Revolusi Energi Hijau: Panel Surya Juga Jadi Solusi Restorasi Lahan Kering

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 03 Juni 2025 | 14:28 WIB
Revolusi Energi Hijau: Panel Surya Juga Jadi Solusi Restorasi Lahan Kering
Ilustrasi panel surya. (shutterstock)

Suara.com - Penempatan panel surya di padang rumput di daerah kering ternyata bukan hanya solusi untuk transisi energi bersih. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa teknologi ini juga memberikan manfaat ekologis nyata bagi konservasi dan restorasi lahan kering.

Hasil penelitian empat tahun di negara bagian Colorado, Amerika Serikat, mengungkap bahwa panel surya mampu meningkatkan pertumbuhan rumput secara signifikan, bahkan hingga 90 persen, terutama saat musim kemarau.

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi antara Colorado State University dan Cornell University. Temuan mereka dipublikasikan pekan ini dalam jurnal Environmental Research Letters. Para peneliti mencatat bahwa selain menghasilkan energi terbarukan, kehadiran panel surya menciptakan mikroklimat yang mendukung kelembapan tanah, mengurangi stres air pada tanaman, dan mempercepat pertumbuhan vegetasi.

Solusi Ganda: Energi dan Ekosistem

Konsep agrivoltaik—yakni penggunaan lahan ganda untuk produksi energi dan konservasi lingkungan—menjadi dasar dari studi ini. Fasilitas agrivoltaik Longmont di Colorado menjadi lokasi uji coba. Tim peneliti memantau pertumbuhan rumput di bawah dan sekitar panel surya dibandingkan dengan area kontrol di lahan terbuka.

Menurut Dr. Matthew Sturchio, peneliti dari Cornell University yang memimpin studi ini bersama Prof. Alan Knapp dari Colorado State University, efek positif panel surya paling terlihat saat kekeringan melanda.

"Yang paling mengejutkan, meskipun panel-panel ini tidak dirancang untuk memperbaiki kondisi pertumbuhan tanaman, mereka justru memberikan perlindungan yang menguntungkan selama tahun-tahun kering," ujar Sturchio, melansir EurekAlert!, Selasa (3/6/2025).

Dalam kondisi kering, rumput yang tumbuh di sisi timur panel surya menunjukkan produktivitas hingga 90 persen lebih tinggi dibandingkan lahan terbuka. Bahkan pada tahun-tahun basah, sisi timur panel tetap mencatat pertumbuhan yang lebih baik.

Dua Mekanisme Perlindungan Alami

Penelitian ini mengidentifikasi dua mekanisme utama yang membuat panel surya bermanfaat bagi tanaman. Pertama, panel menyediakan naungan parsial yang mengurangi paparan langsung terhadap sinar matahari ekstrem di musim panas.

Kedua, panel membantu mengarahkan dan menyimpan air hujan yang kemudian meresap ke tanah sekitar, meningkatkan kelembapan di wilayah yang kerap mengalami defisit air.

“Padang rumput kering seperti di Colorado membutuhkan lebih banyak air daripada yang tersedia dari curah hujan musiman. Dengan demikian, potensi panel surya dalam membantu tanaman bertahan di kondisi ekstrem sangat besar,” ujar Prof. Knapp.

Menuju Desain Panel yang Lebih Ramah Lingkungan

Saat ini, sebagian besar panel surya didesain untuk memaksimalkan efisiensi energi. Namun, studi ini menunjukkan bahwa manfaat lingkungan bisa diperluas jika desain dan konfigurasi panel turut mempertimbangkan faktor ekologi.

"Dengan sedikit penyesuaian posisi atau bukaan cahaya di masa tanam penting, manfaat ekologis bisa lebih maksimal," tambah Sturchio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PGN Kenalkan Energi Bersih Lewat Petualangan Edukatif di Taman Jargas 2025

PGN Kenalkan Energi Bersih Lewat Petualangan Edukatif di Taman Jargas 2025

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 10:45 WIB

Di Jepang, Masa Depan Energi Bersih Ada di Atap Rumah dan Mobil Listrik

Di Jepang, Masa Depan Energi Bersih Ada di Atap Rumah dan Mobil Listrik

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 14:24 WIB

Bagaimana Sekolah Bisa Jadi Kunci Transisi Energi Bersih?

Bagaimana Sekolah Bisa Jadi Kunci Transisi Energi Bersih?

Lifestyle | Jum'at, 30 Mei 2025 | 13:11 WIB

Terkini

Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina

Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:06 WIB

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:00 WIB

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:56 WIB

Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!

Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:55 WIB

Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah

Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:50 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:46 WIB

Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran

Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:46 WIB

2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak

2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:37 WIB

KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat

KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:35 WIB

Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan

Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:34 WIB