Selain Ijazah, Risman Sianipar Soroti Skripsi Jokowi yang Ternyata Berbeda dengan Teman Seangkatan

Dinda Rachmawati

Sabtu, 19 April 2025 | 14:29 WIB
Selain Ijazah, Risman Sianipar Soroti Skripsi Jokowi yang Ternyata Berbeda dengan Teman Seangkatan
Skripsi Jokowi (X)

Suara.com - Perdebatan mengenai keaslian ijazah Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali memanas setelah akun X (Twitter) Rismon Hasiholan Sianipar @Sianipar Rispon, ahli forensik digital masih menuding ijazah Presiden ke-7 RI itu palsu.

Dalam postingannya, Rismon yang juga merupakan mantan dosen di Universitas Mataram membagikan sejumlah foto skripsi lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan tahun 1980-an. 

Dalam unggahan itu, tampak perbedaan mencolok antara tampilan skripsi milik Jokowi dengan skripsi teman-temannya seangkatannya, seperti Sri Dominingsih, Sigit Hardwinarto, hingga Edy Triyanto yang sama-sama lulus pada tahun 1985.

Yang paling mencolok adalah pada sampul dan format skripsi Jokowi. Jika skripsi rekan-rekannya tertulis dengan jelas bahwa karya tulis tersebut adalah "tesis" sebagai syarat memperoleh gelar sarjana kehutanan, maka pada halaman pengesahan skripsi Jokowi tertulis kata "skripsi".

Hal lain yang menuai sorotan adalah status dosen pembimbing Jokowi yang tercantum sebagai Prof. Dr. Ir. Achmad Soemitro, berbeda dengan mayoritas mahasiswa lain yang didampingi oleh dosen dengan gelar S1 atau S2.

“Pembimbing prof tu. langka klo buat S1, biasanya hanya di S2, bermain rapi tapi tidak mengindahkan norma-norma kampus,” tulis akun @dad****.

Tak berhenti di situ, kolom tanda tangan dewan penguji di skripsi Jokowi juga menjadi titik kritis. Tidak ada daftar nama lengkap atau tanda tangan penguji yang biasanya tercantum. 

Bandingkan dengan skripsi milik Lembah Ediyanto atau Edy Triyanto, di mana semua nama dewan penguji dan tanda tangan mereka dicantumkan dengan rapi dan jelas. Netizen pun ramai menanggapi kejanggalan-kejanggalan tersebut. 

“Kolom tanda tangan, cuma punya Joko yg ditandatangani. Dewan Penguji skripsi Joko ga ada, yg lain ada. Dosen Pembimbing Joko Prof, yg lain S1 & S2. Anomali-anomali tersebut lazim @UGMYogyakarta?,” ungkap akun @jr_***.

baca juga

Lebih jauh lagi, publik mempertanyakan sikap UGM yang dinilai lamban dan tidak transparan dalam menanggapi isu ini. Pertemuan antara pihak UGM dan kuasa hukum Presiden Jokowi pada 15 April 2025 lalu disebut-sebut akan dirilis videonya secara utuh tanpa editan. Namun, hingga kini publik belum bisa mengaksesnya.

“Jika UGM masih lembaga akademik yang mengutamakan transparansi, UGM seharusnya rilis video pertemuan tanggal 15 April 2025 yang dijanjikan oleh para wakil rektor akan dipublish utuh tanpa diedit!," tulis @sianiparrismon dalam unggahannya seperti dikutip Sabtu (19/4/2025).

Netizen lainnya pun mulai mempertanyakan mengapa hingga kini belum ada analisa ilmiah tandingan yang menjawab temuan Rismon dan Roy Suryo yang lebih dulu merilis analisa forensik atas keabsahan dokumen akademik Jokowi. 

“Aneh kenapa UGM, Jokowi & Tim Kuasa Hukumnya tidak membantah analisa ilmiah P. Rismon & Roy Suryo dg analisa ilmiah tandingan keaslian Skripsi & Ijazah Jokowi? Bukankah ahli forensik digital dan telematika independen di Indonesia cukup banyak?,” tulis @say**** yang juga menandai akun @grok dalam cuitannya.

Ketika suara-suara kritis kian nyaring, sebagian masyarakat menyuarakan kekecewaan mereka terhadap sistem yang dianggap telah membungkam kebenaran selama bertahun-tahun.

“Negara ini sudah cukup lama tersesat dalam bayang-bayang kebohongan yang dibangun dengan rapi dan dijaga dengan kekuasaan. Tapi sekarang, rakyat mulai bangun. Suara-suara yang dulu dibungkam, kini mulai lantang. Bukti-bukti,” tulis akun @bend*** dalam narasi yang menyentuh.

Kini, publik menanti langkah lanjutan dari Universitas Gadjah Mada. Di era digital yang penuh transparansi ini, kebenaran bukan lagi milik penguasa, tapi milik publik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amien Rais Desak Jokowi Segera Seret Pihak yang Ragu Ijazahnya ke Pengadilan: Biar Top Markotop!

Amien Rais Desak Jokowi Segera Seret Pihak yang Ragu Ijazahnya ke Pengadilan: Biar Top Markotop!

News | Sabtu, 19 April 2025 | 11:36 WIB

Cek Fakta: Jokowi Sebut Pertemuan Prabowo dan Megawati Langgar Etik Politik

Cek Fakta: Jokowi Sebut Pertemuan Prabowo dan Megawati Langgar Etik Politik

News | Jum'at, 18 April 2025 | 22:31 WIB

Jokowi Masih Dianggap 'Bos', Ganjar Komentari Matahari Kembar

Jokowi Masih Dianggap 'Bos', Ganjar Komentari Matahari Kembar

Video | Jum'at, 18 April 2025 | 21:51 WIB

Terkini

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:12 WIB

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:07 WIB

Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka

Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:06 WIB

Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat

Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:05 WIB

Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia

Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:05 WIB

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:57 WIB

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:52 WIB

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:50 WIB

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

DPR | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:49 WIB

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:44 WIB

×