Menteri Trenggono Terpilih Jadi Ketua PAN Jateng, Tetapi Tidak Hadir Saat Muswil

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 12 Mei 2025 | 13:54 WIB
Menteri Trenggono Terpilih Jadi Ketua PAN Jateng, Tetapi Tidak Hadir Saat Muswil
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Jawa Tengah resmi dipimpin Sakti Wahyu Trenggono.

Penetapan tersebut disahkan dalam Musyawaran Wilayah DPW PAN Jateng yang berlangsung di Hotel Sahid Jaya, Solo pada Minggu 11 Mei 2025.

Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut dipilih secara aklamasi tanpa hadir dalam musyawarah tersebut.

"Alhamdulillah, sudah diputuskaan tadi Bapak Sakti Wahyu Trenggono itu menjadi Ketua DPW (PAN Jateng)," ujar Ketua Badan Sosial DPP PAN, Bakri kepada awak media, Minggu 11 Mei 2025.

Dalam proses pemilihannya, Trenggono dipilih seluruh kader yang menghadiri muswil baik dilakukan secara daring maupun yang hadir langsung dalam agenda partai tersebut.

"Sudah aklamasi, musyawarah mufakat. Tadi semua pada angkat tangan semua, pada setuju," kata Bakri.

Bakri mengemukakan bahwa nantinya Trenggono akan menyusukan Kepengurusan DPW PAN Jateng yang akan dibantu oleh anggota formatur lainnya.

"Didampingi oleh saya sendiri dan teman-teman kita dari DPW," katanya.

Menurut Bakri, Trenggono bukan sosok baru di dalam struktur organisasi PAN.

Trenggono disebut Bakri, pernah menjabat sebagai bendahara partai berlambang matahari tersebut pada 2003.

Bahkan saat ini, Trenggono memegang jabatan Wakil Ketua Umum PAN mendampingi Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

"Beliau itu bukan lagi orang asing di PAN, udah lama," ucap Bakri.

Untuk diketahui, Sakti Wahyu Trenggono pernah menjabat menteri di era Presiden ketujuh Joko Widodo.

Saat ini, ia juga menjabat sebagai menteri pada masa Pemerintahan Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Sakti Wahyu Trenggono menjadi Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Prabowo di Kabinet Presiden Jokowi.

Profil Saktu Wahyu Trenggono

Pria kelahiran Semarang 3 November 1962 ini merupakan Alumnus Program Profesi Insinyur, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2020.

Trenggono menamatkan gelar kesarjanaannya dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1986.

Ia kemudian mulai meniti karirnya sebagai Management Trainee pada tahun 1988. Selama 6 bulan, Trenggono mendapatkan pelatihan mengenai dunia bisnis.

Trenggono juga turut aktif berjaringan dengan lembaga konsultan dunia yakni, Boston Consulting Group (BSG).

Setelah 11 tahun berkarier di Astra, Trenggono akhirnya memutuskan terjun ke dunia usaha koperasi.

Kala itu, Trenggono mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan Induk Koperasi Unit Desa (INKUD).

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. (Suara.com/Novian)
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. (Suara.com/Novian)

Pada tahun 1998 Trenggono menjajal bisnis baru pada bidang kayu. Namun bisnisnya terganggu dikarenakan Indonesia sedang krisis ekonomi.

Trenggono kemudian mendirikan PT Solusindo Kreasi Pratama dan PT Tower Bersama Infrastruktur.

Ia kemudian dikenal sebagai pengusaha besar bidang telekomunikasi dan dikenal publik sebagai 'Raja Menara'.

Tak perlu waktu lama bagi Trenggono yang kemudian dipercaya menjadi Direktur Utama PT Solusindo Kreasi Pratama.

Saat menjabat sebagai direktur utama, ia meraih kesuksesan dengan berdirinya 14.000 tower telekomunikasi.

Trenggono juga berhasil melanjutkan studinya di Manajemen ITB dan lulus pada tahun 2006.

Selain berkuliah, Trenggono juga turut mendapatkan kepercayaan dengan menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengembangan Infrastruktur Menara Komunikasi pada tahun 2005-2016.

Trenggono memberikan kontribusinya dengan mendirikan Asosiasi Penyedia Menara Telekomunikasi Indonesia (ASPMITEL).

Ia semakin berkiprah baik hingga membuatnya dikenal publik sebagai orang pertama yang bermain cloud melalui Indonesia Cloud.

Pada tahun 2009, Trenggono terjun ke dunia politik hingga akhirnya bergabung dengan PAN.

Kemudian pada tahun 2019, Trenggono mendapat kepercayaan sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Prabowo Subianto.

Pada tahun yang sama, Trenggono digeser posisinya dari Wamenhan menjadi Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Hingga kini Trenggono masih mendapat kepercayaan Presiden Prabowo Subianto menduduki jabatan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislator Golkar Tak Puas Paparan Menteri Trenggono Soal Kasus Pagar Laut: Masih Terkesan Menutup-nutupi

Legislator Golkar Tak Puas Paparan Menteri Trenggono Soal Kasus Pagar Laut: Masih Terkesan Menutup-nutupi

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 19:29 WIB

Merasa Sedang Dibohongi, Legislator PDIP Usul Kepala Desa Kohod Dijadikan Justice Collaborator Kasus Pagar Laut

Merasa Sedang Dibohongi, Legislator PDIP Usul Kepala Desa Kohod Dijadikan Justice Collaborator Kasus Pagar Laut

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 16:04 WIB

Menteri Trenggono Dicecar di DPR Gegara Kedes Pelaku Pagar Laut Didenda Rp48 M: Duitnya dari Mana Nih?

Menteri Trenggono Dicecar di DPR Gegara Kedes Pelaku Pagar Laut Didenda Rp48 M: Duitnya dari Mana Nih?

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 14:46 WIB

Terkini

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB