Kondisi Qatar Usai Pangkalan Militer AS di Doha Diserang Iran

Sumarni, Rena Pangesti

Selasa, 24 Juni 2025 | 09:11 WIB
Kondisi Qatar Usai Pangkalan Militer AS di Doha Diserang Iran
Gedung tertinggi, Burj Khalifa. [Monika Neumann/Pixabay]

Suara.com - Iran melancarkan serangan ke pangkalan militer Amerika Serikat di Doha pada Senin, 23 Juni 2025. Serangan ini merupakan balasan setelah fasilitas nuklir di Iran diserang pada Minggu, 22 Juni 2025.

Qatar sempat menutup wilayah udara setelah serangan yang terjadi keesokan harinya. Tapi hari ini, Selasa, 24 Juni 2025 negara tersebut telah membuka kembali bagian wilayah udaranya.

Pejabat Qatar dan Amerika Serikat mengatakan, serangan yang mengarah ke Al-Udeid, pangkalan udara militer AS tersebut berhasil dicegat dan tidak memakan korban.

Sebelum Iran menyerang, pihak dari Kedutaan Amerika Serikat di Qatar telah meminta warga negara Amerika untuk berlindung di suatu tempat "sebagai bentuk kewaspadaan".

Perintah tersebut kemudian dicabut di hari ini, Selasa (24/5/2025) dan aktivitas kembali menjadi normal. Sama seperti Qatar yang sudah membuka wilayah udaranya.

Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan, keputusan untuk menutup wilayah udara ini sebagai bentuk memastikan keselamatan penduduk dan pengunjung, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Situs web pelacakan penerbangan menunjukkan, pesawat dialihkan ke bandara lain setelah penutupan wilayah udara Qatar. Termasuk satu pesawat dari London menuju Doha yang dialihkan kembali ke bandara Heathrow.

Bandara Internasional Hamad, Qatar adalah salah satu dari 10 bandara tersibuk di dunia untuk lalu lintas Internasional dengan sekitar 140.000 penumpang yang lewat setiap hari.

Pemerintah Inggris juga mengeluarkan peringatan serupa kepada warganya di Qatar, dengan mengatakan bahwa hal itu dilakukan sebagai tanggapan atas peringatan AS.

baca juga

Peringatan itu dikeluarkan menjelang serangan rudal oleh Iran di Pangkalan Udara al-Udeid. Pangkalan ini berfungsi sebagai markas besar operasi udara Komando Pusat AS di Timur Tengah dan menampung hampir 8.000 tentara AS.

Iran mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk mengirim pesan "jelas dan eksplisit" kepada AS, dan bahwa "tidak akan membiarkan serangan apa pun terhadap integritas teritorial, kedaulatan, dan keamanan nasionalnya."

Meski Iran mengatakan ini merupakan 'pesan' tapi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menerangkan, "Ini adalah serangan rudal yang dahsyat."

Serangan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Doha, viral di media sosial. Salah satunya hadir di X alias Twitter dengan. Warga Qatar, terutama mereka yang tinggal di Doha berseru "Allahu akbar!" saat melihat cahaya api di langit.

"Allahu Akbar!" demikian yang terdengar dari unggahan @/iranobserver pada Senin, 23 Juni 2025.

Hubungan bilateral antara AS dan Qatar terbilang kuat. Menurut Departemen Luar Negeri, Qatar telah membantu memainkan peran finansial, politik, dan militer dalam menangani kekacauan di kawasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Izinkan Pangkalan AS di Qatar Diserang, Iran dan Israel Sepakat Gencatan Senjata

Trump Izinkan Pangkalan AS di Qatar Diserang, Iran dan Israel Sepakat Gencatan Senjata

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 09:01 WIB

Donald Trump Biang Kerok Runyamnya Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Donald Trump Biang Kerok Runyamnya Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 09:01 WIB

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel, Wall Street Langsung Meroket

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel, Wall Street Langsung Meroket

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:44 WIB

Serangan Iran Berjarak 25 Menit dari Stadion, Qatar Batal Jadi Tuan Rumah Ronde 4?

Serangan Iran Berjarak 25 Menit dari Stadion, Qatar Batal Jadi Tuan Rumah Ronde 4?

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:28 WIB

Perang Iran-Israel Picu Krisis Global: Indonesia Siap-Siap BBM Naik?

Perang Iran-Israel Picu Krisis Global: Indonesia Siap-Siap BBM Naik?

Liks | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:21 WIB

Selat Hormuz Batal Ditutup, Harga Emas Tiba-tiba Anjlok Hingga Level Terendah

Selat Hormuz Batal Ditutup, Harga Emas Tiba-tiba Anjlok Hingga Level Terendah

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 07:50 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB