JK: Ekonomi Islam Tidak Boleh Monopoli dan Spekulatif

Muhammad Yunus

Jum'at, 16 Mei 2025 | 10:34 WIB
JK: Ekonomi Islam Tidak Boleh Monopoli dan Spekulatif
JK saat memberikan sambutan dalam pembukaan Muktamar ke-5 Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Kamis malam (15/5/2025) [Suara.com/Tim Media JK]

Suara.com - Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menegaskan bahwa ekonomi Islam tidak boleh terjebak dalam praktik monopoli maupun spekulasi.

Menurutnya, ekonomi Islam adalah sistem yang relevan dengan perkembangan zaman dan memiliki prinsip-prinsip yang universal.

Sehingga tidak perlu dibatasi oleh pandangan masa lalu.

Hal itu disampaikan JK saat memberikan sambutan dalam pembukaan Muktamar ke-5 Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI).

Yang digelar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Kamis malam (15/5/2025).

Dalam pidatonya, JK menekankan bahwa prinsip ekonomi Islam harus dipahami secara substansial dan aplikatif, bukan hanya secara historis.

“Ekonomi Islam itu sesuai zamannya. Jadi jangan kita merasa ekonomi Islam harus kembali pada abad ke-6 sampai abad ke-13. Islam itu berkembang mengikuti waktu, dan prinsipnya tetap sama, yaitu keadilan, keterbukaan, serta kesejahteraan,” ujar JK di hadapan para ahli dan praktisi ekonomi Islam dari seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Masjid Indonesia ini menjelaskan bahwa esensi ekonomi Islam tidak lepas dari nilai-nilai kemaslahatan umat.

Prinsip utama yang dipegang adalah menciptakan keadilan, menghindari praktik curang, dan menjamin kesejahteraan masyarakat.

baca juga

“Dari esensi itu muncullah perilaku ekonomi Islam, yaitu tidak boleh monopoli, tidak boleh spekulatif, harus jujur, terbuka dan bersaing secara sehat. Jadi tidak boleh menipu. Ini yang membedakan ekonomi Islam dari sistem ekonomi lain,” jelasnya.

JK juga menekankan bahwa penerapan ekonomi Islam tidak perlu dipersulit, tetapi juga tidak boleh disederhanakan secara berlebihan.

Menurutnya, yang terpenting adalah pelaksanaan nilai-nilai dasar yang tidak bertentangan dengan prinsip keadilan dan kemanusiaan.

“Ekonomi Islam itu sebenarnya mudah. Tapi jangan dimudah-mudahkan. Dan kalau dianggap berat, jangan diberat-beratkan. Kita laksanakan saja hal-hal yang memang tidak dilarang,” ucap JK disambut tepuk tangan peserta muktamar.

Dalam pidatonya, JK juga menyinggung soal riba yang kerap menjadi perdebatan di tengah umat Islam.

Menurutnya, yang perlu diperhatikan adalah esensi dari riba itu sendiri, yakni adanya unsur ketidakadilan dalam transaksi pinjam meminjam yang membebani pihak peminjam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenag Karanganyar Borong Juara dalam Ajang Penyuluh Agama Islam Award Jateng 2025

Kemenag Karanganyar Borong Juara dalam Ajang Penyuluh Agama Islam Award Jateng 2025

Your Say | Kamis, 15 Mei 2025 | 19:25 WIB

IPA Convex 2025 Tegaskan Industri Migas Dukung Ketahanan Energi dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

IPA Convex 2025 Tegaskan Industri Migas Dukung Ketahanan Energi dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 13:04 WIB

Mudah Ditiru! Resep Panjang Umur dan Sehat Ala Jusuf Kalla

Mudah Ditiru! Resep Panjang Umur dan Sehat Ala Jusuf Kalla

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 12:16 WIB

Terkini

IHSG Menguat ke Level 6.093 Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 28,52%

IHSG Menguat ke Level 6.093 Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 28,52%

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Review Hasut: Teror Paling Berbahaya Tumbuh dari Prasangka

Review Hasut: Teror Paling Berbahaya Tumbuh dari Prasangka

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Dana Pembelian Pesawat Amfibi Sulsel Ternyata Sudah Ada, Ini Alasan Belum Cair

Dana Pembelian Pesawat Amfibi Sulsel Ternyata Sudah Ada, Ini Alasan Belum Cair

Sulsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:09 WIB

5 Zodiak yang Kalau Cemburu Diam Tapi Sangat Berbahaya

5 Zodiak yang Kalau Cemburu Diam Tapi Sangat Berbahaya

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Kenapa Korban Sering Disalahkan? Stop Bungkam Orang yang Menceritakan Luka

Kenapa Korban Sering Disalahkan? Stop Bungkam Orang yang Menceritakan Luka

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Arsenal Legends Kalahkan Manchester United 3-2, Thierry Henry Puji Suporter Indonesia

Arsenal Legends Kalahkan Manchester United 3-2, Thierry Henry Puji Suporter Indonesia

Bola | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:58 WIB

Dari Jualan Pulsa Jadi Juragan Miliaran, Perjalanan Sukses AgenBRILink di Pelosok Riau

Dari Jualan Pulsa Jadi Juragan Miliaran, Perjalanan Sukses AgenBRILink di Pelosok Riau

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Legenda Manchester United Dwight Yorke Jatuh Cinta dengan Magis GBK

Legenda Manchester United Dwight Yorke Jatuh Cinta dengan Magis GBK

Bola | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Jeda Pikiran Lewat Journaling: Seni Menumpahkan Isi Kepala di Atas Kertas

Jeda Pikiran Lewat Journaling: Seni Menumpahkan Isi Kepala di Atas Kertas

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:30 WIB

×