'Kiamat' Ekonomi Dimulai, Yang Terjadi Jika Iran Tutup Selat Hormuz: Harga BBM di RI Bisa Meledak

Bangun Santoso

Senin, 23 Juni 2025 | 13:53 WIB
'Kiamat' Ekonomi Dimulai, Yang Terjadi Jika Iran Tutup Selat Hormuz: Harga BBM di RI Bisa Meledak
Ilustrasi peta Selat Hormuz. (ist)

Suara.com - Di tengah peta konflik global yang kian rumit, ada satu titik sempit di perairan Teluk Persia yang memegang takdir ekonomi dunia di ujung tanduknya yakni Selat Hormuz. Jalur air strategis yang diapit oleh Iran dan Oman ini bukanlah sekadar selat biasa.

Selat Hormuz adalah urat nadi utama, jalur paling vital bagi distribusi energi global. Setiap kali ketegangan antara Iran dan negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat, memanas, satu ancaman pamungkas selalu muncul ke permukaan—ancaman penutupan Selat Hormuz.

Bagi banyak orang, ini mungkin terdengar seperti isu geopolitik yang jauh. Namun, jika Teheran benar-benar nekat menekan "tombol nuklir ekonomi" ini, dampaknya akan terasa seperti tsunami yang menghantam setiap sudut dunia, termasuk langsung ke dompet masyarakat di kota-kota besar Indonesia.

Untuk memahami skala bencananya, kita harus melihat angka. Sekitar 21 juta barel minyak per hari, atau setara dengan 21% dari konsumsi minyak global, melewati Selat Hormuz. Ini adalah jalur utama bagi ekspor minyak dari raksasa energi seperti Arab Saudi, Irak, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.

Menutup jalur ini sama saja dengan memotong suplai seperlima minyak dunia dalam sekejap.

Seorang analis keamanan energi memberikan gambaran betapa cepatnya krisis ini akan melumpuhkan dunia. Menurutnya, ini bukan lagi soal kenaikan harga, melainkan soal kelumpuhan total.

"Penutupan Selat Hormuz oleh Iran bukanlah sekadar isu regional, itu adalah tombol detonator bagi krisis ekonomi global. Kita tidak hanya bicara soal harga minyak yang melonjak 200-300% dalam 24 jam, tapi soal runtuhnya rantai pasok, kepanikan pasar finansial, dan eskalasi militer yang hampir pasti tak terhindarkan. Bagi negara pengimpor minyak seperti Indonesia, dampaknya akan terasa langsung di setiap SPBU dan pasar dalam hitungan hari," ungkap Dr. David Suroyo, Analis Keamanan Energi dari Global Strategic Institute, dalam sebuah webinar tentang keamanan energi global, (5/6/2025).

Pernyataan tersebut melukiskan tiga tahap kiamat ekonomi yang akan terjadi. Tahap pertama adalah kepanikan pasar energi. Harga minyak mentah dunia, seperti Brent dan WTI, akan langsung melesat ke level yang belum pernah terbayangkan, mungkin menembus $250 hingga $300 per barel.

Kapal tanker minyak melewati selat hormuz (Reuters/Hamad I Mohammed)
Kapal tanker minyak melewati selat hormuz (Reuters/Hamad I Mohammed)

Bagi Indonesia, negara yang statusnya adalah net importir minyak, ini adalah bencana. Anggaran subsidi BBM dalam APBN akan jebol seketika.

baca juga

Pemerintah akan dihadapkan pada pilihan neraka: membiarkan harga pertalite dan solar meroket tiga hingga empat kali lipat, atau menanggung beban subsidi yang bisa menguras habis kas negara.

Tahap kedua adalah keruntuhan ekonomi makro. Lonjakan harga energi akan memicu inflasi liar. Biaya logistik untuk mengangkut bahan pangan dan barang kebutuhan pokok akan membengkak, yang artinya harga mie instan, beras, hingga ongkos transportasi umum akan ikut meroket.

Perusahaan yang bergantung pada bahan bakar dan listrik murah akan terancam bangkrut, memicu gelombang PHK massal. Pasar saham di seluruh dunia akan anjlok karena investor melarikan diri dari ketidakpastian.

Tahap ketiga, dan yang paling berbahaya, adalah eskalasi militer. Amerika Serikat, yang telah mendeklarasikan bahwa keterbukaan Selat Hormuz adalah kepentingan vital nasionalnya, tidak akan tinggal diam.

Armada Kelima Angkatan Laut AS yang berbasis di Bahrain akan dikerahkan untuk membuka paksa selat tersebut. Ini berarti perang terbuka antara AS dan sekutunya melawan Iran.

Sebuah konflik yang tidak hanya akan menghancurkan fasilitas minyak di Timur Tengah, tetapi juga berpotensi meluas menjadi perang regional atau bahkan global yang jauh lebih mengerikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik AS dan Iran Guncang Pasar Kripto, Bitcoin Sentuh Level Terendah Sejak Mei

Konflik AS dan Iran Guncang Pasar Kripto, Bitcoin Sentuh Level Terendah Sejak Mei

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:50 WIB

Selat Hormuz Mau Ditutup Iran, Pasokan Minyak Mentah Pertamina Aman?

Selat Hormuz Mau Ditutup Iran, Pasokan Minyak Mentah Pertamina Aman?

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:36 WIB

Buntut AS Ikut Lakukan Serangan, Pemerintah Prioritaskan Keamanan WNI dari Konflik Iran-Israel

Buntut AS Ikut Lakukan Serangan, Pemerintah Prioritaskan Keamanan WNI dari Konflik Iran-Israel

News | Senin, 23 Juni 2025 | 13:04 WIB

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah: Awas Harga BBM Bisa Melambung Tinggi!

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah: Awas Harga BBM Bisa Melambung Tinggi!

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:01 WIB

Amerika Serang Iran, Maskapai Tutup Rute Penerbangan Timur Tengah

Amerika Serang Iran, Maskapai Tutup Rute Penerbangan Timur Tengah

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 12:03 WIB

Parlemen Iran Setujui Penutupan Selat Hormuz, Apa Dampaknya Bagi Dunia?

Parlemen Iran Setujui Penutupan Selat Hormuz, Apa Dampaknya Bagi Dunia?

News | Senin, 23 Juni 2025 | 10:33 WIB

7 Kekuatan Iran Ini Bikin Ketar-ketir Amerika Serikat dan Israel, Definisi Negara Superpower!

7 Kekuatan Iran Ini Bikin Ketar-ketir Amerika Serikat dan Israel, Definisi Negara Superpower!

News | Senin, 23 Juni 2025 | 09:34 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×