Bagaimana Sekolah Bisa Jadi Kunci Transisi Energi Bersih?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 30 Mei 2025 | 13:11 WIB
Bagaimana Sekolah Bisa Jadi Kunci Transisi Energi Bersih?
Memperkenalkan Transisi Energi kepada anak.

Suara.com - Pendidikan bukan hanya soal teori di kelas. Ia bisa menjadi pijakan awal untuk perubahan besar. Di tengah krisis iklim yang kian mendesak, partisipasi aktif dari sektor pendidikan memainkan peran penting dalam mempercepat transformasi energi terbarukan yang adil dan inklusif.

Pemanasan global bukan lagi ancaman masa depan. Ia terjadi sekarang.

Suhu ekstrem, banjir di tengah musim kemarau, hingga kekeringan yang meluas telah menjadi keseharian di banyak wilayah.

Di sinilah pentingnya membekali generasi muda—khususnya pelajar—dengan pengetahuan kritis tentang energi dan perubahan iklim.

“Generasi Z adalah populasi yang paling besar dan orang muda, baik siswa SMP maupun SMA harus diberi ruang untuk mempelajari isu ini karena sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka. Ketika menyoal dampak krisis iklim, masyarakat marjinal yang paling rentan. Di sini anak muda bisa ikut menyuarakan agar masyarakat bisa mendapatkan haknya untuk hidup lebih layak dan sehat,” ujar Ketua RE–Agent, Valensiya komunitas kaum muda untuk transformasi energi bersih dan terbarukan yang adil dan inklusif.

Aktivis lingkungan melakukan aksi di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktivis lingkungan melakukan aksi di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pernyataan ini menjadi dasar mengapa RE-Agent bersama Trend Asia menyasar sekolah sebagai ruang belajar perubahan. Dalam program “RE–Agents Goes to School” yang digelar di SMAN 3 Jakarta, pameran energi terbarukan menjadi cara konkret menghubungkan pengetahuan dengan aksi.

Kegiatan ini mendorong sekolah membuka ruang belajar transisi energi, sekaligus mendekatkan isu lingkungan dengan kehidupan siswa.

“Pendidikan ini adalah hal yang jarang dilakukan, karenanya ia menjadi sebuah kesempatan yang harus dimaksimalkan apalagi bagi siswa SMAN 3 Jakarta, di mana kegiatan pendidikan energi terbarukan ini dilaksanakan, untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai transformasi energi bersih dan terbarukan. Kegiatan yang menyokong pendidikan energi terbarukan perlu banyak dilakukan sebab ini menjadi bukti bahwa kami juga ingin beralih ke energi terbarukan,” ujar Mukhlis, Kepala Sekolah SMAN 3 Jakarta.

Krisis iklim bukan hanya soal sains. Ia adalah isu keadilan. Dampaknya tidak merata—dan anak muda perlu memahami mengapa dan bagaimana mereka bisa berperan. Data dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebutkan bahwa 2024 berpotensi menjadi tahun terpanas dalam sejarah. Salah satu penyebab utamanya adalah tingginya emisi karbon dari pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara dan gas.

Namun sayangnya, kebijakan energi nasional belum sepenuhnya mencerminkan arah transisi ini.

“Alih-alih kita segera beralih ke sumber energi yang lebih bersih, pemerintah baru saja mengumumkan rencana ketenagalistrikan 2025-2034 (RUPTL) yang malah menambah kapasitas penggunaan energi fosil, dengan PLTU batu bara sebesar 6,3GW dan PLTG sebesar 10,3GW–belum termasuk penambahan di kawasan industri. Ini mengunci kita dalam ketergantungan pada energi fosil, sementara Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang jauh lebih besar kira-kira mencapai 3.686GW. Energi terbarukan, khususnya surya dan angin, juga 15 persen lebih murah,” jelas Beyrra Triasdian, Juru Kampanye Energi Terbarukan Trend Asia.

Di sisi lain, inisiatif akar rumput terus tumbuh. Di Bandung Barat, PLTMh di Kampung Tangsi Jaya memanfaatkan aliran Sungai Ciputri untuk menggerakkan koperasi pengolahan kopi. Di Blora, guru SMKN 1 Blora, Noer Chanief, menciptakan Omset Pintar—gabungan tenaga surya dan angin—untuk menerangi desa-desa tanpa listrik.

