Zulhas Janji Indonesia Tak akan Impor Beras Tahun Ini, Apa Alasannya?

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 20 April 2025 | 22:05 WIB
Zulhas Janji Indonesia Tak akan Impor Beras Tahun Ini, Apa Alasannya?
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan Indonesia tidak akan melakukan impor beras sepanjang tahun 2025. Pria yang akrab disapa Zulhas itu menegaskan, keputusan ini diambil setelah serapan panen petani lokal cukup tinggi.

Zulhas mengaku sudah mendapatkan laporan dari Kementerian Pertanian. Pemerintah diklaimnya sukses menyerap 1,5 juta ton beras dari hasil panen petani lokal hingga April 2025.

“Saya barusan ditelepon Mentan, Mentan lagi di Makassar sana. Wamentan besok ada di Sukabumi melaporkan pada kami, kita sampai akhir April ini sudah berhasil menyerap 1,5 juta beras yang baru. Baru sampai April nih,” ujar Zulhas di Kantor DPP PAN, Jakarta, Minggu (20/4/2025).

Menurutnya, capaian ini hampir menyentuh target penyerapan nasional untuk tahun depan, yakni 2 juta ton. Ia menilai Indonesia sudah bisa dikatakan berhasil mencapai swasembada beras.

“Berarti kalau akhir tahun kalau 2 juta sih yah 99,9 akan tercapai lah. Dengan 1,5 juta saja artinya insya Allah kita tidak akan impor beras sampai tahun depan. Bahasa terangnya kita kalau dikatakan swasembada sudah kita capai sampai April, itu contohnya,” jelasnya.

Zulhas memaparkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari langkah pemerintah memangkas birokrasi dan mempercepat distribusi pupuk kepada petani. Pemerintah, lanjutnya, juga sedang gencar membangun sistem irigasi guna menunjang peningkatan hasil produksi di akhir tahun.

“Sekarang lagi gencar membangun irigasi, Irigasi juga aturannya berbelit-belit. Harus bupati kalau 1.000 hektare, 3.000 hektare harus gubernur, ini kita pangkas. Boleh semua PU pekerjakan. Ya insya Allah kami yakini nanti di akhir tahun kita akan meningkat lagi produksi. Itu contoh pelayanan yang baik,” jelasnya.

Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat beras impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/10/2023). [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/Spt]
Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat beras impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/10/2023). Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan Bulog, Epi Sulandari, turut mengonfirmasi bahwa pihaknya menargetkan penyerapan gabah sebesar 2,4 juta ton tahun ini, yang terdiri dari 1,2 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) dan 1,41 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Dari total tersebut, Bulog memperkirakan akan menghasilkan 1,5 juta ton beras. Sekitar 80 persen dari target penyerapan itu dilakukan pada bulan Maret–April 2025. [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/Spt]

Zulhas menambahkan bahwa perbaikan sistem layanan publik dalam sektor pangan akan terus digenjot demi mempertahankan kestabilan produksi beras nasional. Ia optimistis, dengan langkah-langkah tersebut, Indonesia tak perlu mengandalkan pasokan luar negeri.

Sementara itu, Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan Bulog, Epi Sulandari, turut mengonfirmasi bahwa pihaknya menargetkan penyerapan gabah sebesar 2,4 juta ton tahun ini, yang terdiri dari 1,2 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) dan 1,41 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

baca juga

Dari total tersebut, Bulog memperkirakan akan menghasilkan 1,5 juta ton beras. Sekitar 80 persen dari target penyerapan itu dilakukan pada bulan Maret–April 2025.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu, penyerapan beras lokal hanya mencapai 618.849 ton atau setara 48,85 persen dari total realisasi tahun 2024.

"Kami selalu berkoordinasi dengan Bapanas maupun Kementerian Pertanian jika ada harga gabah di bawah HPP. Jika demikian, kami akan secara cepat memerintahkan kantor wilayah cabang untuk melakukan penyerapan," tutur Epi.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan sinergi antar-lembaga, Zulhas optimistis tahun ini Indonesia benar-benar bisa mengandalkan kekuatan pangan dalam negeri—tanpa perlu bergantung pada beras impor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Zulhas Umumkan Struktur Pengurus DPP PAN 2024-2029, Ini Nama-namanya

Resmi! Zulhas Umumkan Struktur Pengurus DPP PAN 2024-2029, Ini Nama-namanya

News | Minggu, 20 April 2025 | 19:11 WIB

Klaim Jadi Ketum Paling Nekat, Zulhas Pasang Target Tinggi PAN Masuk 4 Besar Pileg 2029

Klaim Jadi Ketum Paling Nekat, Zulhas Pasang Target Tinggi PAN Masuk 4 Besar Pileg 2029

News | Minggu, 20 April 2025 | 18:26 WIB

Zulhas Tegaskan PAN Dukung Prabowo Capres 2029: Kalau Cawapres Kita Bicarakan Lagi

Zulhas Tegaskan PAN Dukung Prabowo Capres 2029: Kalau Cawapres Kita Bicarakan Lagi

News | Minggu, 20 April 2025 | 16:34 WIB

Zulhas: Distribusi Pupuk hingga LPG Bisa Lewat Koperasi Desa Merah Putih

Zulhas: Distribusi Pupuk hingga LPG Bisa Lewat Koperasi Desa Merah Putih

News | Minggu, 20 April 2025 | 16:15 WIB

Mentan Amran: Wapres Gibran Dukung Penuh Pemberantasan Mafia Beras, Teguran Terjadi di Masa Lalu

Mentan Amran: Wapres Gibran Dukung Penuh Pemberantasan Mafia Beras, Teguran Terjadi di Masa Lalu

News | Minggu, 20 April 2025 | 14:31 WIB

Akui Partainya Banyak Kekurangan, Zulhas Ungkit Pesan Prabowo di Acara Halal Bihalal PAN: Apaan Tuh?

Akui Partainya Banyak Kekurangan, Zulhas Ungkit Pesan Prabowo di Acara Halal Bihalal PAN: Apaan Tuh?

News | Minggu, 20 April 2025 | 13:20 WIB

Sikat Mafia Beras, Menteri Pertanian Cerita Dulu Sempat Ditegur Wapres: Ada Pemimpin Besar di Sana

Sikat Mafia Beras, Menteri Pertanian Cerita Dulu Sempat Ditegur Wapres: Ada Pemimpin Besar di Sana

News | Jum'at, 18 April 2025 | 19:10 WIB

Terkini

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

×