Akun Aktivis Greenpeace Indonesia Diretas Usai Debat Tolak Aktivitas Tambang dengan Ketua PBNU

Yohanes Endra

Rabu, 18 Juni 2025 | 13:42 WIB
Akun Aktivis Greenpeace Indonesia Diretas Usai Debat Tolak Aktivitas Tambang dengan Ketua PBNU
Juru Kampanye Greenpeace Indonesia (X)

Suara.com - Akun WhatsApp juru kampanye hutan Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik sempat diretas oleh oknum tak bertanggung jawab.

Iqbal Damanik selama ini dikenal sebagai sosok aktivis Greenpeace yang vokal menolak tambang nikel di kawasan Raja Ampat.

Nama Iqbal Damanik sempat viral usai berdebat sengit dengan Ketua PBNU, Ulil Abshar Abdalla alias Gus Ulil di program Rosi Kompas TV beberapa waktu lalu.

Saat itu Gus Ulil mengaitkan sikap pegiat lingkungan yang menolak total penambangan itu dengan Wahabisme

Atas pernyataannya itu, Gus Ulil sempat mendapakan sorotan tajam dari publik, sementara Iqbal Damanik mendapatkan dukungan penuh usai ketegasannya memperjuangkan ekosistem alam di Indonesia.

Iqbal Damanik Saat Debat Tolak Aktivitas Tambang dengan Ketua PBNU

Iqbal Damanik dan Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla (YouTube)
Iqbal Damanik dan Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla (YouTube)

Setelah namanya viral, kabar kurang menyenangkan justru dialami oleh juru kampanye Greenpeace tersebut.

Akun WhatsApp Iqbal Damanik sempat diretas oleh oknum tak bertanggung jawab.

Kabar tersebut diinformasikan melalui akun X @GreenpeaceID pada Selasa, 17 Juni 2025.

“Kawan-kawan, ada yang coba mengambil alih akun Whatsapp Iqbal Damanik, Juru Kampanye Hutan Greenpeace. Jika ada yang menerima pesan mohon abaikan dan jika ingin menghubungi, bisa coba jalur lain ya,” tulis akun tersebut dikutip pada Rabu, 18 Juni 2025.

baca juga

Kabar tersebut langsung mendapat sorotan dari netizen. Peretasan nomor WhatsApp Iqbal Damanik dikaitkan dengan debatnya beberapa waktu lalu dengan Gus Ulil.

Juru Kampanye Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik

Iqbal Damanik (Instagram)
Iqbal Damanik (Instagram)

“Serangan terhadap aktivis lingkungan itu nyata. Bukan cuma soal tanah dan hutan, tapi juga nyawa dan akses komunikasi mereka. Solidaritas penuh untuk Bang Iqbal dan semua pejuang bumi. Kita harus lebih waspada, lebih bersuara, dan lebih terorganisir,” tulis akun @Roht***

“Ngeri ya. Habis debat bukannya pemerintah ni mikir malah begini. Dengan begini harusnya mereka sadar, kepercayaan makin ilang,” ujar akun @strai***

“Udah gabisa ngelawan pakai data, retas salah satu jalan keluarnya cuihhh,” komen akun @wali***

“Kejam kali geng tambangnya si @ulil,” ujar akun @paris***

Namun beruntungnya, meski hampir alami peretasan, aku WhatsApp Iqbal Damanik kini sudah bisa kembali pulih.

“Kawan-kawan, terima kasih atas pesan-pesan dukungannya. Syukurlah akun WhatsApp Iqbal Damanik sudah kembali. Stay safe semuanya, tetap saling jaga,” tulis akun Greenpeace.

Debat Iqbal Damanik Vs Gus Ulil Viral

Sebelumnya debat soal aktivitas tambang antara Iqbal Damanik dan Gus Ulil yang ditayangkan di program Rosi Kompas TV viral.

Gus Ulil menyebut tindakan yang dilakukan para aktivis lingkungan dikaitkan dengan Wahabisme.

Mulanya Iqbal meminta Gus Ulil menunjukkan apakah ada bukti yang menunjukkan bahwa wilayah pertambangan di Indonesia bisa mengembalikan lingkungan seperti semula.

Alih-alih mendukung para aktivis, Gus Ulil justru heran dengan sikap aktivis lingkungan yang begitu keras ingin mengembalikan ekosistem lingkungan.

“Pertanyaan baliknya adalah kenapa Anda begitu peduli untuk mengembalikan ekosistem awal?” ujar Gus Ulil dikutip dari Instagram @/rosi_kompastv pada Rabu, 18 Juni 2025.

Ia juga mengaitkan tindakan para aktivis lingkungan dengan Wahabisme.

“Ini yang saya sebut dengan Wahabisme. Wahabisme itu artinya gini, orang Wahabi itu, begitu kepenginnya menjaga kemurnian teks, sehingga teks tidak boleh disentuh sama sekali, harus puritan,” ujarnya.

Pernyataan Gus Ulil itu belakangan viral hingga membuat publik memberikan sorotan tajam kepadanya.

Apa Itu Greenpeace Indonesia?

Greenpeace Indonesia merupakan sebuah organisasi yang bertujuan melindungi alam dari seluruh ancaman global.

Salah satu masalah nasional yang tengah diperjuangkan Greenpeace Indonesia adalah terkait aktivitas penambangan nikel di kawasan Raja Ampat.

Seperti diketahui kawasan Raja Ampat yang dikenal sebagai The Last Paradise alias Surga Terakhir merupakan salah satu objek wisata alam dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa.

Adanya aktivitas penambangan nikel turut merusak ekosistem dan keindahan alam di sekitar Raja Ampat.

Hal tersebut membuat para aktivis mengambil langkah-langkah untuk bisa menyelamatkan Surga Terakhir yang dimiliki Indonesia.

Greenpeace juga menyerukan kampanye #SaveRajaAmpat yang berhasil mendapat dukungan publik secara luas.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Dicap Wahabi oleh Gus Ulil Imbas Tolak Tambang Raja Ampat, HP Aktivis Greenpeace Nyaris Diretas

Usai Dicap Wahabi oleh Gus Ulil Imbas Tolak Tambang Raja Ampat, HP Aktivis Greenpeace Nyaris Diretas

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 11:59 WIB

Profil Ulil Abshar Abdalla, Anggap Penolak Tambang dan Wahabi Mirip

Profil Ulil Abshar Abdalla, Anggap Penolak Tambang dan Wahabi Mirip

News | Senin, 16 Juni 2025 | 19:27 WIB

Ketua PBNU Panen Kritik Usai Sebut Penolak Tambang Wahabisme: yang Nggak Sejalan Dicap Wahabi

Ketua PBNU Panen Kritik Usai Sebut Penolak Tambang Wahabisme: yang Nggak Sejalan Dicap Wahabi

News | Minggu, 15 Juni 2025 | 15:20 WIB

Ketua PBNU Gus Ulil Samakan Penolakan Tambang dengan Wahabisme: Aktivis Lingkungan Terlalu Ekstrem?

Ketua PBNU Gus Ulil Samakan Penolakan Tambang dengan Wahabisme: Aktivis Lingkungan Terlalu Ekstrem?

News | Minggu, 15 Juni 2025 | 13:45 WIB

Bahlil Tegaskan Pencabutan IUP Bukan Gara-gara Aduan Greenpeace

Bahlil Tegaskan Pencabutan IUP Bukan Gara-gara Aduan Greenpeace

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 16:32 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×