3 Fakta WNI Tertangkap Haji Ilegal, Nekat Lewati Gurun Pasir Hingga Meninggal Dunia

M Nurhadi

Senin, 02 Juni 2025 | 07:57 WIB
3 Fakta WNI Tertangkap Haji Ilegal, Nekat Lewati Gurun Pasir Hingga Meninggal Dunia
Arsip-Sebagai Ilustrasi-Petugas Perlindungan Jamaah dan Media Center Haji mengecek jalur pergerakan jamaah calon haji Indonesia dari tenda menuju jamarat di Mina, Makkah, Arab Saudi, Minggu (25/5/2025). (ANTARA)

Suara.com - Ibadah haji jadi salah satu yang belakangan ini tengah ramai dibahas. Di tengah kebahagiaan para jemaah haji, dikabarkan ada 3 WNI yang mencoba melaksanakan haji ilegal melalui gurun pasir. Hal ini menyebabkan satu diantaranya meninggal dunia.

Antusiasme masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji jelas tidak perlu diragukan. Hal ini dapat dilihat mulai dari kuota haji tahunan yang selalu terpenuhi, bahkan hingga kuota haji furoda yang ludes dalam waktu singkat.

Namun ternyata antusiasme ini juga diwujudkan dalam bentuk upaya-upaya ilegal yang berusaha dilakukan, seperti dengan menggunakan jalur tidak resmi, visa yang tidak sah, hingga cara-cara yang tidak masuk akal.

3 fakta WNI mau haji ilegal dan justru berujung celaka dapat Anda cermati di sini.

1. Terjadi pada 27 Mei 2025 Lalu

Penemuan WNI oleh aparat keamanan Arab Saudi ini terjadi pada tanggal 27 Mei 2025 lalu, tepatnya di wilayah Gurun Jumum, Makkah. Kondisi saat ditemukan adalah dehidrasi berat, dan satu dari tiga WNI tersebut dinyatakan meninggal dunia.

KJRI Jeddah telah mengkonfirmasi hal ini, sehingga informasi tersebut dinyatakan valid dan memang dilaporkan secara resmi oleh pemerintah Arab Saudi melalui petugas keamanan terkait. Ketiganya dilaporkan menumpang taksi gelap, dan tidak memiliki dokumen haji resmi.

Selain itu, visa yang dimiliki adalah visa ziarah multiple. Sopir taksi yang membawa mereka kemudian dilaporkan takut tertangkap oleh petugas patroli, dan menurunkan ketiganya di tengah gurun pasir yang memiliki suhu ekstrim.

2. Sebelumnya Pernah Tertangkap

baca juga

Salah satu korban yang meninggal dunia, yakni SM, ternyata pernah tertangkap razia oleh aparat keamanan Arab Saudi. Setelah ditangkap, ia bersama 10 WNI lain diusir ke Jeddah. Namun dengan kabar ini, terbukti bahwa dirinya tetap berupaya kembali ke Makkah melalui jalur yang tidak semestinya.

Razia dan penangkapan ini sebenarnya adalah sebuah prosedur yang resmi dan rutin dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi. Hal ini terus digalakkan karena selalu ada saja warga negara asing yang mencoba memasuki Makkah tidak dengan jalur resmi dengan berbagai tujuan, salah satunya adalah menunaikan ibadah haji.

3. Kronologi Jamaah Ilegal Masuk ke Makkah

Peristiwa berasal dari razia yang dilakukan oleh aparat keamanan Arab Saudi pada kelompok WNI yang ada di wilayah Makkah tanpa dokumen izin resmi haji. SM dan 10 WNI lain terjaring dan terpaksa kembali ke kota Jeddah karena keberadaannya di Makkah tidak sah.

SM, bersama 2 rekannya, memutuskan untuk kembali mencoba masuk ke wilayah Makkah. Mereka menggunakan visa ziarah multiple entry yang tidak berlaku untuk pelaksanaan ibadah haji, dengan menyewa jasa taksi ilegal. Mereka mencoba menerobos masuk lewat jalur gurun pasir yang dianggap minim pengawasan.

Di tengah perjalanan, sopir taksi yang ditumpangi mendadak memaksa ketiganya turun di tengah gurun karena beralasan takut tertangkap oleh patroli aparat keamanan. Ketiganya kemudian terdampar di tengah gurun pasir tanpa bekal yang memadai, dan kemudian mengalami dehidrasi berat sebelum ditemukan oleh tim pengamanan Arab Saudi.

SM yang telah meninggal dunia, bersama 2 WNI lain segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Setelah kondisinya membaik, keduanya kembali dipulangkan ke kota Jeddah.

Ibadah haji merupakan mimpi banyak umat muslim di dunia. Namun demikian, meskipun wajib dilaksanakan. Ibadah haji haji diwajibkan bagi kalangan yang mampu, tidak hanya tentang harta, melainkan juga fisik dan mental. Selain itu, melaksanakan ibadah dengan melanggar hukum tentu akan menghilangkan esensinya. Berhaji dengan visa non haji adalah perbuatan yang terlarang karena menimbulkan banyak mafsadah dan terjadinya perlu dicegah. Dalam kaidah fikih disebutkan bahwa menghindari berbagai mafsadah lebih didahulukan daripada meraih kemaslahatan.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Visa Furoda Tak Terbit, Ruben Onsu Jadi Berangkat Haji Apa Tidak?

Visa Furoda Tak Terbit, Ruben Onsu Jadi Berangkat Haji Apa Tidak?

Entertainment | Senin, 02 Juni 2025 | 07:46 WIB

Puncak Ibadah Haji Tinggal Menghitung Hari, Kok Ruben Onsu Belum Berangkat?

Puncak Ibadah Haji Tinggal Menghitung Hari, Kok Ruben Onsu Belum Berangkat?

Entertainment | Minggu, 01 Juni 2025 | 15:38 WIB

Sudah di Makkah, Ivan Gunawan Pamer Kartu Nusuk: Haji Tahun ini Memang Sedikit Berbeda

Sudah di Makkah, Ivan Gunawan Pamer Kartu Nusuk: Haji Tahun ini Memang Sedikit Berbeda

Entertainment | Minggu, 01 Juni 2025 | 15:10 WIB

Gagal Haji Tahun ini, Wendi Cagur dan Istri Dihibur Ivan Gunawan Hingga Habib Jafar

Gagal Haji Tahun ini, Wendi Cagur dan Istri Dihibur Ivan Gunawan Hingga Habib Jafar

Entertainment | Minggu, 01 Juni 2025 | 12:01 WIB

Tunaikan Umrah Wajib, Menteri Agama Ingatkan Jamaah Haji Jaga Citra Indonesia

Tunaikan Umrah Wajib, Menteri Agama Ingatkan Jamaah Haji Jaga Citra Indonesia

Video | Minggu, 01 Juni 2025 | 20:00 WIB

Diduga Terkendala Visa Furoda Hingga Terancam Batal Haji, Ivan Gunawan Ungkap Kondisinya di Madinah

Diduga Terkendala Visa Furoda Hingga Terancam Batal Haji, Ivan Gunawan Ungkap Kondisinya di Madinah

Entertainment | Minggu, 01 Juni 2025 | 10:09 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×