Ekonomi Hijau Bukan Sekadar Ramah Lingkungan, tapi Juga Bikin Cuan

M. Reza Sulaiman

Rabu, 04 Juni 2025 | 10:54 WIB
Ekonomi Hijau Bukan Sekadar Ramah Lingkungan, tapi Juga Bikin Cuan
Ilustrasi ekonomi hijau (Photo by Kindel Media/Pexels)

Satu lagi tantangan besar: penurunan kapasitas carbon sink alami seperti hutan dan padang rumput. Kebakaran hutan besar-besaran di beberapa wilayah Eropa beberapa tahun terakhir memperburuk kondisi ini.

Komisi Eropa mengingatkan bahwa Eropa adalah benua yang mengalami pemanasan tercepat di dunia, dengan frekuensi bencana seperti banjir dan kebakaran hutan yang terus meningkat.

Momentum untuk Dunia

Apa yang dilakukan UE bisa jadi inspirasi global, termasuk bagi Indonesia. Dalam tiga dekade terakhir, blok ini berhasil memangkas emisi secara drastis sambil tetap menjaga laju pertumbuhan ekonomi.

Ini menunjukkan bahwa agenda hijau bukanlah hambatan pembangunan, melainkan peluang baru untuk menciptakan ekonomi yang lebih stabil, berkelanjutan, dan tangguh terhadap krisis.

Komisi Eropa kini fokus pada tahap eksekusi. Negara-negara anggota seperti Belgia, Estonia, dan Polandia masih harus merampungkan NECP versi final mereka.

Sementara itu, arus investasi—baik publik maupun swasta—perlu terus diarahkan ke sektor-sektor yang bisa membawa perubahan signifikan.

“Ini tentang memastikan stabilitas dan mengarahkan modal ke tempat yang akan memberikan dampak paling transformatif,” ujar Komisi.

Pelajaran untuk Indonesia

baca juga

Jika Indonesia ingin ikut menikmati “dividen hijau” seperti Uni Eropa, langkahnya harus segera konkret. Transisi energi, reformasi kebijakan lingkungan di sektor pertanian dan transportasi, serta investasi pada teknologi bersih harus menjadi prioritas.

Potensi energi terbarukan Indonesia sangat besar, dari panas bumi, tenaga air, hingga surya. Namun tanpa dukungan kebijakan yang kuat, potensi ini hanya akan menjadi catatan di atas kertas.

Uni Eropa telah menunjukkan bahwa keberpihakan pada lingkungan bukan sekadar aksi idealis, tapi strategi ekonomi masa depan. Jadi, masih ragu dengan keuntungan ekonomi hijau? Sudah saatnya kita ikut bergerak, bukan hanya demi alam, tapi juga demi kesejahteraan bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Iklim Mencuri Masa Depan: Generasi Muda Jadi Korban Utama Bencana Alam

Krisis Iklim Mencuri Masa Depan: Generasi Muda Jadi Korban Utama Bencana Alam

Lifestyle | Selasa, 03 Juni 2025 | 17:45 WIB

Petualangan Hijau Dimulai! Serunya Rayakan Lingkungan di Marina Bay Sands

Petualangan Hijau Dimulai! Serunya Rayakan Lingkungan di Marina Bay Sands

Lifestyle | Selasa, 03 Juni 2025 | 14:05 WIB

Perubahan Iklim Perparah Gelombang Panas, Separuh Penduduk Dunia Kena Dampaknya

Perubahan Iklim Perparah Gelombang Panas, Separuh Penduduk Dunia Kena Dampaknya

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 11:55 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×