Gebrakan di Tanah Rempah, 100 Persen Desa Maluku Kini Punya Kopdes, Siap Akhiri Era Tengkulak

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 18 Juni 2025 | 20:19 WIB
Gebrakan di Tanah Rempah, 100 Persen Desa Maluku Kini Punya Kopdes, Siap Akhiri Era Tengkulak
Wamenkop Ferry Juliantono, yang juga menjabat sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih. (Ist)

Suara.com - Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Provinsi Maluku disebut telah mencapai 100 persen dan mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono.

Hal ini disampaikan dalam Dialog Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Provinsi Maluku yang digelar di Kota Ambon, Selasa (18/06/25).

Dalam acara tersebut, turut hadir sejumlah pejabat tinggi negara seperti Menteri Desa Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, anggota Komisi VI DPR RI Novitta Anakotta, dan Gubernur Maluku Hendrik Lewirissa.

Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mendorong penguatan ekonomi desa melalui koperasi yang berbasis pada potensi lokal.

Wamenkop Ferry Juliantono, yang juga menjabat sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih, menegaskan bahwa capaian 100 persen pembentukan koperasi di desa-desa Maluku merupakan prestasi strategis. Ia menyebut langkah ini sebagai tonggak penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Lebih lanjut, Ferry menyoroti potensi unggulan Maluku seperti pala dan cengkeh yang ke depan akan dikelola dalam ekosistem koperasi, bukan lagi melalui jalur tengkulak.

"Dengan koperasi, nilai tambah komoditas akan lebih dinikmati masyarakat, bukan pihak ketiga yang mengambil keuntungan terbesar," ujarnya.

Selain komoditas perkebunan, sektor perikanan di Maluku juga menjadi fokus pengembangan koperasi desa. Ferry bahkan mendorong agar Kopdes/Kel di Maluku menjadi percontohan nasional koperasi desa berbasis nelayan, mengingat besarnya potensi laut di wilayah ini.

Menurutnya, mekanisme bisnis Kopdes/Kel Merah Putih harus berakar pada kebutuhan lokal. Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga penggerak utama distribusi ekonomi yang adil dan merata di tingkat desa dan kelurahan.

Ia juga menekankan bahwa penguatan koperasi tidak cukup hanya pada aspek administratif. Pendampingan, pelatihan, serta integrasi dengan pasar dan lembaga keuangan menjadi komponen penting dalam memperkuat daya tahan koperasi desa dalam jangka panjang.

Keberhasilan Maluku dalam membentuk 100 persen Kopdes/Kel diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Pemerintah pusat menargetkan koperasi desa sebagai garda terdepan dalam mendorong ekonomi kerakyatan, mempercepat pemerataan pembangunan, dan menumbuhkan wirausaha lokal yang berbasis pada potensi desa.

Utamakan Bisnis Berbasis Lokal

Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menekankan pentingnya koperasi merah putih desa/kelurahan di Provinsi Maluku untuk fokus pada pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

“Hal ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan,” kata Yandri sebagaimana dilansir Antara, Rabu (18/6/2025).

Ia mengatakan hal tersebut sesuai dengan Inpres nomor 9 tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa kelurahan merah putih di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Ambisius Kopdes Merah Putih Prabowo, CORE Indonesia Beri 7 Catatan Rekomendasi Kritis

Target Ambisius Kopdes Merah Putih Prabowo, CORE Indonesia Beri 7 Catatan Rekomendasi Kritis

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:18 WIB

Wamenkop Ferry Juliantono: Data Presisi Jadi Tulang Punggung Koperasi Desa Merah Putih

Wamenkop Ferry Juliantono: Data Presisi Jadi Tulang Punggung Koperasi Desa Merah Putih

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 00:23 WIB

Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi, Cara Sherly Tjoanda Ucapkan Salam Tuai Pro Kontra

Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi, Cara Sherly Tjoanda Ucapkan Salam Tuai Pro Kontra

Entertainment | Selasa, 10 Juni 2025 | 17:55 WIB

Dijodoh-jodohkan dengan Dedi Mulyadi, Ini Agama yang Dianut Sherly Tjoanda

Dijodoh-jodohkan dengan Dedi Mulyadi, Ini Agama yang Dianut Sherly Tjoanda

Entertainment | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:48 WIB

8 Momen Kebersamaan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda, Akrab Sampai Dijodohkan

8 Momen Kebersamaan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda, Akrab Sampai Dijodohkan

Entertainment | Selasa, 10 Juni 2025 | 12:53 WIB

Cek Fakta Dedi Mulyadi Beri Rayuan Maut untuk Sherly Tjoanda, Awas Terkecoh!

Cek Fakta Dedi Mulyadi Beri Rayuan Maut untuk Sherly Tjoanda, Awas Terkecoh!

Entertainment | Selasa, 10 Juni 2025 | 12:59 WIB

Berapa Umur Sherly Tjoanda Sebenarnya? Malu-Malu Dipuji Dedi Mulyadi Awet Muda

Berapa Umur Sherly Tjoanda Sebenarnya? Malu-Malu Dipuji Dedi Mulyadi Awet Muda

Entertainment | Selasa, 10 Juni 2025 | 11:26 WIB

Terkini

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:57 WIB