Fakta Mengejutkan di Balik Penjarahan Sembako dari Truk Kecelakaan di Jalintim

Tasmalinda

Senin, 19 Mei 2025 | 22:34 WIB
Fakta Mengejutkan di Balik Penjarahan Sembako dari Truk Kecelakaan di Jalintim
Penjarahan sembako dari truk kecelakaan di Sumsel

Suara.com - Kejadian tak terpuji kembali terjadi di ruas jalan lintas timur (Jalintim) Palembang-Betung, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebuah truk bermuatan sembako seperti mi instan mengalami kecelakaan di kawasan Desa Suka Mulya, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

Sontak peristiwa ini menjadi sasaran aksi penjarahan oleh sejumlah warga dan pengendara yang melintas.

Truk yang mengangkut mi instan dalam jumlah besar kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan di tengah jalan utama tersebut.

Bukannya membantu atau melapor kepada pihak berwenang, sejumlah warga justru memanfaatkan situasi dengan menjarah isi truk yang tumpah ke jalan.

Puluhan bungkus mi instan dibawa kabur oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab tanpa sedikit pun rasa bersalah.

Menanggapi kejadian tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuasin langsung mengamankan.

Diketahui jika peristiwa ini terjadi pada Jumat, 16 Mei 2025.

Kasat Reskrim AKP Teguh Prasetyo mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat peristiwa terjadi.

baca juga

"Ya, kami mendapatkan informasi bahwa ada warga dan pengendara yang menjarah isi truk yang mengalami kecelakaan di Jalintim Palembang-Betung. Truk tersebut membawa mie instan dan barang-barangnya diambil tanpa izin. Kami sudah periksa sejumlah saksi dan terus melakukan penyelidikan," kata Teguh kepada awak media, Senin (19/5/2025).

AKP Teguh menegaskan bahwa tindakan mengambil barang dari kendaraan yang mengalami kecelakaan tanpa izin pemilik merupakan perbuatan melawan hukum.

Hingga kini, sopir maupun pemilik truk belum diketahui identitasnya dan belum melapor ke pihak kepolisian.

"Truk sudah diamankan di Pos Laka Betung, namun sopir maupun pemilik belum datang atau menghubungi kami. Kami menunggu itikad baik dari mereka. Tapi yang jelas, aksi warga mengambil barang bukan haknya itu tetap merupakan pelanggaran hukum," ujarnya menjelaskan.

Kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan musibah sebagai kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi.

Aksi penjarahan terhadap kendaraan kecelakaan tidak hanya merugikan pemilik barang, tetapi juga mencoreng nilai kemanusiaan dan hukum di tengah masyarakat.

Kini, pihak kepolisian terus mendalami kasus ini dan tidak menutup kemungkinan akan menindak pelaku jika bukti dan identitas mereka berhasil dikantongi.

Video ini pun kemudian viral di media sosial 

Salah satu akun yang membagikan yakni instagram @sumselkeras.

Netizen ramai mengomentari aksi penjarahan tersebut dengan nada kecewa dan prihatin.

Seorang netizen mengingatkan, “Ayo oi pikirke yang nyupir itu, kasian dia. Dia punya tanggung jawab sama keluarga dan tempat dia bekerja.

Alangkah sampai hatinya kalian malah jarah, itu barang yang dijarah juga bakal masuk perut kan. Astaghfirullah.”

Komentar lain dengan candaan ringan menyoroti viralnya mie instan yang dijarah, “Besar bibik itu, cuma indomie sedus bisa viral ya dia,” tulisnya disertai emoji tertawa.

Ada pula yang memberi komentar pedas, “Wong doson!!!” dan “7 keturunan makan makanan haram...”

Sebagian netizen menyesalkan perilaku warga, “Wah, bukannya mau nolong orang, malah nak maling. Bakal jadi cap buruk untuk daerah kita,” ujar salah satu pengguna.

Seorang pengguna lain menyindir kelakuan tersebut dengan mengatakan,

“Dikatain rakus malah marah.”

Tak ketinggalan, ada juga yang membandingkan sikap pejabat dan rakyat,

“Pejabat dan rakyat sama saja, jangan koar-koar korup dan negara nggak maju. Ya kan sama cuma beda belum ada kesempatan.”

Bagaimana menurut kalian, apa hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa kecelakaan yang kemudian menjadi korban penjarahan?

Apakah kurang pengamanan dari kepolisian?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Breaking News: Kerusuhan di Lapas Narkotika Muara Beliti, Narapidana Ambil Alih Gedung

Breaking News: Kerusuhan di Lapas Narkotika Muara Beliti, Narapidana Ambil Alih Gedung

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 13:01 WIB

Fakta Kasus Dokter RSMH Palembang: Dari Tendangan Brutal Hingga Dinonaktifkan

Fakta Kasus Dokter RSMH Palembang: Dari Tendangan Brutal Hingga Dinonaktifkan

News | Rabu, 23 April 2025 | 20:12 WIB

Jajal Drone Penebar Benih di Sumsel, Prabowo Kaget: Ternyata Sehari Bisa 25 Hektare

Jajal Drone Penebar Benih di Sumsel, Prabowo Kaget: Ternyata Sehari Bisa 25 Hektare

News | Rabu, 23 April 2025 | 14:45 WIB

Fakta Mengerikan Konsulen Diduga Tendang Testis Dokter Muda Unsri Sampai IGD

Fakta Mengerikan Konsulen Diduga Tendang Testis Dokter Muda Unsri Sampai IGD

News | Rabu, 23 April 2025 | 13:08 WIB

Terbang ke Sumsel, Prabowo Mau Luncurkan Gerina hingga Tanam Raya di Banyuasin

Terbang ke Sumsel, Prabowo Mau Luncurkan Gerina hingga Tanam Raya di Banyuasin

News | Rabu, 23 April 2025 | 11:02 WIB

Ngaku Titisan Eyang Putri, Dukun Setubuhi Mahasiswi 7 Bulan Hingga Hamil

Ngaku Titisan Eyang Putri, Dukun Setubuhi Mahasiswi 7 Bulan Hingga Hamil

News | Sabtu, 19 April 2025 | 16:54 WIB

Mitra Makan Bergizi Gratis di Palembang Ungkap Fakta Berbeda Soal Pembayaran

Mitra Makan Bergizi Gratis di Palembang Ungkap Fakta Berbeda Soal Pembayaran

News | Sabtu, 19 April 2025 | 16:10 WIB

Terkini

Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah

Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional

Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026

Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×