Jelang Hari Kartini, ICW Ungkap Sederet Tantangan Perempuan Indonesia Demi Wujudkan Emansipasi

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Minggu, 20 April 2025 | 15:48 WIB
Jelang Hari Kartini, ICW Ungkap Sederet Tantangan Perempuan Indonesia Demi Wujudkan Emansipasi
Ilustrasi Gambar Raden Adjeng Kartini (freepik.com/pikisuperstar)

Suara.com - Menjelang peringatan Hari Kartini setiap 21 April, Dewan Perempuan Internasional (International Council of Women/ICW) menyoroti capaian dan tantangan perempuan Indonesia dalam mewujudkan emansipasi.

Wakil Ketua ICW, Giwo Rubianto Wiyogo, menyampaikan bahwa pemikiran Raden Ajeng (RA) Kartini yang terangkum dalam buku 'Habis Gelap Terbitlah Terang' bisa menjadi landasan penting perjuangan kesetaraan gender di Indonesia.

"Hari ini, semangat 'Habis Gelap Terbitlah Terang' telah terwujud dalam banyak bentuk. Perempuan Indonesia telah menunjukkan kemampuannya dalam berbagai profesi dan bidang ilmu," kata Giwo Rubianto dalam keterangan persnya, Minggu (20/4/2025).

Giwo Rubianto juga menyebut catatan-catatan Kartini telah menginspirasi banyak perempuan untuk menggali potensi diri dan mencetak prestasi di berbagai bidang. Salah satu indikatornya terlihat dari statistik pendidikan.

Data tahun 2024 menunjukkan bahwa perempuan di Sulawesi Utara menempuh pendidikan rata-rata selama 9,85 tahun, lebih tinggi dibanding laki-laki yang rata-rata 9,7 tahun. Di Sumatera Barat, angka rata-rata pendidikan perempuan tercatat 9,3 tahun, juga sedikit lebih lama dibanding laki-laki yang rata-rata 9,2 tahun.

apakah hari Kartini libur tanggal merah (Freepik)
ILUSTRASI. Pahlawan RI sekaligus pejuang emansipasi wanita, RA Kartini yang hari kematiannya kini diperingati oleh rakyat Indonesia setiap tanggal 21 April. (Freepik)

Giwo Rubianto menganggap jika kontribusi perempuan di dalam sektor pendidikan juga sangat besar. Sekitar 70 persen dari total guru di Indonesia merupakan perempuan. Ini menegaskan peran strategis perempuan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Sementara di bidang ekonomi, peran perempuan juga makin menonjol. Data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyebutkan bahwa dari sekitar 65 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebanyak 64 juta merupakan usaha mikro, dan sekitar 60 persen di antaranya dikelola oleh perempuan.

"Ini menunjukkan betapa perempuan menjadi tulang punggung perekonomian," ujar Giwo, yang juga menjabat Ketua Umum Gerakan Wanita Sejahtera.

Namun begitu, perjuangan untuk memenuhi hak-hak perempuan masih jauh dari selesai. Masih banyak perempuan yang menghadapi diskriminasi, pelecehan, serta kekerasan. Sebagian lainnya belum memiliki akses setara terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan hak-hak dasar lainnya.

baca juga

Giwo Rubianto pun mendorong perempuan untuk terus menghadapi tantangan zaman dan mengambil peran aktif dalam menciptakan perubahan.

"Jadilah perempuan yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga mengeksekusi, tidak hanya bertanya, tetapi juga menjawab tantangan zaman," pesannya.

Diketahui, RA Kartini merupakan pahlawan wanita yang kiprahnya selama hidup telah memperjuangkan hak-hak wanita Indonesia. Berkat perjuangannya itu, kaum perempuan di Indonesia kini memiliki hak-hak yang setara dengan laki-laki. Setelah meninggal dunia di usia muda, Kartini kini diperingati oleh rakyat Indonesia siap tanggal 21 April.

Meski hari lahirnya diperingati setiap tahun, tak banyak yang tahu mengenai sepak terjang RA Kartini. Selain dikenal sebagai pejuang emansipasi perempuan, ia punya banyak fakta menarik lain yang harus kita ketahui. Ini dia:

1. Menulis buku yang isinya menuai kontroversi

Mengutip dari laman PIPS Universitas Islam Raden Rahmat, dikatakan kalau buku Kartini yang berjudul ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ menuai kontroversi. Buku ini berisi surat yang dibuat Kartini untuk kepada sahabatnya di Belanda. Namun, buku ini sempat diragukan kebenarannya oleh para sejarawan lantaran tidak ada bukti valid bahwa seluruh surat di dalam buku tersebut adalah tulisan tangan Kartini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Gelar Jokowi Berubah-Ubah, Profesor LIPI: Saya Terkaget-kaget dan Bengong!

Ungkap Gelar Jokowi Berubah-Ubah, Profesor LIPI: Saya Terkaget-kaget dan Bengong!

News | Minggu, 20 April 2025 | 13:20 WIB

Profesor LIPI: Uji Keaslian Ijazah Jokowi Harus Didorong ke Pengadilan, Bukan Kekeluargaan

Profesor LIPI: Uji Keaslian Ijazah Jokowi Harus Didorong ke Pengadilan, Bukan Kekeluargaan

News | Minggu, 20 April 2025 | 11:22 WIB

Tanggapi Desakan Jenderal Fachrul Razi dkk Copot Wapres, PSI Bela Gibran: Ini Mandat Rakyat!

Tanggapi Desakan Jenderal Fachrul Razi dkk Copot Wapres, PSI Bela Gibran: Ini Mandat Rakyat!

News | Minggu, 20 April 2025 | 10:29 WIB

Sebut Pegawai Luhut Sosok Asli di Foto Ijazah UGM, Roy Suryo: Saya Pastikan 99,9 Persen Bukan Jokowi

Sebut Pegawai Luhut Sosok Asli di Foto Ijazah UGM, Roy Suryo: Saya Pastikan 99,9 Persen Bukan Jokowi

News | Senin, 14 April 2025 | 18:22 WIB

Roy Suryo Uji Ijazah Jokowi Pakai Program ELA: Gambarnya Kotor, Banyak Bercak Kayak Kotoran Burung

Roy Suryo Uji Ijazah Jokowi Pakai Program ELA: Gambarnya Kotor, Banyak Bercak Kayak Kotoran Burung

News | Senin, 14 April 2025 | 15:17 WIB

Terkini

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

×