Paus Fransiskus Wafat: 4 Fakta Kondisi Kesehatan dan Warisan Terakhirnya

Tasmalinda

Selasa, 22 April 2025 | 00:09 WIB
Paus Fransiskus Wafat: 4 Fakta Kondisi Kesehatan dan Warisan Terakhirnya
fakta-fakta Paus Fransiskus wafat

1. Sempat Dirawat Intensif

Paus Fransiskus sebenarnya telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Gemelli, Roma, sejak 14 Februari 2025, setelah mengalami gejala bronkitis.

Meski sempat menunjukkan respons positif terhadap pengobatan awal, kondisi kesehatannya perlahan-lahan mulai memburuk. Hanya empat hari setelah dirawat, tepatnya pada 18 Februari lalu, tim medis menyatakan bahwa Paus sakit pneumonia.

Penyakit infeksi serius yang menyerang kedua paru-parunya.

Sejak saat itu, kesehatannya mengalami pasang surut, namun semangatnya untuk terus menjalankan tugas-tugas gereja tetap ditunaikan.

Paus tetap memancarkan keteguhan hati menginspirasi jutaan umat di seluruh dunia.

2. Pesan Paskah Terakhir Bicara Soal Gaza

Dalam pesan Paskah 2025 yang dibacakan oleh ajudannya karena kondisi kesehatan yang memburuk, Paus Fransiskus kembali menunjukkan kepedulian mendalam terhadap krisis kemanusiaan di Timur Tengah—khususnya di Gaza.

Paus menekankan urgensi perdamaian dan menyerukan gencatan senjata segera agar darah tak lagi tumpah dan derita rakyat bisa dihentikan.

baca juga

Ia menggambarkan situasi di Gaza sebagai sesuatu nan menyedihkan, mencerminkan betapa besar penderitaan yang harus ditanggung oleh masyarakat sipil, terutama anak-anak dan keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

Tidak hanya berhenti di situ, Paus juga menyerukan agar para sandera yang ditahan oleh Hamas segera dibebaskan sebagai langkah menuju rekonsiliasi dan kemanusiaan.

Dalam pesan yang menyentuh banyak hati itu, ia pun tidak lupa menyoroti gelombang kebencian yang muncul di tempat lain mengutuk meningkatnya kasus antisemitisme yang merebak di berbagai belahan dunia sebagai ancaman nyata terhadap persatuan dan martabat manusia.

Paus Fransiskus, hingga akhir hayatnya, tetap menjadi suara yang lantang menyerukan kasih, keadilan, dan perdamaian universal, menjadikan pesan Paskah 2025 sebagai salah satu warisan moral dan spiritual yang paling menggugah dalam masa kepemimpinannya.


 

3. Warisan Kesetiaan pada Injil

Kardinal Kevin Farrell menekankan betapa besar warisan spiritual yang ditinggalkan Paus Fransiskus bagi Gereja dan dunia.

Ia mengenangnya sebagai pemimpin yang tidak hanya mengemban gelar tertinggi dalam Gereja Katolik, tetapi juga benar-benar menjalani hidup dalam kesetiaan penuh terhadap nilai-nilai Injil.

“Ia mengajarkan kita untuk hidup dalam nilai-nilai Injil dengan kesetiaan, keberanian, dan kasih universal, terutama bagi mereka yang termiskin dan paling terpinggirkan,” ujar Farrell dalam pernyataan resminya.

Ucapan tersebut merangkum sosok Paus Fransiskus sebagai pemimpin moral yang tidak pernah ragu untuk berpihak pada kaum lemah dan tertindas, bahkan ketika pilihannya mengundang kritik atau kontroversi.

Selama masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus secara konsisten menyerukan kasih yang tak bersyarat, pengampunan yang tulus, dan solidaritas yang melampaui batas negara, budaya, bahkan keyakinan.

Ia menjadi jembatan yang menghubungkan perbedaan, dan tokoh kunci dalam upaya menciptakan dunia yang lebih damai dan inklusif.

Dalam banyak kunjungan pastoral dan pidatonya, ia tidak hanya berbicara, tetapi hadir secara nyata di tengah-tengah penderitaan—baik di kamp pengungsi, daerah konflik, maupun komunitas minoritas yang terpinggirkan.

Ia juga aktif mendorong dialog antaragama, menjalin hubungan dengan pemimpin Muslim, Yahudi, Buddha, dan pemeluk agama lain demi membangun jembatan kemanusiaan yang kokoh.

Warisannya bukan hanya dalam bentuk dokumen-dokumen keagamaan atau kebijakan Gereja, melainkan dalam tindakan nyata yang menggugah dunia akan pentingnya belas kasih, keberanian moral, dan kemanusiaan yang menyatukan, bukan memecah.

