Isu Pungli Haji, PPIH Ungkap 'Biaya' Safari Wukuf Lansia Haji 2025

M Nurhadi

Sabtu, 14 Juni 2025 | 07:10 WIB
Isu Pungli Haji, PPIH Ungkap 'Biaya' Safari Wukuf Lansia Haji 2025
Umat Islam memadati Jabal Rahmah jelang wukuf di Arafah, Arab Saudi, Kamis (5/6/2025). [ANTARA FOTO/Andika Wahyu/YU]

Suara.com - Program safari wukuf bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan berisiko tinggi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025, yang merupakan salah satu program unggulan pemerintah, ditegaskan sepenuhnya gratis dan bebas dari pungutan liar (pungli). Penegasan ini disampaikan oleh Tony Hartanto, salah satu dokter yang bertugas dalam safari wukuf, serta diperkuat oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Tony Hartanto, yang merupakan bagian dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan petugas safari wukuf, mengungkapkan keprihatinannya atas beredarnya isu pungli.

"Layanan safari wukuf itu gratis, tidak menarik iuran dari jamaah sama sekali," kata Tony seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (14/6/2025).

Ia menambahkan bahwa dirinya bersama rekan-rekan petugas safari wukuf merasa sedih dan prihatin, karena isu pungli ini secara tidak langsung menyinggung dedikasi para petugas yang melayani jemaah lansia.

Komitmen Petugas Safari Wukuf dan Bantahan Menteri Agama

Petugas safari wukuf memiliki peran sentral dalam menyukseskan program ini. Sebanyak 120 petugas safari wukuf didedikasikan untuk melayani dan membersamai 477 jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan jemaah berisiko tinggi. Para petugas ini terbagi dalam 10 tim, dengan setiap tim terdiri atas satu dokter, satu perawat, dan sisanya merupakan gabungan dari petugas layanan lansia serta pembimbing ibadah. Satuan tugas ini bertugas melayani dan merawat jemaah selama 10 hari, terhitung pada 1–10 Juni 2025, yang ditempatkan di hotel transit khusus safari wukuf.

Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar telah secara tegas menepis adanya isu pungutan liar dalam safari wukuf jemaah lansia dan berisiko tinggi. Menag memastikan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi internal. "Jadi, isu bahwa ada pungutan dari jamaah oleh petugas itu sama sekali tidak benar. Itjen Kemenag sudah kami turunkan. Kami sudah klarifikasi semua dan kami panggil orangnya juga," ujar Menag di Makkah, Rabu (11/6).

Perbedaan Safari Wukuf Gratis dan Biaya Badal Haji

Menteri Agama menjelaskan bahwa isu pungutan yang beredar bukan berkaitan dengan layanan safari wukuf gratis, melainkan kemungkinan besar terkait dengan badal haji dan aktivitas kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Beliau menegaskan bahwa hal ini sama sekali tidak terkait dengan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang resmi.

baca juga

Menag merinci bahwa badal haji memang memiliki paket biaya tersendiri. Paket ini mencakup berbagai rangkaian ibadah, mulai dari umrah wajib, pelaksanaan wukuf di Arafah, mabit (bermalam) di Muzdalifah dan Mina, melempar jumrah, hingga tawaf ifadah. "Jadi, ada biaya yang harus dikeluarkan jamaah jika ingin badal haji dan itu mereka komunikasikan dengan KBIH," ujar Menag. Ini berarti, biaya yang mungkin dibayarkan oleh jemaah adalah untuk layanan badal haji, yang merupakan jasa penggantian pelaksanaan ibadah haji oleh orang lain, bukan untuk fasilitas safari wukuf yang disediakan pemerintah.

Layanan safari wukuf lansia merupakan fasilitas khusus yang disediakan secara gratis oleh pemerintah. Program ini dirancang untuk memungkinkan jemaah yang karena kondisi fisik tidak mampu melaksanakan rukun haji secara mandiri, khususnya wukuf di Arafah, tetap dapat menunaikannya dengan difasilitasi menggunakan armada bus. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh jemaah haji Indonesia, khususnya yang rentan, dapat menuntaskan ibadah haji mereka dengan layak. Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu merujuk pada keterangan resmi dari PPIH atau Kementerian Agama terkait biaya dan layanan haji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Kritik Saudi soal Jemaah Haji Renta Penyakit, Timwas DPR Minta Seleksi Diperketat

Tanggapi Kritik Saudi soal Jemaah Haji Renta Penyakit, Timwas DPR Minta Seleksi Diperketat

DPR | Jum'at, 13 Juni 2025 | 11:14 WIB

Timwas DPR Desak Evaluasi Layanan Kesehatan Haji, Dorong Pendirian RS Indonesia di Makkah

Timwas DPR Desak Evaluasi Layanan Kesehatan Haji, Dorong Pendirian RS Indonesia di Makkah

DPR | Jum'at, 13 Juni 2025 | 11:10 WIB

Mengunjungi Gua Hira, Tempat Nabi Muhammad Menerima Wahyu Allah

Mengunjungi Gua Hira, Tempat Nabi Muhammad Menerima Wahyu Allah

Foto | Jum'at, 13 Juni 2025 | 10:38 WIB

Ribuan Jemaah Haji Gelombang Pertama Tiba di Indonesia

Ribuan Jemaah Haji Gelombang Pertama Tiba di Indonesia

Foto | Jum'at, 13 Juni 2025 | 08:27 WIB

Tawaf Wada dan Tawaf Ifadah, Jemaah Haji Menunaikan Rangkaian Ibadah Terakhir

Tawaf Wada dan Tawaf Ifadah, Jemaah Haji Menunaikan Rangkaian Ibadah Terakhir

Foto | Kamis, 12 Juni 2025 | 19:34 WIB

Wacana Pansus Haji 2025: Evaluasi Serius atau Gimik Politik DPR?

Wacana Pansus Haji 2025: Evaluasi Serius atau Gimik Politik DPR?

Liks | Kamis, 12 Juni 2025 | 08:02 WIB

Terkini

Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH

Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Sidang Perdana Eks Menag Yaqut Digelar 11 Agustus, Termasuk Tiga Orang Lainnya

Sidang Perdana Eks Menag Yaqut Digelar 11 Agustus, Termasuk Tiga Orang Lainnya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Serahkan Konsep PPHN, MPR Ungkap Keprihatinan Prabowo soal 'Demokrasi Mahal' dan Korupsi di Daerah

Serahkan Konsep PPHN, MPR Ungkap Keprihatinan Prabowo soal 'Demokrasi Mahal' dan Korupsi di Daerah

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya

Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya

Banten | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran

Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel

Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel

Banten | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:44 WIB

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Menemukan Cinta di Jalur Pendakian

Menemukan Cinta di Jalur Pendakian

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya

Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!

Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!

Bri | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:37 WIB

×