PPP Memanas, Dorongan Kandidat Eksternal Pimpin Partai Ditolak Sejumlah Kader

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 03 Juni 2025 | 10:22 WIB
PPP Memanas, Dorongan Kandidat Eksternal Pimpin Partai Ditolak Sejumlah Kader
ILUSTRASI--PPP Memanas, Dorongan Kandidat Eksternal Pimpin Partai Ditolak Sejumlah Kader. (ist)

Suara.com - Hubungan Ketua Majelis Pertimbangan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy alias Rommy, dengan Ketua DPC PPP di Jakarta nampaknya menjadi kian memanas. Diketahui sebelumnya, Rommy menilai, pengetahuan politik kader sekelas DPC PPP masih minim karena baru memimpin di tingkat cabang, usai menganggapnya telah menjual partai.

Merespons hal itu, Ketua DPC PPP Jakarta Barat Wahyudin, justru menyuruh Rommy untuk belajar politik lagi.

Sebab, Wahyudin menilai manuver Rommy untuk menjaring pihak ekternal sebagai pengurus PPP, sudah pernah dilakukan dan terbukti tidak berhasil membawa PPP ke parlemen.

"Rommy jangan sok pintar harus belajar politik lagi. Kan sudah di coba untuk hadirkan orang luar, tokoh besar, tokoh populer," kata Wahyudin kepada wartawan, Senin (2/6/2025).

Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M Romahurmuziy alias Rommy. [suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M Romahurmuziy alias Rommy. [suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Sindiran Wahyudin ini tertuju pada Sandiaga Uno yang didapuk sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu Nasional PPP di tahun 2024.

"Kami hadirkan tokoh sekaligus tauke Sandiaga Uno, kita jadikan calon presiden hingga wakil presiden, bahkan ketua Bappilu, hasilnya tidak mengangkat elektoral, justru ikut andil membuat PPP tidak lolos Parlementary Threshold," ujarnya.

Wahyudin meragukan niat Rommy mencari calon ketua umum PPP dari eksternal. Ia menduga, Rommy punya maksud lain demi kepentingan dirinya sendiri.

"Apa iya Rommy cari-cari ketum dari eksternal demi PPP? Atau demi supaya bisa jadi bagian penting Rommy di DPP PPP kedepan?" imbuhnya.

baca juga

Lebih lanjut, ia meyakini, sejumlah tokoh yang dibawa Rommy masih memiliki rasa malu, sehingga tidak dengan mudah tergoda bujuk rayu Rommy.

"Saya yakin tokoh-tokoh itu punya malu. Masak tiba-tiba jadi Imam di rumah atau partai orang," katanya.

Ia menambahkan, mayoritas kader partai tidak setuju dengan upaya Rommy menghadirkan calon ketua dari eksternal. 

Bagi dia, Rommy hanya ingin mencari muka dan pamor politik, mengingat Rommy saat ini sedang jadi pengangguran.

"Siapa yang minta calon eksternal, salah besar Rommy mengatasnamakan PPP. Tapi kalau hanya sekedar jual omon-omon biar jadi tontonan publik, kami memaklumi. Karena sekarang Rommy sedang jadi Pengangguran," pungkasnya.

Elite PPP Saling Sindir

Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, M Romahurmuziy alias Rommy, memberikan balasan telak terhadap Ketua DPC PPP Jakarta Timur, Ahmad Rifa'i menudingnya telah menjual PPP. 

Rommy membantah telah menjual partai hanya gara-gara membuka pihak eksternal sebagai kandidat calon ketua umum PPP. 

Ilustrasi PPP. [Jatimnet.com]
Ilustrasi PPP. [Jatimnet.com]

"Menurut saya enggak ada yah urusannya dengan apa namanya menjual partai," kata Rommy kepada Suara.com saat dihubungi pada Sabtu (31/5/2025). 

Rommy secara terang-terangan menyindir balik Ahmad Rifa'i dengan menyebut sekelas Dewan Pengurus Cabang partai pengetahuan politiknya minim. 

"Mungkin karena kader tingkat DPC ya saya maklum karena pengetahuan politiknya masih terbatas," katanya. 

Lebih lanjut, Rommy menegaskan, jika PPP harus menerima kenyataan dari partai besar penuh sejarah, kini merosot. 

"Mau butuh kenyataan apalagi kalau tidak kita pada orang luar, karena satu satunya yang belum dilakukan PPP adalah membuka diri terhadap orang-orang yang sudah berkarya di tempat lain kemudian kita naturalisasi menjadi kader partai," ujarnya. 

Selain itu, Rommy pun mengingatkan, jika Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai bukan lah kitab suci. 

"Inget bahwa ad art itu bukan kitab suci sehingga bisa diubah muktamirin mana pun. Karena itu oesan saya kepada rekan DPC yang tadi menyampaikan belajar politik lebih lama dan saya menbuka diri di jakarta apalagi sana sama di Jakarta Timur untuk adek-adek itu belajar politik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merapat ke PSI atau PPP? Menakar Keuntungan jika Jokowi jadi Ketum Parpol

Merapat ke PSI atau PPP? Menakar Keuntungan jika Jokowi jadi Ketum Parpol

News | Senin, 02 Juni 2025 | 19:46 WIB

Memanas Dicap 'Jual' Partai, Rommy Kena Sentil Lagi Imbas Sibuk Cari Figur Eksternal Caketum PPP

Memanas Dicap 'Jual' Partai, Rommy Kena Sentil Lagi Imbas Sibuk Cari Figur Eksternal Caketum PPP

News | Senin, 02 Juni 2025 | 19:17 WIB

Ketimbang Sibuk 'Jualan', PPP Ditantang Bentuk Koalisi Bareng Parpol Islam Senasib Tak Lolos Senayan

Ketimbang Sibuk 'Jualan', PPP Ditantang Bentuk Koalisi Bareng Parpol Islam Senasib Tak Lolos Senayan

News | Senin, 02 Juni 2025 | 15:20 WIB

Dipuji-puji karena Dietnya Berhasil, Prabowo Pangling Lihat Megawati: Ibu Luar Biasa!

Dipuji-puji karena Dietnya Berhasil, Prabowo Pangling Lihat Megawati: Ibu Luar Biasa!

News | Senin, 02 Juni 2025 | 13:48 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×