Paus Fransiskus mungkin telah berpulang, tetapi teladan hidupnya akan terus menjadi cahaya bagi jutaan umat dan pemimpin masa depan Gereja.

Fakta-fakta Paus Fransiskus wafat pada Senin 21 April 2025
Fakta-fakta Paus Fransiskus wafat pada Senin 21 April 2025

4. Paus Fransiskus di Paskah 2025

Penampilan terakhir Paus Fransiskus di hadapan umat menjadi momen yang sangat emosional dan penuh makna.

Itu terjadi pada Minggu, 20 April 2025, bertepatan dengan perayaan Hari Raya Paskah di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

Meski dalam kondisi tubuh yang sangat lemah dan hanya bisa duduk di kursi roda, Paus tetap memilih untuk hadir secara langsung menyapa umatnya, sebuah keputusan yang mencerminkan dedikasi dan cinta kasihnya yang tak pernah surut terhadap Gereja dan umat Katolik di seluruh dunia.

Dari balkon Basilika Santo Petrus, tempat ia biasanya menyampaikan berkat agung Urbi et Orbi, Paus asal Argentina itu menyapa dengan suara lirih, namun penuh ketulusan, "Selamat Paskah."

Hanya dua kata sederhana, namun resonansinya begitu dalam, seolah mengandung seluruh semangat pelayanan dan keteguhan imannya hingga detik terakhir.

Karena kondisi kesehatannya yang semakin memburuk, tradisi penyampaian berkat Urbi et Orbi yang biasanya menjadi puncak perayaan Paskah, kali ini dipercayakan kepada seorang ajudan.

Namun, meski hanya hadir sebentar dan tidak menyampaikan pesan panjang, kehadiran singkat Paus Fransiskus dari kursi rodanya justru meninggalkan kesan mendalam bagi puluhan ribu umat yang hadir secara langsung, maupun jutaan lainnya yang menyaksikan melalui siaran televisi dan media daring.

Banyak yang meneteskan air mata melihat sosok pemimpin mereka tetap berjuang meski tubuhnya tak lagi sekuat dahulu.

Momen itu menjadi tanda kasih seorang pemimpin rohani yang tetap memilih hadir bersama umatnya hingga akhir.

Hari itu, Lapangan Santo Petrus bukan sekadar menjadi tempat perayaan, melainkan saksi bisu ketulusan dan kerendahan hati seorang Paus yang telah mendedikasikan hidupnya demi cinta, perdamaian, dan pelayanan sejati. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Paus Fransiskus Diusir Eks Pelatih Lionel Messi dari Ruang Ganti Pemain

Cerita Paus Fransiskus Diusir Eks Pelatih Lionel Messi dari Ruang Ganti Pemain

Bola | Senin, 21 April 2025 | 20:55 WIB

Prabowo Sampaikan Duka Mendalam, Ingat Pesan Kesederhanaan Paus Fransiskus

Prabowo Sampaikan Duka Mendalam, Ingat Pesan Kesederhanaan Paus Fransiskus

News | Senin, 21 April 2025 | 20:48 WIB

Siapa Penerus Paus Fransiskus? Ini 4 Kandidat Kuat yang Diprediksi Bakal Jadi Paus Berikutnya

Siapa Penerus Paus Fransiskus? Ini 4 Kandidat Kuat yang Diprediksi Bakal Jadi Paus Berikutnya

News | Senin, 21 April 2025 | 19:55 WIB

Gereja Katedral Jakarta Gelar Misa untuk Paus Fransiskus yang Telah Wafat

Gereja Katedral Jakarta Gelar Misa untuk Paus Fransiskus yang Telah Wafat

Foto | Senin, 21 April 2025 | 20:30 WIB

Pemimpin Tertinggi Umat Katolik Meninggal Dunia, Apa Penyakit yang Diderita Paus Fransiskus?

Pemimpin Tertinggi Umat Katolik Meninggal Dunia, Apa Penyakit yang Diderita Paus Fransiskus?

Your Say | Senin, 21 April 2025 | 19:55 WIB

3 Kata Ajaib Paus Fransiskus untuk Diego Maradona

3 Kata Ajaib Paus Fransiskus untuk Diego Maradona

Bola | Senin, 21 April 2025 | 19:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Berduka Paus Fransiskus Wafat: Persahabatan Tak Pernah Kita Lupakan

Menag Nasaruddin Umar Berduka Paus Fransiskus Wafat: Persahabatan Tak Pernah Kita Lupakan

Entertainment | Senin, 21 April 2025 | 19:50 WIB

Terkini

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:29 WIB

Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:20 WIB

Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online

Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08 WIB

Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya

Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?

5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:05 WIB

Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa

Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:59 WIB

Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan

Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:59 WIB

Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat

Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:55 WIB

×