Indonesia Bisa Kaya Raya! Inilah Peran Emak-Emak Matic Dalam Dongkrak PDB Hingga Triliunan Rupiah

Muhammad Yunus | Suara.com

Rabu, 23 April 2025 | 15:59 WIB
Indonesia Bisa Kaya Raya! Inilah Peran Emak-Emak Matic Dalam Dongkrak PDB Hingga Triliunan Rupiah
Sejumlah emak-emak di kota Makassar, Sulawesi Selatan dilatih untuk memasarkan produknya melalui platform digital agar menembus pasar internasional [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]

Suara.com - Dulu hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, kini para emak-emak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM di kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Mulai percaya diri menjajakan produk mereka hingga ke pasar internasional.

Lewat pelatihan digital yang diadakan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, berkolaboasi dengan TikTok Shop by Tokopedia.

Yang merupakan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, ratusan "emak-emak matic (melek teknologi)" nyatanya tak lagi gagap.

Mereka terlihat lincah memanfaatkan media sosial, e-commerce, hingga fitur ekspor marketplace untuk memperluas jangkauan dagangannya.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mengatakan, Emak-emak Matic merupakan komunitas perempuan yang terhubung dan aktif dalam ekonomi digital.

Para emak-emak dilatih untuk terampil pada platform digital khususnya sebagai afiliator dan content creator.

Kata Teuku, program ini dirancang untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo yaitu mengembangkan industri kreatif dan mendorong kemandirian bangsa.

Melalui ekonomi digital sebagai prioritas utama yang akan berdampak langsung terhadap peningkatan nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.

"Dari 15 provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia yang masuk RPJMN, Sulawesi Selatan salah satunya," kata Teuku di Makassar, Rabu, 23 April 2025.

Menurut Teuku, dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2025-2045, sektor ekonomi kreatif diharapkan dapat berkontribusi 8,37 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional di tahun 2029.

Dari angka itu diharapkan terjadi penyerapan tenaga kerja sebesar 27,49 juta di tahun 2025.

"Emak-emak matic akan menciptakan peluang kerja baru berbasis rumah untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat," ucapnya.

Berdasarkan hasil studi dari McKinsey Global, jika Indonesia bisa menaikan partisipasi angkatan kerja perempuan sebesar 3 persen. Maka PDB Indonesia bisa naik sebesar USD135 miliar di tahun 2025.

Sementara, pada tahun 2024 lalu, industri ekonomi digital Indonesia mencapai 90 Miliar dollar AS atau kira-kira setara Rp 1,420 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Scroll TikTok Doang Bisa Dapat Saldo DANA Gratis Jutaan? Begini Caranya!

Modal Scroll TikTok Doang Bisa Dapat Saldo DANA Gratis Jutaan? Begini Caranya!

Tekno | Rabu, 23 April 2025 | 09:35 WIB

Berapa Biaya Kuliah di Teknik Geodesi UGM? Pendidikan Dilan Janiyar Ternyata Gak Kaleng-Kaleng

Berapa Biaya Kuliah di Teknik Geodesi UGM? Pendidikan Dilan Janiyar Ternyata Gak Kaleng-Kaleng

Lifestyle | Rabu, 23 April 2025 | 08:23 WIB

Teknik Geodesi UGM Belajar Apa? Pendidikan Mentereng Dilan Janiyar Bikin Takjub: Otaknya Tokcer

Teknik Geodesi UGM Belajar Apa? Pendidikan Mentereng Dilan Janiyar Bikin Takjub: Otaknya Tokcer

Lifestyle | Rabu, 23 April 2025 | 07:24 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB