Kian Mesra, Siti Zuhro: Hubungan Prabowo-Megawati Bisa Redam Pengaruh Politik Jokowi

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Selasa, 10 Juni 2025 | 21:25 WIB
Kian Mesra, Siti Zuhro: Hubungan Prabowo-Megawati Bisa Redam Pengaruh Politik Jokowi
Momen Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Menhan Prabowo Subianto duduk bareng satu meja di acara Hari Nasional Arab Saudi ke-93 di Jakarta, Senin (25/9). (tangkapan layar/Instagram)

Suara.com - Hubungan personal yang terjalin antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dinilai berpotensi membawa dampak signifikan terhadap posisi politik keluarga mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Profesor Riset BRIN, R. Siti Zuhro, menilai keakraban dengan PDIP dinilai berpotensi menciptakan hubungan politik yang lebih cair dan saling menguntungkan bagi kedua partai.

"Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin, karena politik itu adalah seni kemungkinan. Sebagai pucuk pimpinan tertinggi di partai, keduanya tak mungkin tidak punya motivasi politik. Ini yang sering disebut sebagai pola relasi yang mutually politically symbiotic, hubungan yang saling menguntungkan secara politik," jelas Siti Zuhro kepada Suara.com saat dihubungi pada Selasa (10/6/2025).

Dari sisi pemerintahan, Prabowo sebagai presiden tentu membutuhkan dukungan sebanyak mungkin dari kekuatan politik di parlemen. Dukungan itu diharapkan menguatkan pemerintahannya dan bisa dijadikan penopang bagi mulusnya kebijakan-kebijakan yang dibuat.

Peneliti LIPI Prof Siti Zuhro. (Antara/Zuhdiar Laeis)
Peneliti LIPI Prof Siti Zuhro. (Antara/Zuhdiar Laeis)

Namun, potensi dampak dari kedekatan Prabowo dan Megawati tidak berhenti pada relasi antar partai. Selain itu, Prabowo nampak punya tujuan berbeda saat membangun kedekatan antara Megawati dengan Jokowi. 

Lebih lanjut, Siti Zuhro menilai, relasi Prabowo-Megawati dibangun atas dasar kepentingan ideologis dan kebangsaan, termasuk komitmen pada empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara. Di sisi lain, hubungan Prabowo-Jokowi lebih bersifat pragmatis dan berakar pada masa lalu.

"Kedekatan Prabowo-Mega diperlukan untuk sama-sama membangun Indonesia yang berideologi, dengan 4 konsensus dasar berbangsa dan bernegara," ujarnya.

"Sementara hubungan Prabowo-Jokowi lebih merupakan hubungan masa lalu, di mana Jokowi berkehendak untuk melanjutkan proyek-proyek mercusuarnya seperti IKN, dan kepentingan untuk mengawal anaknya sebagai wakil presiden," tambah Siti Zuhro.

Kendati anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menduduki kursi wakil presiden, perannya dalam sistem pemerintahan Indonesia sangat bergantung pada kehendak presiden. Berdasarkan pengalaman empiris, posisi wapres tidak selalu signifikan.

"Bila presiden menghendaki, wapres bisa berperan dan sebaliknya. Hal ini juga bisa dilihat dari pengalaman empirik selama ini, yang menunjukkan bahwa wapres tidak berperan signifikan," pungkasnya.

Makin Mesra di Tengah Pemakzulan Gibran 

Diketahui, di tengah usulan pemakzulan terhadap Gibran yang digulirkan oleh Forum Purnawirawan TNI ke MPR hingga DPR, hubungan Prabowo dengan Megawati makin lengket. Hal itu ditandai dengan pertemuan yang belakangan rutin digelar oleh kedua tokoh itu. 

Terakhir Prabowo mengundang Megawati saat peringatan Hari Ulang Tahun Pancasila pada Minggi, 1 Juni 2025. Dalam acara kenegaraan itu, Prabowo juga berkali-kali memuji Megawati. 

Salah satunya, ketika Prabowo memuji Megawati berhasil melakukan diet untuk menurunkan berat badannya. 

"Ibu agak kurus Bu, waduh luar biasa. Ibu kurus," ujar Prabowo, Senin (2/6/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Prabowo dan Megawati Makin Lengket: Gibran Terancam jadi Wapres Seremonial?

Imbas Prabowo dan Megawati Makin Lengket: Gibran Terancam jadi Wapres Seremonial?

News | Selasa, 10 Juni 2025 | 18:46 WIB

Gonjang-ganjing Kabinet Prabowo, Erick Thohir dan Bahlil Diprediksi jadi Sasaran Empuk Reshuffle

Gonjang-ganjing Kabinet Prabowo, Erick Thohir dan Bahlil Diprediksi jadi Sasaran Empuk Reshuffle

News | Selasa, 10 Juni 2025 | 18:08 WIB

Susi Pudjiastuti Beri Warning, Prabowo Auto Ditantang Cabut Izin PT GAG: Mana Berani Dia!

Susi Pudjiastuti Beri Warning, Prabowo Auto Ditantang Cabut Izin PT GAG: Mana Berani Dia!

News | Selasa, 10 Juni 2025 | 17:17 WIB

Ucapan Jokowi Terpatahkan! Gibran Ternyata Bisa Dimakzulkan Tanpa Harus Sepaket dengan Prabowo

Ucapan Jokowi Terpatahkan! Gibran Ternyata Bisa Dimakzulkan Tanpa Harus Sepaket dengan Prabowo

News | Senin, 09 Juni 2025 | 16:06 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB