Ayah-Ibu dan Kakak Lolos dari Maut, Balita di Cianjur Korban Tembok Roboh Akhirnya Tewas

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 13 Mei 2025 | 16:03 WIB
Ayah-Ibu dan Kakak Lolos dari Maut, Balita di Cianjur Korban Tembok Roboh Akhirnya Tewas
ILUSTRASI. Ayah-Ibu dan Kakak Lolos dari Maut, Balita di Cianjur Korban Tembok Roboh Akhirnya Tewas. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Suara.com - Peristiwa tragis menimpa seorang balita di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Balita itu akhirnya dinyatakan tewas setelah sempat ikut menjadi korban saat tembok di rumahnya, Kecamatan Cipanas ambruk. Balita korban tembok roboh itu sempat menjalani perawatan medis di RSUD Cimacan namun, nyawanya akhirnya tak tertolong.  

Soal kabar meninggalnya balita yang menjadi korban tembok ambruk itu diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmanawijaya.

Saat dikonfirmasi oleh awak media di Cianjur pada Selasa (13/5/2025), Asep Kusmanawijaya mengatakan, korban meninggal dunia setelah satu hari menjalani perawatan di rumah sakit dengan kondisi kritis akibat tertimpa tembok rumah yang jebol dihantam material TPT.

Petugas gabungan Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, mulai membersihkan material tembok penahan tanah yang menimpa rumah warga di Kampung Balakang, Desa Sindanglaya, Selasa, (13/5/2025). (ANTARA/Ahmad Fikri)
ILUSTRASI--Petugas gabungan Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, mulai membersihkan material tembok penahan tanah yang menimpa rumah warga di Kampung Balakang, Desa Sindanglaya, Selasa, (13/5/2025). (ANTARA/Ahmad Fikri)

"Korban (balita) meninggal dunia Selasa pagi setelah mendapat pertolongan medis di RSUD Cimacan, korban dievakuasi petugas dari reruntuhan tembok rumah yang ambruk setelah dihantam material TPT yang ambruk," beber Asep Kusmanawijaya sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa. 

Ayah-Ibunya Lolos dari Maut

Nasib balita itu rupanya tidak seberuntung dari anggota keluarga lainnya. Pasalnya, Ayah, ibu hingga kakak kandung dari korban masih bisa lolos dari maut akibat insiden. Keempat korban itu pun diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Disebutkan jika keempat korban itu hanya mengalami luka ringan akibat tertimpa material tembok rumah yang ambruk.

Kondisi keempat anggota keluarga lainnya sudah membaik, sehingga diperbolehkan pulang, sedangkan jasad korban sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum di Kampung Balakang, Desa Sindanglaya.

Petugas mengevakuasi korban dari rumah yang lantai duanya ambruk di Jalan Tambaksari Selatan IV, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/8/2021). ANTARA FOTO/Didik Suhartono
ILUSTRASI--Petugas mengevakuasi korban dari rumah yang lantai duanya ambruk di Jalan Tambaksari Selatan IV, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/8/2021). ANTARA FOTO/Didik Suhartono

"Saat ini petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, Damkar, PMI Cianjur dan relawan mulai membersihkan rumah warga terdampak dari material TPT dan lumpur yang disisakan banjir karena aliran sungai terhambat," kata Asep Kusmanawijaya. 

Satu Keluarga Tertimpa Tembok Roboh

Sebelumnya diberitakan, satu keluarga di Cianjur, Jabar yang terdiri dari lima jiwa bernasib apes. Kelima korban tertimpa dalam rumah yang rusak berat akibat tertimpa tembok penahan tanah ambruk di Kampung Balakang, Desa Sindanglaya pada Senin (12/5/2025) lalu.

Imbas dari kejadian itu, kelima korban baru mendapatkan pertolongan setelah Petugas gabungan Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur terjun ke lokasi untuk mengevakuasi satu keluarga tersebut.

Banyak bangunan hingga rumah ambruk setelah Cianjur diguncang Gempa berkekuatan magnitudo 5,6, pada Senin (21/11/2022) siang. (tangkap layar/ist)
ILUSTRASI. Banyak bangunan hingga rumah ambruk setelah Cianjur, Jawa Barat diguncang Gempa berkekuatan magnitudo 5,6, pada Senin (21/11/2022) siang. (tangkap layar/ist)

Kepala Desa Sindanglaya Nyanyang Kurnia Sanusi mengungkapkan detik-detik rumah warga yang roboh terjadi saat air sungai di dekat permukimam warga meluap. 

Kades Kurnia Sanusi menyebut jika tembok penahan tanah setinggi tiga meter yang terletak berseberangan dengan perkampungan, ambruk setelah hujan turun deras membuat aliran sungai terhambat membanjiri rumah warga.

"Arus sungai yang deras terhambat material tembok yang ambruk sehingga mengenangi perkampungan dan sebagian dari material tembok menghantam dinding rumah salah seorang warga hingga ambruk," beber Kades Kurnia Sanusi. 

Akibatnya tutur dia, satu rumah rusak berat dan dua rumah lainnya terendam banjir, sehingga pihaknya mengevakuasi satu keluarga terdiri dari tiga orang dewasa dan dua orang anak-anak yang mengalami luka akibat tertimpa tembok rumah yang ambruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Lagi Kasus Siswa Keracunan Gegara MBG, Pesan DPR ke BGN: Ini Alarm Keras!

Muncul Lagi Kasus Siswa Keracunan Gegara MBG, Pesan DPR ke BGN: Ini Alarm Keras!

News | Rabu, 23 April 2025 | 16:03 WIB

Penyebab Para Siswa Keracunan Masih Didalami, BGN Tambah 1 SOP Baru Imbas Kasus MBG di Cianjur

Penyebab Para Siswa Keracunan Masih Didalami, BGN Tambah 1 SOP Baru Imbas Kasus MBG di Cianjur

News | Rabu, 23 April 2025 | 14:25 WIB

Puluhan Siswa di Cianjur Keracunan MBG, Istri Aher Sentil BGN: Bantuan Ini Jangan Malah jadi Musibah

Puluhan Siswa di Cianjur Keracunan MBG, Istri Aher Sentil BGN: Bantuan Ini Jangan Malah jadi Musibah

News | Rabu, 23 April 2025 | 12:36 WIB

Hanyut saat Dievakuasi, Mayat Balita Korban Banjir di Tebet Ditemukan Subuh saat Listrik Menyala

Hanyut saat Dievakuasi, Mayat Balita Korban Banjir di Tebet Ditemukan Subuh saat Listrik Menyala

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 07:35 WIB

Terkini

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB