Kandidat Capres Kolombia Ditembak, Peluru Bersarang di Kepala dan Leher

Chandra Iswinarno

Minggu, 08 Juni 2025 | 13:51 WIB
Kandidat Capres Kolombia Ditembak, Peluru Bersarang di Kepala dan Leher
Kandidat Capres Kolombia Miguel Uribe. Ia ditembak dalam upaya pembunuhan yang dilakukan saat dirinya melakukan kampanye di Bogota, Sabtu (7/6/2025). [IG migueluribet]

Suara.com - Pemimpin kongres Partai Demokratik Tengah Kolombia, yang juga merupakan kandidat Calon Presiden Miguel Uribe ditembak sebanyak tiga kali dalam suatu upaya pembunuhan terhadap dirinya di Bogota, Sabtu 7 Juni 2025.

Pemimpin partai sayap kanan ekstrem tersebut menjadi target pembunuhan.

Dari sejumlah gambar di lokasi kejadian menunjukkan, sejumlah warga berusaha membantu Uribe. 

Pemimpin oposisi tersebut merupakan anak didik mantan Presiden Alvaro Uribe dan cucu dari mantan Presiden Julio Cesar Turbay.

Setelah insiden penembakan terhadap dirinya, Uribe segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, Wali Kota Bogota, Carlos Fernando Galan memastikan bahwa tersangka pelaku telah ditangkap oleh polisi.

Media lokal menayangkan sebuah video yang menunjukkan seorang tersangka yang telah diamankan di Distrik Fontibón. Pelaku ditangkap di lokasi terjadinya serangan sekira jam 17.00 sore waktu setempat.

Direktur Kepolisian Nasional, Jenderal Carlos Fernando Triana, menyatakan bahwa tersangka merupakan seorang anak di bawah umur.

Pada saat serangan terjadi, Uribe sedang berkampanye untuk menjadi calon presiden dari Partai Demokratik Tengah dalam pemilu tahun 2026 mendatang.

baca juga

Presiden Gustavo Petro mengecam keras upaya pembunuhan tersebut. Ia kemudian menyampaikan ungkapan solidaritasnya kepada keluarga ketua fraksi Senat dari Partai Demokratik Tengah.

"Kolombia tidak boleh membunuh anak-anaknya, karena mereka juga adalah anak-anak kita," ujar Presiden Gustavo Petro seperti dilansir Columbia Reports, Minggu 8 Juni 2025.

Dalam pernyataan awalnya, Partai Demokratik Tengah menyatakan bahwa upaya pembunuhan tersebut merupakan 'serangan terhadap demokrasi dan kebebasan di Kolombia.'

"Kami dengan tegas menolak serangan ini, yang tidak hanya membahayakan nyawa seorang pemimpin politik, tetapi juga merupakan serangan terhadap demokrasi dan kebebasan di Kolombia," demikian pernyataan partai tersebut.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Kolombia Pedro Sánchez mengumumkan hadiah sebesar 728 ribu dolar AS atau sekira 3 miliar peso Kolombia kepada siapa pun yang memberikan informasi serta dapat mengidentifikasi dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Sampai saat ini, Sanchez mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap satu tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Kolombia Bandingkan Deportasi AS dengan Nazi Jerman, Singgung Kamp Konsentrasi

Presiden Kolombia Bandingkan Deportasi AS dengan Nazi Jerman, Singgung Kamp Konsentrasi

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 09:57 WIB

Kolombia Tolak Migran Dideportasi, Trump Balas Dendam dengan Sanksi Ekonomi

Kolombia Tolak Migran Dideportasi, Trump Balas Dendam dengan Sanksi Ekonomi

News | Senin, 27 Januari 2025 | 08:47 WIB

Petro Tolak Pesawat Deportasi AS: "Migran Kolombia Bukan Penjahat!"

Petro Tolak Pesawat Deportasi AS: "Migran Kolombia Bukan Penjahat!"

News | Senin, 27 Januari 2025 | 07:05 WIB

Terkini

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

×