Jokowi Alergi Kulit Hingga Absen di Hari Lahir Pancasila: Dokter Tifa Ungkit Kisah Azab Al-Qur'an!

Dinda Rachmawati

Selasa, 03 Juni 2025 | 16:26 WIB
Jokowi Alergi Kulit Hingga Absen di Hari Lahir Pancasila: Dokter Tifa Ungkit Kisah Azab Al-Qur'an!
Kolase Dokter Tifa dan Jokowi (Instagram)

Suara.com - Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tengah menjadi sorotan publik setelah absen dalam peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025. 

Ketidakhadiran Jokowi dalam acara kenegaraan penting tersebut memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. 

Namun, ajudan pribadi Jokowi, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, menegaskan bahwa ketidakhadiran itu disebabkan oleh kondisi kesehatan mantan Presiden, yang sedang dalam masa penyembuhan akibat penyakit kulit.

“Betul, Pak Jokowi diundang oleh BPIP untuk hadir. Namun beliau sedang dalam masa penyembuhan dari alergi kulit,” kata Syarif.

Spekulasi tentang kondisi fisik Jokowi sebenarnya sudah lebih dulu mencuat di media sosial, khususnya setelah beredar video yang memperlihatkan wajahnya tampak lebih kusam dan dipenuhi flek hitam.

Beberapa warganet menyoroti perubahan pada kulit wajah Presiden ke-7 RI itu, yang dinilai berbeda jauh dari penampilan biasanya saat masih menjabat.

Namun, yang tak kalah menyita perhatian publik adalah pernyataan kontroversial dari dr. Tifa, seorang dokter dan aktivis media sosial yang dikenal dengan pandangan kritisnya terhadap pemerintah. 

Dalam unggahan di akun X miliknya, dr. Tifa mengomentari kondisi kesehatan Jokowi dengan sudut pandang yang sarat nuansa religius dan simbolik.

“Terkonfirmasi ya bahwa Pak Joko Widodo memang mengalami penyakit kulit. Sampai tidak bisa menghadiri upacara yang sangat penting bagi Indonesia, yaitu Upacara Hari Lahir Pancasila. Berarti kondisi sakit kulitnya cukup parah. Artinya saya tidak membuat hoax!” tulis dr. Tifa, menanggapi klarifikasi dari pihak Istana seperti dikutip pada Selasa (3/6/2025).

baca juga

dr. Tifa melanjutkan cuitannya dengan menyinggung kisah dalam Surah Al-Fil dari Al-Qur’an. Ia mengaitkan kondisi fisik Jokowi dengan kisah kehancuran pasukan Raja Abraha yang hendak menyerang Kakbah. 

Dalam kisah tersebut, Allah mengirim burung ababil yang menjatuhkan batu dari tanah liat yang terbakar, membuat tubuh pasukan Abraha melepuh dan hancur.

“Pagi ini saya mengingat QS Al-Fil. Ketika pemimpin zalim Abraha berniat menyerbu Mekkah, Allah kirim burung ababil yang membawa kotoran hewan yang berisikan kuman leptospira dan dijatuhkan ke pasukan gajahnya Abraha bagaikan batu-batu panas yang menyengat dan membakar kulit, sehingga kulit dan tubuh pasukan pecah, berlubang, berkoreng bagaikan daun-daun dimakan ulat,” tulis dr. Tifa dalam unggahan berikutnya.

Lebih lanjut, dr. Tifa mengaitkan kondisi kesehatan Jokowi sebagai simbol atau peringatan dari Tuhan terhadap “kezaliman” para penguasa yang, menurutnya, menindas rakyat biasa dan para ilmuwan yang mencoba mengungkap kebenaran. 

Ia menyebutkan beberapa nama seperti Roy Suryo, Dr. Rismon, dan aktivis perempuan Kurnia Tri Royani, yang disebutnya menjadi korban kriminalisasi.

“Sebagai pengingat bahwa kebohongan yang coba ditutupi dengan kezaliman berupa kriminalisasi dan upaya pemenjaraan orang-orang kecil tak berdaya, para Ilmuwan, seperti Dr. Roy Suryo, Dr. Rismon, juga ibu dan perempuan lemah seperti dr. Tifa dan Kurnia Tri Royani, warga negara yang ingin mengungkap kebenaran, adalah kejahatan yang hukumannya langsung dari Allah,” ujarnya.

Pernyataan ini memancing reaksi beragam di kalangan publik. Sebagian netizen menilai dr. Tifa terlalu jauh dalam membuat analogi dan mengaitkan kondisi medis dengan narasi teologis dan politis. 

Namun, pendukungnya menilai bahwa pernyataan tersebut adalah bentuk ekspresi dari kekecewaan mendalam terhadap elite kekuasaan yang dinilai tidak lagi berpihak pada rakyat.

Di sisi lain, para pakar kesehatan menegaskan bahwa alergi kulit adalah penyakit medis biasa yang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang jabatan atau kekuasaan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Sudah Siap, Tapi Jokowi Masih Kalkulasi: Ada Apa di Balik Keraguannya?

PSI Sudah Siap, Tapi Jokowi Masih Kalkulasi: Ada Apa di Balik Keraguannya?

Liks | Selasa, 03 Juni 2025 | 15:08 WIB

Bandingkan 3 Ijazah Lainnya dengan Milik Jokowi, Roy Suryo Bantah Bareskrim: Identik dari Mana?

Bandingkan 3 Ijazah Lainnya dengan Milik Jokowi, Roy Suryo Bantah Bareskrim: Identik dari Mana?

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 15:04 WIB

Ungkit Nama Jokowi, Analis Ungkap 2 Hal yang Bikin PDIP Urung Gelar Kongres

Ungkit Nama Jokowi, Analis Ungkap 2 Hal yang Bikin PDIP Urung Gelar Kongres

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 13:06 WIB

Terkini

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:17 WIB

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

×