Netanyahu Curhat RS Israel Dirudal Iran, Erdogan: Kalian Mengebom 35 RS Gaza Palestina!

Bernadette Sariyem | Suara.com

Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:13 WIB
Netanyahu Curhat RS Israel Dirudal Iran, Erdogan: Kalian Mengebom 35 RS Gaza Palestina!
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menyebut Israel munafik. Israel menuding Iran mengebom RS Soroka. Padahal, Israel menghancurkan banyak fasilitas medis Gaza Palestina.

Suara.com - Dunia kembali disuguhi drama kemunafikan dari rezim Zionis. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meluapkan amarahnya saat curhat sebuah rudal Iran menghantam area dekat Rumah Sakit Soroka.

Namun, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan dengan cepat menelanjangi standar ganda tersebut, memberikan tamparan keras yang membungkam klaim Israel.

Drama dimulai ketika Netanyahu dengan penuh emosi mengutuk serangan rudal Iran yang terjadi pada Kamis (19/6/2025), yang diklaimnya mengenai Rumah Sakit Soroka di Beersheba.

Dalam retorika khasnya, Netanyahu melabeli Iran sebagai agresor utama dan telah melakukan kejahatan perang karena mengebom rumah sakit.

"Pagi ini, diktator teroris dari Iran menembakkan rudal ke Rumah Sakit Soroka, dan ke warga sipil di pusat negara ini," kata Netanyahu, dikutip hari Sabtu (21/6/2025).

Netanyahu melanjutkan, "Kami akan membuat para tiran di Teheran membayar harga yang sangat mahal," melalui akun pribadinya di X.

Namun, narasi korban yang coba dibangun Netanyahu ini langsung dipatahkan oleh Erdogan.

Dalam pidatonya di Forum Pemuda Organisasi Kerja Sama Islam, pemimpin Turkiye itu menyebut keluhan Israel tidak lebih dari sebuah kemunafikan level tertinggi.

Data Tak Terbantahkan: Israel Pembantai Fasilitas Medis

Erdogan tidak hanya berbicara opini. Ia menyodorkan data brutal yang menjadi catatan kelam kejahatan perang Israel di Gaza, sebuah fakta yang sering diabaikan media Barat.

"Israel mengeluh rumah sakitnya rusak hari ini. Tapi sejauh ini, justru Israel lah yang telah melakukan lebih dari 700 serangan terhadap fasilitas kesehatan di Gaza saja," kata Erdogan, sebuah pernyataan yang langsung membongkar betapa tidak berdasarnya amarah Netanyahu.

Lebih jauh, Erdogan merinci skala kehancuran sistematis yang dilakukan Israel terhadap infrastruktur paling vital di Gaza: sektor kesehatan.

Tindakan yang jelas-jelas merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional.

"Israel mengebom 35 rumah sakit Palestina. Mereka menewaskan hampir 1.000 pekerja perawatan kesehatan. Selain itu, Israel menghancurkan 94 persen infrastruktur kesehatan Gaza," papar Erdogan, melukiskan gambaran nyata genosida medis yang sedang berlangsung.

Pernyataan Erdogan ini menggarisbawahi sebuah realitas pahit: sementara Israel meributkan satu insiden, mereka secara sengaja dan berulang kali menjadikan rumah sakit, klinik, dan para tenaga medis di Gaza sebagai target militer.

Target Sebenarnya: Situs Intelijen Militer Israel

Konteks serangan yang diributkan Netanyahu pun perlu diluruskan. Israel mengklaim Iran sengaja menghancurkan RS Soroka.

Pihak Iran menegaskan bahwa target utama mereka bukanlah fasilitas kesehatan tersebut.

Menurut Teheran, rudal tersebut diarahkan ke sebuah situs intelijen militer Israel yang lokasinya berdekatan dengan rumah sakit.

Taktik menempatkan aset militer di dekat atau bahkan di dalam fasilitas sipil adalah strategi pengecut yang sudah lama digunakan Israel untuk menciptakan perisai manusia dan memicu kesalahan sasaran, yang kemudian bisa mereka eksploitasi untuk propaganda.

Iran juga mengungkap justru Israel yang sengaja melakukan pengeboman ke fasilitas rumah sakit di Teheran.

Di tengah semua ini, Erdogan kembali menegaskan posisi negaranya yang tak akan pernah goyah.

Ia berduka atas lebih dari 55.000 nyawa warga Palestina yang melayang akibat kebrutalan Israel dan menyuarakan seruan yang menggema di seluruh dunia.

"Hari ini, kami menyerukan Bebaskan Palestina," katanya dengan tegas.

Erdogan juga mendesak semua pihak untuk menahan diri dari eskalasi lebih lanjut yang bisa menyeret kawasan ke dalam bencana besar.

Ia memposisikan Turkiye sebagai mediator yang siap mendukung perdamaian sejati.

"Türkiye siap mendukung setiap langkah tulus yang diambil ke arah ini," katanya seraya menyerukan penghentian segera kekerasan dan resolusi damai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Tuduh Iran Serang RS Soroka, Pengamat Ungkap Fakta Mengejutkan!

Israel Tuduh Iran Serang RS Soroka, Pengamat Ungkap Fakta Mengejutkan!

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 14:57 WIB

Minta Putin Turun Tangan, Prabowo Sebut Rusia Bisa jadi Juru Kunci Redam Perang Iran-Israel

Minta Putin Turun Tangan, Prabowo Sebut Rusia Bisa jadi Juru Kunci Redam Perang Iran-Israel

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:56 WIB

Donald Trump Klaim Israel Unggul Perang Lawan Iran, Remehkan Sikap Uni Eropa

Donald Trump Klaim Israel Unggul Perang Lawan Iran, Remehkan Sikap Uni Eropa

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:13 WIB

Profil USS Nimitz, Kapal Induk Tenaga Nuklir AS yang Ikut Memanaskan Perang Iran-Israel

Profil USS Nimitz, Kapal Induk Tenaga Nuklir AS yang Ikut Memanaskan Perang Iran-Israel

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 11:26 WIB

Respons Pemain Juventus usai Dipaksa Dengarkan 'Khotbah' Donald Trump Soal Iran-Israel

Respons Pemain Juventus usai Dipaksa Dengarkan 'Khotbah' Donald Trump Soal Iran-Israel

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:57 WIB

Viral Video Warga Israel Tolak Tetangga Masuk Bunker saat Serangan Rudal, Warganet Geram!

Viral Video Warga Israel Tolak Tetangga Masuk Bunker saat Serangan Rudal, Warganet Geram!

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 20:16 WIB

Warga Palestina Tak Diizinkan Akses Bunker Perlindungan, Tuduhan Diskriminasi Menguat

Warga Palestina Tak Diizinkan Akses Bunker Perlindungan, Tuduhan Diskriminasi Menguat

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 21:14 WIB

Sinetron 'Kiamat Sudah Dekat' Viral, Andre Taulany Prediksi Perang Dunia ke-3 Bakal Terjadi

Sinetron 'Kiamat Sudah Dekat' Viral, Andre Taulany Prediksi Perang Dunia ke-3 Bakal Terjadi

Entertainment | Jum'at, 20 Juni 2025 | 20:44 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB