Heboh Anggota Polri Siap Rawat PM Israel Benjamin Netanyahu, Publik Ungkit Agen Intelijen Mossad

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 18 Juni 2025 | 14:42 WIB
Heboh Anggota Polri Siap Rawat PM Israel Benjamin Netanyahu, Publik Ungkit Agen Intelijen Mossad
Viral Anggota Polisi Ipda Purnomo bersedia merawat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam video yang dibuatnya itu, polisi yang diketahui berpangkat Ipda itu meminta siapa pun agar ikut membantu menyebarkan pesannya kepada Netanyahu. Dalam video berdurasi 1 menit, 1 detik tersebut, Purnomo mengaku siap merawat Netanyahu sampai sembuh. (Tangkapan layar/X).

Suara.com - Perang antara Israel dan Iran yang saling serang menggunakan senjata militer super canggih kekinian menjadi sorotan dunia. Bahkan, sosok Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu tak luput menjadi perbincangan publik di media sosial.

Salah satunya adalah seorang polisi bernama Purnomo. Dalam video yang dibuatnya itu, polisi yang diketahui berpangkat Ipda itu meminta siapa pun agar ikut membantu menyebarkan pesannya kepada Netanyahu.

Dalam video berdurasi 1 menit, 1 detik tersebut, Purnomo mengaku siap merawat Netanyahu sampai sembuh. Polisi itu pun ikut menyoroti perang antara Israel dan Iran yang kini masih terus bergulir. 

Video Purnomo yang berasal dari unggahan akun TikTok, @purnomobelajarbaik kemudian viral setelah disebarluaskan ke media-media sosial lain, termasuk ke platfrom X pada Selasa (17/6/2025).

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Saya pak Purnomo, tolong yang kenal Perdana Menteri Israel, Benjamin, siapa itu saya gak tahu, sampaikan bahwasanya kalau dia udah enggak kuat mikir, setelah negaranya diserang oleh Iran, saya siap merawat sampai sembuh," ujar polisi itu dilihat dalam video yang dibagikan ulang akun @wahhabicc_jabar.

Viral Anggota Polisi Ipda Purnomo bersedia merawat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam video yang dibuatnya itu, polisi yang diketahui berpangkat Ipda itu meminta siapa pun agar ikut membantu menyebarkan pesannya kepada Netanyahu. Dalam video berdurasi 1 menit, 1 detik tersebut, Purnomo mengaku siap merawat Netanyahu sampai sembuh. (Tangkapan layar/X).
Viral Anggota Polisi Ipda Purnomo bersedia merawat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam video yang dibuatnya itu, polisi yang diketahui berpangkat Ipda itu meminta siapa pun agar ikut membantu menyebarkan pesannya kepada Netanyahu. Dalam video berdurasi 1 menit, 1 detik tersebut, Purnomo mengaku siap merawat Netanyahu sampai sembuh. Dalam videonya itu, Ipda Purnomo membeberkan alasan ingin sekali merawat PM Israel tersebut. (Tangkapan layar/X).

Dalam videonya itu, Ipda Purnomo membeberkan alasan ingin sekali merawat PM Israel tersebut. Dia mengaku siap merawat Netanyahu agar bisa segera bertobatDalam videonya itu, Ipda Purnomo membeberkan alasan ingin sekali merawat PM Israel tersebut. Dia mengaku siap merawat Netanyahu agar bisa segera bertobat..

"Biar dia (Benyamin Netanyahu) bisa berbuat baik. Biar dia bisa merasakan bagaimana merasa ditindas. Biar dia tahu bahwasanya hidup itu harus saling membantu dan saling memanusiakan manusia," ungkap Purnomo tegas.

Di akhir video yang dibuatnya tersebut, Ipda Purnomo kembali meminta agar semua orang bisa ikut menyebarkan videonya agar sampai langsung kepada Netanyahu.

"Sekali lagi saya membuat video ini tolong disebarluaskan sampai terdengar dan terlihat oleh perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Saya Pak Purnomo siap merawas sampai sehat," pungkas Purnomo.

baca juga
Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu. [ANTARA/Anadolu/Abdülhamid Hoba]
ILUSTRASI---Viral Anggota Polisi Ipda Purnomo bersedia merawat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam video yang dibuatnya itu, polisi yang diketahui berpangkat Ipda itu meminta siapa pun agar ikut membantu menyebarkan pesannya kepada Netanyahu. Dalam video berdurasi 1 menit, 1 detik tersebut, Purnomo mengaku siap merawat Netanyahu sampai sembuh. Dalam videonya itu, Ipda Purnomo membeberkan alasan ingin sekali merawat PM Israel tersebut. [ANTARA/Anadolu/Abdülhamid Hoba]

Sontak video Ipda Purnomo yang ingin menjadi perawat PM Israel Benjamin Netanyahu menuai sorotan dari kalangan netizen hingga banjir beragam komentar. Namun, video polisi itu membuat netizen terbelah. Ada yang menhyampaikan pujian ada pula yang memberikan komentar nyinyir.

"@DivHumas_Polri ini baru polisi hebat," tulis salah satu netizen sembari memberikan emoji jempol.

"Masukin pesantren aja pak..eh..kan beda agama ya,gmn klo masukin kebarak dulu," sahut netizen lainnya.

"Kirim kordinatnya ke mossad biar cepet selesai," timpal yang lain.

"Udah pak urus lah keamanan negara kita masih banyak begal di jalan," sindir netizen lainnya.

Bahkan, beberapa ada yang menyinggung nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait video yang dibuat anak buahnya itu.

"Mohon izin bapak dipanggil bapak Kapolri," tulis netizen lainnya.

"Secara ga langsung Pesan ini untuk @ListyoSigitP juga," sebut akun yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Dicap Wahabi oleh Gus Ulil Imbas Tolak Tambang Raja Ampat, HP Aktivis Greenpeace Nyaris Diretas

Usai Dicap Wahabi oleh Gus Ulil Imbas Tolak Tambang Raja Ampat, HP Aktivis Greenpeace Nyaris Diretas

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 11:59 WIB

Anak Otto Hasibuan Dicap Dungu, Rocky Gerung: Apa Pun yang Didalilkan, Jokowi Adalah Pembohong!

Anak Otto Hasibuan Dicap Dungu, Rocky Gerung: Apa Pun yang Didalilkan, Jokowi Adalah Pembohong!

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:48 WIB

Ogah Pamer Ijazah Asli karena Bikin Negara Chaos, Rocky Gerung: Jokowi Makin Panik

Ogah Pamer Ijazah Asli karena Bikin Negara Chaos, Rocky Gerung: Jokowi Makin Panik

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:09 WIB

Viral Mendadak jadi 'Tukang Kayu' di Sidang, Tom Lembong Ngeluh: Mengganggu

Viral Mendadak jadi 'Tukang Kayu' di Sidang, Tom Lembong Ngeluh: Mengganggu

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 09:22 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×