Daftar Negara Paling Sengsara Jika Selat Hormuz Ditutup, Bagaimana dengan Indonesia?

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 23 Juni 2025 | 17:17 WIB
Daftar Negara Paling Sengsara Jika Selat Hormuz Ditutup, Bagaimana dengan Indonesia?
Kapal tanker minyak melewati selat hormuz (Reuters/Hamad I Mohammed)

Suara.com - Ancaman penutupan Selat Hormuz oleh Iran adalah salah satu skenario paling menakutkan dalam percaturan geopolitik modern. Bukan karena eskalasi militernya semata, tetapi karena potensi bencana ekonominya yang bersifat global.

Jika jalur sempit yang menjadi urat nadi bagi 21% pasokan minyak dunia ini benar-benar diblokade, efek dominonya akan meruntuhkan stabilitas ekonomi global dalam hitungan hari. Sejumlah negara industri akan menjadi korban utama, jatuh ke dalam jurang resesi dan kelangkaan energi yang parah.

Meskipun terdengar seperti masalah yang jauh di Timur Tengah, dampaknya akan terasa sangat dekat bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam bentuk lonjakan harga BBM yang tak terkendali.

Namun sebelum melihat posisi Indonesia, penting untuk mengetahui negara mana saja yang berada di barisan terdepan untuk menerima pukulan paling telak. Mereka adalah para raksasa industri Asia yang "haus" akan minyak dari Teluk Persia.

Laporan dari berbagai lembaga energi dan keuangan internasional secara konsisten menempatkan negara-negara berikut dalam daftar paling rentan. Media sekelas Reuters pun pernah menggarisbawahi betapa krusialnya jalur ini bagi perekonomian Asia.

"Setiap gangguan pada pengiriman di Selat Hormuz akan memicu lonjakan harga minyak mentah yang signifikan dan pada akhirnya akan merugikan konsumen di seluruh dunia. Namun, negara-negara Asia seperti Tiongkok, India, Jepang, dan Korea Selatan, yang merupakan pembeli terbesar minyak mentah dari Teluk, akan menjadi yang paling rentan," tulis Reuters dalam salah satu analisisnya, (18/4/2024).

Berikut adalah daftar negara yang akan paling sengsara jika skenario terburuk itu terjadi:

1. Tiongkok: Sang Raksasa yang Terancam Lumpuh

Sebagai "pabrik dunia" dan importir minyak mentah terbesar secara global, Tiongkok menempatkan dirinya di posisi paling berbahaya. Hampir setengah dari total impor minyaknya berasal dari Timur Tengah dan harus melewati Selat Hormuz.

Jika pasokan ini terputus, mesin industri Tiongkok yang menggerakkan ekonomi global akan terancam mati suri, memicu krisis manufaktur dan pengangguran massal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

2. Jepang dan Korea Selatan: Macan Asia yang Kehabisan Energi

Kedua negara ini adalah contoh sempurna dari kekuatan ekonomi teknologi tinggi yang miskin sumber daya alam. Jepang mengimpor sekitar 90% minyaknya dari Timur Tengah, sementara Korea Selatan berada di angka 70-80%.

Tanpa aliran minyak dari Hormuz, ekonomi mereka yang sangat bergantung pada ekspor barang-barang canggih seperti mobil dan elektronik akan berhenti total. Cadangan strategis mereka hanya akan mampu bertahan dalam hitungan bulan sebelum kelumpuhan total terjadi.

3. India: Mesin Pertumbuhan yang Terancam Mogok

Dengan populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa dan pertumbuhan ekonomi yang pesat, kebutuhan energi India meroket. Sekitar 60% impor minyak mentah India dikirim melalui Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Verrell Bramasta Terjebak di Iran, Benarkah?

Cek Fakta: Verrell Bramasta Terjebak di Iran, Benarkah?

Entertainment | Senin, 23 Juni 2025 | 16:53 WIB

'Ramalan' Cak Nun 12 Tahun Lalu Terbukti: Iran Diserang, Saudi Bela Israel, Indonesia Terbelah

'Ramalan' Cak Nun 12 Tahun Lalu Terbukti: Iran Diserang, Saudi Bela Israel, Indonesia Terbelah

News | Senin, 23 Juni 2025 | 16:31 WIB

Pengungsi Israel Terlibat Perkelahian di Penampungan, Semprotan Merica Picu Kepanikan Massal

Pengungsi Israel Terlibat Perkelahian di Penampungan, Semprotan Merica Picu Kepanikan Massal

News | Senin, 23 Juni 2025 | 16:11 WIB

Donald Trump Serang Fasilitas Nuklir Iran, Bernie Sanders Geram: Ini Tidak Konstitusional!

Donald Trump Serang Fasilitas Nuklir Iran, Bernie Sanders Geram: Ini Tidak Konstitusional!

News | Senin, 23 Juni 2025 | 16:27 WIB

Siapa Baoxia Liu? Buronan FBI Dihargai Rp245 Miliar Terkait Perang Iran-Israel

Siapa Baoxia Liu? Buronan FBI Dihargai Rp245 Miliar Terkait Perang Iran-Israel

News | Senin, 23 Juni 2025 | 14:41 WIB

'Kiamat' Ekonomi Dimulai, Yang Terjadi Jika Iran Tutup Selat Hormuz: Harga BBM di RI Bisa Meledak

'Kiamat' Ekonomi Dimulai, Yang Terjadi Jika Iran Tutup Selat Hormuz: Harga BBM di RI Bisa Meledak

News | Senin, 23 Juni 2025 | 13:53 WIB

Selat Hormuz Mau Ditutup Iran, Pasokan Minyak Mentah Pertamina Aman?

Selat Hormuz Mau Ditutup Iran, Pasokan Minyak Mentah Pertamina Aman?

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:36 WIB

Terkini

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB