Waspada Covid-19, Pakar Paru Sarankan Pemerintah Kembali Beri Vaksin Untuk Kelompok Rentan

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Rabu, 04 Juni 2025 | 20:17 WIB
Waspada Covid-19, Pakar Paru Sarankan Pemerintah Kembali Beri Vaksin Untuk Kelompok Rentan
Ilustrasi Covid-19.(Freepik.com)

Suara.com - Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan masyarakat dan pemerintah Indonesia untuk tidak mengabaikan tren peningkatan kasus Covid-19 di kawasan Asia Tenggara.

Peringatan ini disampaikan menyusul lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara tetangga dan mulai munculnya laporan peningkatan kasus di dalam negeri.

"Di awal Juni sekarang ini berbagai media memberitakan kenaikan lebih lanjut kasus Covid-19 di Thailand. Selain ada ribuan kasus baru dan juga sudah terjadi cukup banyak kematian, maka ada juga daerah Samut Prakan yang sudah memberlakukan sekolah on line pada Ratwinit Bangkaeo School di distriik Bang Phli," kata Tjandra dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).

Ia juga menyoroti perkembangan serupa di Australia. Saat berada di Brisbane pekan lalu sebagai Adjunct Professor di Griffith University, ia mendapat laporan tentang varian baru NB.1.8.1 yang mulai menyebar seiring masuknya musim dingin di negara tersebut.

Melihat dinamika ini, Prof. Tjandra menegaskan perlunya lima langkah penting untuk meningkatkan kewaspadaan nasional.

Pertama, ia mendorong pemerintah untuk memperkuat surveilans epidemiologis dan genomik, guna mendeteksi jumlah kasus dan varian virus yang beredar. Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik soal varian yang dominan di Indonesia saat ini.

Kedua, ia menyarankan agar pemerintah sebaiknya memberikan vaksin Covid tambahan untuk kelompok risiko tinggi dengan jeda waktu setahun setelah vaksinasi terakhir.

"Akan baik kalau ada data tentang varian/sub varian apa yang beredar di Indonesia yang secara jelas dihubungkan dengan ketersediaan vaksin di negara kita," katanya.

Langkah ketiga, lanjutnya, dengan memperkuat kerja sama regional, khususnya dengan ASEAN dan WHO, dalam memantau pola epidemiologi global. Ia mendorong peningkatan peran ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED) untuk koordinasi respons kawasan.

baca juga

Keempat, Prof. Tjandra menegaskan bahwa Covid-19 masih ada di tengah masyarakat.

"Kasusnya masih ada di berbagai negara, termasuk negara kita juga. Jadi karena ada kasus, maka tentu saja ada kemungkinan variasi peningkatan kasus dari waktu ke waktu," tuturnya.

Adapun langkah kelima, ia menekankan pentingnya masyarakat untuk kembali menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang menurutnya menjadi modal utama untuk menjaga daya tahan tubuh, baik terhadap Covid-19 maupun penyakit lain.

Secara umum kita dapat katakan bahwa peningkatan kasus COVID-19 di beberapa negara tetangga perlu kita amati dengan cermat, tentu tidak perlu panik tetapi jelas harus waspada, tidak bisa diabaikan begitu saja," pesannya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah melaporkan situasi Covid-19 kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan itu disampaikan dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/6) lalu.

Budi mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait perkembangan Covid-19 karena virus yang beredar disebut varian tidak mematikan.

"Tapi ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan. Jadi enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat enggak panik,” kata Budi.

Sementara itu terkait perkembangan program prioritas pembangunan 66 rumah sakit baru, Budi menjelaskan targe dipercepat menjadi dua tahun dengan 32 rumah sakit dibangun tahun 2025.

Budi menjelaskan bahwa jumlah kasus Covid-19 itu berasal dari subvarian yang dikategorikan tidak mematikan pengidapnya.

Oleh karenanya, Menkes meminta masyarakat tidak terlalu panik akan kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia ini.

Kenaikan ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan. Jadi, enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat tidak panik," katanya.

Menkes menambahkan bahwa tren peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah negara memang naik, yang berasal dari subvarian Omicron JN.1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbau Tak Terlalu Khawatir Soal Covid-19, Menkes: Ini Varian Relatif Tak Mematikan

Imbau Tak Terlalu Khawatir Soal Covid-19, Menkes: Ini Varian Relatif Tak Mematikan

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 21:29 WIB

OTW Jamu China, Keamanan Timnas Indonesia Diperketat Gara-Gara Ancaman Ini

OTW Jamu China, Keamanan Timnas Indonesia Diperketat Gara-Gara Ancaman Ini

Your Say | Selasa, 03 Juni 2025 | 10:06 WIB

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 20:05 WIB

Covid-19 Meroket, Media Asing Khawatirkan Laga Timnas Indonesia vs China

Covid-19 Meroket, Media Asing Khawatirkan Laga Timnas Indonesia vs China

Bola | Senin, 02 Juni 2025 | 16:25 WIB

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 15:08 WIB

COVID-19 Hantui Timnas Indonesia vs China

COVID-19 Hantui Timnas Indonesia vs China

Bola | Senin, 02 Juni 2025 | 16:14 WIB

Covid-19 Kembali Melonjak di Berbagai Negara: Benarkah Ada Kaitannya dengan Perubahan Iklim?

Covid-19 Kembali Melonjak di Berbagai Negara: Benarkah Ada Kaitannya dengan Perubahan Iklim?

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 14:07 WIB

Terkini

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:14 WIB

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

×