Mega Jilid 2 Terungkap? Ahmad Muzani Sebut Ada Hari Baik

Pertemuan Prabowo-Mega Jilid 2 Terungkap? Ahmad Muzani Sebut Ada Hari Baik

News | Kamis, 17 April 2025 | 19:30 WIB

Tepis Isu Matahari Kembar, Idrus Marham Sebut Ada Pihak yang Hendak Benturkan Prabowo dengan Jokowi

Tepis Isu Matahari Kembar, Idrus Marham Sebut Ada Pihak yang Hendak Benturkan Prabowo dengan Jokowi

News | Kamis, 17 April 2025 | 19:27 WIB

Prabowo Prihatin Sejumlah Hakim Ditangkap karena Suap, Akui Penegakan Hukum Masih Ada Celah

Prabowo Prihatin Sejumlah Hakim Ditangkap karena Suap, Akui Penegakan Hukum Masih Ada Celah

News | Kamis, 17 April 2025 | 19:01 WIB

Gus Ipul Tegaskan Murid Sekolah Rakyat Tak Boleh Kerja Sampingan: Kebutuhan Ditanggung Negara

Gus Ipul Tegaskan Murid Sekolah Rakyat Tak Boleh Kerja Sampingan: Kebutuhan Ditanggung Negara

News | Kamis, 17 April 2025 | 16:01 WIB

Bye-Bye Bau Apek! Lemari Pakaian Auto Wangi Semerbak Cuma Modal Beras dan Downy

Bye-Bye Bau Apek! Lemari Pakaian Auto Wangi Semerbak Cuma Modal Beras dan Downy

Lifestyle | Kamis, 17 April 2025 | 15:51 WIB

Istana Respons Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih, Mensesneg: Bukan Nggak Ada, Tapi...

Istana Respons Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih, Mensesneg: Bukan Nggak Ada, Tapi...

News | Kamis, 17 April 2025 | 15:03 WIB

Gerindra Akui Pentingnya Dukungan PDIP ke Prabowo, Tapi Tak Harus Koalisi

Gerindra Akui Pentingnya Dukungan PDIP ke Prabowo, Tapi Tak Harus Koalisi

News | Kamis, 17 April 2025 | 14:57 WIB

Ikhlas Tanpa Dilantik, Mensesneg Curhat Diminta Aktif jadi Jubir Istana, Ada Apa?

Ikhlas Tanpa Dilantik, Mensesneg Curhat Diminta Aktif jadi Jubir Istana, Ada Apa?

News | Kamis, 17 April 2025 | 14:54 WIB

Soal Matahari Kembar Gegara Menterinya Prabowo Sowan ke Jokowi, Bahlil: Jangan Dipolitisir

Soal Matahari Kembar Gegara Menterinya Prabowo Sowan ke Jokowi, Bahlil: Jangan Dipolitisir

News | Kamis, 17 April 2025 | 14:34 WIB

Terkini

Pemerintah Dinilai Setengah Hati Benahi MBG, Pakar UGM Usul Bentuk Dewan Pengawas Independen

Pemerintah Dinilai Setengah Hati Benahi MBG, Pakar UGM Usul Bentuk Dewan Pengawas Independen

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:20 WIB

BPIP Minta Tambahan Anggaran Rp343 M ke DPR, Bangun Pusat Diklat untuk Pejabat hingga Paskibraka

BPIP Minta Tambahan Anggaran Rp343 M ke DPR, Bangun Pusat Diklat untuk Pejabat hingga Paskibraka

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:17 WIB

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:03 WIB

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:54 WIB

Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna

Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:42 WIB

Tiba di Istana Merdeka, Dua Kali Mata Presiden Jerman Frank-Walter Terpukau Tarian Tradisional

Tiba di Istana Merdeka, Dua Kali Mata Presiden Jerman Frank-Walter Terpukau Tarian Tradisional

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:42 WIB

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS

Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:26 WIB

Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian

Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:25 WIB