Indonesia Targetkan Transisi Energi Bersih pada 2025, Mengapa Penting?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 12 Juni 2025 | 14:52 WIB
Indonesia Targetkan Transisi Energi Bersih pada 2025, Mengapa Penting?
Ilustrasi energi baru terbarukan (EBT). (ICDX)

Mengapa transisi energi penting?

Jalan menuju transisi energi memang tidak selalu mulus. Ahmad Rahma Wardhana, peneliti dan mahasiswa doktoral di Universitas Gadjah Mada, mengutip laporan IPCC yang menyebut 34 persen emisi gas rumah kaca (GRK) berasal dari sektor energi. Demikain tulisnya seperti dikutip dari The Conversation.

Transportasi menyumbang 15 persen. Gabungan keduanya mencapai hampir setengah total GRK global. Artinya, upaya mengurangi emisi dari dua sektor ini sangat krusial.

Namun, sebagaimana dikatakan Ahmad, “transisi energi bukanlah silver bullet (obat mujarab lengkap) yang mampu menyelesaikan persoalan pendidihan global dan perubahan iklim secara serta-merta.”

Bahkan, dengan melakukan transisi pun, perubahan iklim tidak langsung tertanggulangi. Apalagi jika tidak dilakukan sama sekali.

Di sinilah kompleksitas muncul. Mengubah sistem bahan bakar transportasi dari fosil ke bioenergi, misalnya, menimbulkan tantangan baru: ketergantungan pada sawit dan risiko kerusakan hutan. Menggunakan jagung dan singkong untuk biofuel juga bisa memicu konflik fungsi lahan antara pangan dan energi.

Teknologi kendaraan listrik pun tidak sepenuhnya bersih jika sumber listrik masih berasal dari PLTU batu bara, yang menyuplai lebih dari 54 persen listrik Indonesia.

Solusi seperti co-firing—menggantikan sebagian batu bara dengan biomassa—juga tidak bebas masalah. Risiko deforestasi dan konflik lahan tetap menghantui.

Pembangkit listrik tenaga air berskala besar dapat merusak ekosistem. Angin dan surya menghadapi masalah intermitensi, alias pasokan yang tidak stabil. Matahari hanya bersinar efektif 4-5 jam sehari. Industri panel surya juga masih sangat bergantung pada impor, yang berarti tantangan baru dalam kemandirian teknologi.

baca juga

"Tantangan-tantangan tersebut seharusnya mendorong kita semua (terutama pelaku industri bahan bakar fosil!) untuk mulai peduli pada urusan transisi energi," kata Ahmad. 

"Kita harus mencari solusi terbaik yang seimbang antara perspektif teknis, ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. Itu memang tidak mudah, tapi mungkin."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Siapkan Strategi Buat Prabowo Hadapi Gonjang-ganjing Global

Luhut Siapkan Strategi Buat Prabowo Hadapi Gonjang-ganjing Global

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 13:51 WIB

Luhut: Anggaran MBG Prabowo Tahun Depan Naik Dua Kali Lipat, Tembus Rp 300 Triliun

Luhut: Anggaran MBG Prabowo Tahun Depan Naik Dua Kali Lipat, Tembus Rp 300 Triliun

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 12:35 WIB

Bahlil Dinilai Kurang Paham Soal Kebijakan Energi di Indonesia

Bahlil Dinilai Kurang Paham Soal Kebijakan Energi di Indonesia

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:08 WIB

Terkini

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:29 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

×