4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan

Andi Ahmad S, Novian Ardiansyah

Minggu, 11 Januari 2026 | 23:21 WIB
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
Presiden Prabowo Subianto dan para menterinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat [nstagram @sekretariat.kabinet]
baca 10 detik
  • Penguatan Industri Strategis Presiden Prabowo menginstruksikan revitalisasi rantai pasok industri tekstil serta pengembangan teknologi semikonduktor guna membangun kemandirian industri chip masa depan Indonesia untuk sektor otomotif dan elektronik nasional.

  • Percepatan Hilirisasi dan Investasi Pemerintah fokus pada rencana groundbreaking enam proyek hilirisasi baru senilai 6 miliar USD serta persiapan peresmian infrastruktur energi RDMP Balikpapan untuk memperkuat kedaulatan ekonomi.

  • Rapat Koordinasi di Hambalang Melalui rapat terbatas bersama jajaran menteri teknis, Presiden memastikan keberlanjutan proyek infrastruktur energi dan investasi teknologi tinggi sebagai langkah strategis pertumbuhan ekonomi nasional di awal 2026.

Suara.com - Ketika sebagian besar warga Jakarta dan sekitarnya menikmati waktu santai di hari Minggu, kesibukan justru terlihat di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Pada Minggu (11/1/2026), Kepala Negara memanggil sejumlah menteri kunci untuk menggelar rapat terbatas (Ratas) yang membahas isu-isu krusial menyangkut masa depan ekonomi dan teknologi Indonesia.

Kabar mengenai rapat strategis ini diungkapkan langsung oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, terlihat suasana diskusi yang serius namun hangat antara Presiden dengan para pembantunya.

Agenda yang dibahas pun tidak main-main, mulai dari penyelamatan industri tekstil hingga ambisi Indonesia menjadi pemain utama di sektor teknologi global.

Poin pertama yang menjadi sorotan Prabowo adalah nasib industri padat karya. Di tengah gempuran tantangan global, Presiden menginstruksikan penguatan sektor tekstil dan garmen yang selama ini menjadi tumpuan lapangan kerja ribuan anak muda.

"Salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/1/2026).

Namun, visi Prabowo melangkah lebih jauh ke depan. Menyadari bahwa era digital dikuasai oleh teknologi canggih, Presiden meminta adanya penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi pengembangan teknologi semikonduktor.

Ini adalah langkah strategis agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen.

"Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik," ujar Teddy.

baca juga

Agenda ketiga yang dibahas adalah kelanjutan program hilirisasi yang menjadi signature pemerintahan saat ini. Prabowo dan para menteri mematangkan rencana groundbreaking enam titik baru proyek hilirisasi dengan nilai investasi fantastis, yakni mencapai USD 6 miliar (sekitar Rp90 triliun). Proyek raksasa ini dijadwalkan akan dimulai pada awal Februari 2026.

Tak hanya itu, rapat juga membahas persiapan agenda esok hari. Presiden dijadwalkan akan meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan pada Senin, 12 Januari 2026. Peresmian ini diharapkan dapat mendongkrak ketahanan energi nasional.

Dalam pertemuan "Minggu Produktif" ini, hadir sejumlah figur penting dalam kabinet. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Hadir pula Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga menjabat sebagai CEO Danantara, Rosan Roeslani. Kehadiran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto juga menegaskan fokus rapat pada pengembangan riset dan teknologi semikonduktor. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut mendampingi jalannya rapat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pidato Presiden: Soroti Keberhasilan Pangan dan Sikap Elite Politik di Medsos

Pidato Presiden: Soroti Keberhasilan Pangan dan Sikap Elite Politik di Medsos

Video | Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:00 WIB

Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target

Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 16:02 WIB

Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif

Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:35 WIB

Prabowo Sapa Titiek Soeharto di Depan Para Pejabat, Buat Gemuruh Tepuk Tangan Panjang

Prabowo Sapa Titiek Soeharto di Depan Para Pejabat, Buat Gemuruh Tepuk Tangan Panjang

Video | Jum'at, 09 Januari 2026 | 18:24 WIB

Bahlil: Kewajiban E10 Paling Lambat Berlaku pada 2028

Bahlil: Kewajiban E10 Paling Lambat Berlaku pada 2028

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 14:56 WIB

Bauran EBT 2025 Naik Jadi 15,75 Persen, Kapasitas Tembus 15.630 MW

Bauran EBT 2025 Naik Jadi 15,75 Persen, Kapasitas Tembus 15.630 MW

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 14:03 WIB

Terkini

Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup

Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:36 WIB

Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan

Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:27 WIB

RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus

RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:27 WIB

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:17 WIB

Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum

Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:04 WIB

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:02 WIB

Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi

Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:58 WIB

Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik

Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:57 WIB

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:51 WIB

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:45 WIB

×