Stop Plastik! Warga Diimbau Gunakan Daun Pisang untuk Bungkus Daging Kurban

Muhammad Yunus

Kamis, 05 Juni 2025 | 15:28 WIB
Stop Plastik! Warga Diimbau Gunakan Daun Pisang untuk Bungkus Daging Kurban
Panitia Qurban Idul Adha di Kota Makassar memotong daging yang akan dibagikan kepada warga. Pemerintah mengimbau agar daging kurban tidak dibungkus menggunakan plastik sekali pakai [Suara.com/Muhammad Yunus]

Khususnya sampah plastik sekali pakai karena daging dibagikan dalam kantong plastik tipis yang tidak dapat didaur ulang.

Padahal, data menunjukkan bahwa jumlah sampah plastik di Indonesia pada tahun 2023 telah mencapai 11,18 juta ton.

Dari angka itu, sebagian besar masih tidak terkelola dengan baik dan berpotensi mencemari lingkungan dalam bentuk mikroplastik.

Mikroplastik yang terbentuk dari degradasi plastik yang tidak terurai di alam, kini menjadi perhatian utama para ahli lingkungan karena bisa masuk ke dalam rantai makanan manusia dan menyebabkan dampak serius bagi kesehatan.

Bahkan, sejumlah penelitian mengindikasikan adanya kandungan mikroplastik dalam air minum, udara, hingga darah manusia.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar menyatakan akan melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan kebijakan ini di lapangan.

Edukasi kepada panitia kurban juga akan digalakkan agar mereka memahami pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah pasca-penyembelihan hewan kurban.

Pemprov Sulsel Siapkan 26 Ekor Sapi Kurban

Pemprov Sulsel menyiapkan 26 ekor sapi kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.

baca juga

Seluruh hewan kurban itu akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu yang tersebar di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Enam ekor sapi kurban di antaranya akan dipotong dan dibagikan langsung di lingkup Pemprov Sulsel.

Sementara itu, sebanyak 20 ekor sapi kurban didistribusikan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing secara swakelola.

"Untuk tahun ini, kami siapkan total 26 ekor sapi. Enam di Pemprov, 20 lainnya ditangani langsung oleh OPD masing-masing," ujar Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman.

Ia menegaskan bahwa pendistribusian hewan kurban ini sesuai arahan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, yakni memprioritaskan penerima dari kalangan masyarakat yang membutuhkan.

"Pesan Bapak Gubernur jelas, hewan kurban ini harus menyasar warga kurang mampu di daerah-daerah," terang Jufri.

Tak hanya soal distribusi hewan kurban, Pemprov Sulsel juga memberi perhatian khusus pada aspek lingkungan.

Warga dan panitia kurban dihimbau untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai saat membagikan daging kurban.

Imbauan ini merujuk pada surat edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala BPLH Nomor 04 Tahun 2025, yang mendorong penggunaan bahan ramah lingkungan seperti daun pisang, daun jati, atau bakul dari anyaman pandan.

"Masyarakat kami ajak untuk beralih ke bahan alami yang bisa terurai. Selain lebih ramah lingkungan, ini juga bisa menghidupkan kembali industri rumah tangga, seperti perajin bakul," jelas Jufri.

Kebijakan ini pun mendapat dukungan dari sejumlah elemen masyarakat, terutama para pelaku UMKM dan pemerhati lingkungan.

Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap bumi, langkah ini juga dinilai memberi nilai tambah pada pelaksanaan kurban di tahun ini.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel, Erwin Werianto menambahkan, Pemprov rutin mensosialisasikan upaya mereduksi penggunaan plastik. Terutama kemasan-kemasan yang ada di pertokoan dan swalayan.

"Kami dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Selatan senantiasa memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mereduksi terkait penggunaan plastik yang ada untuk mengurangi timbulan sampah plastik yang ada di Provinsi Selatan," jelas Erwin.

Khusus untuk Iduladha, batasan penggunaan plastik akan dilakukan dengan membuat surat edaran ke kabupaten dan kota.

Daur ulang sampah plastik juga didorong untuk mereduksi sampah plastik.

"Contoh bagaimana terkait dengan pengelolaan melalui RDF yang sekarang sudah ada di Kabupaten Pangkep, itu sudah jalan terkait dengan RDF ini merupakan salah satu sarana untuk dijadikan sebagai bahan bakar," pungkasnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

9 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Lifestyle | Kamis, 05 Juni 2025 | 15:23 WIB

36 Gambar Ucapan Idul Adha 2025 untuk Dibagikan ke Keluarga dan Rekan

36 Gambar Ucapan Idul Adha 2025 untuk Dibagikan ke Keluarga dan Rekan

Lifestyle | Kamis, 05 Juni 2025 | 14:53 WIB

8 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet Tahan Lama, Jangan Dicuci!

8 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet Tahan Lama, Jangan Dicuci!

Lifestyle | Kamis, 05 Juni 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×