“Di Blora 60 persen wilayahnya adalah hutan dan desa-desa di sana tidak mendapatkan akses listrik. Listrik itu bagaikan kemewahan... Akhirnya, kami membuat kincir yang dilengkapi panel surya untuk menerangi jalan. Ia bebas emisi dan biaya,” jelas Noer Chanief.

Inovasi ini tidak hanya soal teknologi, tapi juga kemandirian energi dan peningkatan ekonomi lokal. Pendidikan energi terbarukan harus bisa merangkul dimensi ini bukan hanya tentang sumber daya, tetapi juga soal keadilan dan keberlanjutan.

“Kesadaran untuk mendorong adanya pendidikan energi terbarukan yang inklusif harus dibangun sampai kita bisa mengimplementasikan pola hidup ramah lingkungan... Pembelajaran soal energi terbarukan sudah sangat mendesak ketika melihat kondisi bumi saat ini,” pungkas Nadya Fidina Salam, guru geografi SMAN 3 Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tugas Berat Menanti, 329 Kepsek Baru di Bogor Bakal Jalani Retreat, Ini Bocorannya

Tugas Berat Menanti, 329 Kepsek Baru di Bogor Bakal Jalani Retreat, Ini Bocorannya

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 22:01 WIB

Di Tengah Putusan MK Gratiskan SD-SMP, Keluarga Miskin Lebih Pilih Sekolah Rakyat Prabowo, Mengapa?

Di Tengah Putusan MK Gratiskan SD-SMP, Keluarga Miskin Lebih Pilih Sekolah Rakyat Prabowo, Mengapa?

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 19:30 WIB

Gus Ipul Tetap Pede Sekolah Rakyat Bakal Banyak Peminat Meski MK Gratiskan SD-SMP

Gus Ipul Tetap Pede Sekolah Rakyat Bakal Banyak Peminat Meski MK Gratiskan SD-SMP

Video | Kamis, 29 Mei 2025 | 21:44 WIB

Terkini

Siapa Ustazah Mumpuni Handayayekti? Pendakwah NU yang Dilarang Bahas Politik di Ceramahnya

Siapa Ustazah Mumpuni Handayayekti? Pendakwah NU yang Dilarang Bahas Politik di Ceramahnya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB

Solusi Beli Emas Tanpa Antre, Simak Cara Mudah Tarik Emas Fisik Lewat Mesin ATM

Solusi Beli Emas Tanpa Antre, Simak Cara Mudah Tarik Emas Fisik Lewat Mesin ATM

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 13:21 WIB

Apakah Cleansing Oil dan Cleansing Balm Sama? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Cleansing Oil dan Cleansing Balm Sama? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 13:06 WIB

5 Bedak Tabur Shimmer untuk Hasil Makeup Makin Glowing, Mulai Rp35 Ribuan

5 Bedak Tabur Shimmer untuk Hasil Makeup Makin Glowing, Mulai Rp35 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 13:05 WIB

30 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Haji Singkat Penuh Doa untuk Keluarga Maupun Rekan Kerja

30 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Haji Singkat Penuh Doa untuk Keluarga Maupun Rekan Kerja

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 12:52 WIB

7 Rekomendasi Body Lotion yang Wanginya Tahan Lama Seperti Parfum

7 Rekomendasi Body Lotion yang Wanginya Tahan Lama Seperti Parfum

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 12:41 WIB

Generasi Muda Jadi Kunci, Aceh Dorong Peran Kreatif dalam Pembangunan

Generasi Muda Jadi Kunci, Aceh Dorong Peran Kreatif dalam Pembangunan

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 12:25 WIB

Beda Sabun Cuci Muka Pria dan Wanita, Apakah Boleh Tukeran?

Beda Sabun Cuci Muka Pria dan Wanita, Apakah Boleh Tukeran?

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 12:15 WIB

Destinasi Healing Baru di Ubud: Resort Payangan dengan View Hutan dan Konsep Longevity

Destinasi Healing Baru di Ubud: Resort Payangan dengan View Hutan dan Konsep Longevity

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 12:10 WIB

Aturan Baru UTBK 2026, Simak Tata Tertib yang Wajib Dipatuhi Peserta

Aturan Baru UTBK 2026, Simak Tata Tertib yang Wajib Dipatuhi Peserta

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 11:50 WIB