Profil Rini Syarifah, Mantan Bupati Blitar dan Perannya dalam Korupsi DAM

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 17:52 WIB
Profil Rini Syarifah, Mantan Bupati Blitar dan Perannya dalam Korupsi DAM
Bupati Blitar Rini Syarifah (Dok.Pemkab Blitar)

Suara.com - Pengusutan kasus korupsi dam Kali Bentak Blitar, Jawa Timur yang menyeret nama mantan Bupati Rini Syarifah terus berlanjut. Namun, pemeriksaan terhadap Rini ditunda sementara karena mantan bupati tersebut diketahui sedang menjalankan ibadah haji. Meski demikian, profil Rini Syarifah dan perannya dalam korupsi dam Blitar yang menyebabkan kerugian Rp5,1 miliar ini menarik untuk dibahas.

 Plt Kepala Kejaksaaan Negeri (Kajari) Kabupaten Blitar, Andriyanto Budi Santoso mengatakan Bupati Blitar periode 2021 – 2024 tersebut sudah diperiksa pada pertengahan April 2025 lalu dengan 50 pertanyaan. Fokusnya mengenai tugas dan fungsi Rini selama mengemban jabatan bupati. Sejauh ini Kejari telah memeriksa 32 saksi terkait dugaan korupsi DAM Kali Bentak. Satu tersangka ditetapkan yakni rekanan pelaksana proyek.

Peran Rini dalam Korupsi Dam Blitar

Sebagai bupati pada masanya, Rini memiliki kewenangan membentuk Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID), Anggota TP2ID ini diduga menjadi aktor utama dalam kasus korupsi dam Blitar. Mereka diduga melakukan pengondisian proyek, termasuk menentukan tender pemenang.

Di samping itu, Muhammad Muchlison (MM) yang masih memiliki hubungan saudara dengan Rini sekaligus anggota TP2ID, ditetapkan menjadi salah satu tersangka. MM diduga menerima aliran dana Rp1,1 miliar dari proyek tersebut.

Profil Rini Syarifah

Rini Syarifah, lahir pada tanggal 15 Mei 1977 adalah Bupati wanita pertama yang memimpin Kabupaten Blitar. Beliau juga akrab disapa Mak Rini dan memiliki semboyan "Maju Bersama Sejahtera Bersama" untuk periode 2021–2024. 

Rini memimpin Blitar sejak 26 Februari 2021 setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia memiliki latar belakang D-3 Akuntansi dari Universitas Brawijaya. 

Selain menjabat sebagai Bupati, Rini juga aktif dalam berbagai organisasi. Ia adalah Pembina Sedekah on the Road Wilayah Jawa Timur (2011-sekarang) dan Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar (2021-2026).

Tak hanya itu, Rini juga memiliki karier di bidang bisnis yang cukup sukses. Ia adalah pengelola Toko Buku Restu (1996-sekarang), Manager Restu Group (2000-sekarang), Pengelola Toko Mulia (2015-sekarang), Pengelola Peternakan Kambing dan Sapi "Mulia Farm" (2015-sekarang), dan Manager Ultima Sound System (2015-sekarang).

Rini berasal dari keluarga tokoh NU Blitar. Ayahnya, KH Musa Ismail, adalah seorang tokoh Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Blitar. Salah satu adik kandungnya, Mohammad Troboni diketahui pernah mengikuti penjaringan calon Wali Kota Blitar di Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Blitar.

Melansir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Rini melaporkan harta kekayaan Rp8.19 miliar untuk masa jabatan terakhirnya pada 31 Desember 2024. Dari total harta tersebut, Rp7,4 miliar di antaranya berwujud tanah dan bangunan. Dia memiliki delapan bidang tanah dan bangunan yang semuanya merupakan hasil sendiri, tersebar di Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Kemudian satu unit mobil Toyota Venturer keluaran tahun 2017 dan tiga unit motor dengan total Rp353 juta. Rini juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp229 juta dan kas dan setara kas Rp138 juta. Rini diketahui tidak memiliki utang.

Pernah Terjerat Kasus Sewakan Rumah Pribadi untuk Jadi Rumah Dinas

Rini pernah menyewakan rumah pribadinya untuk dijadikan rumah dinas Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso pada 2021 – 2022. Di tahun tersebut, Rini masih memegang jabatan sebagai Bupati Blitar. Dari penyewaan tersebut Rini disebut mengantongi keuntungan Rp490 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Baru Justice Collaborator: Peluang Emas atau Celah Korupsi Baru?

Aturan Baru Justice Collaborator: Peluang Emas atau Celah Korupsi Baru?

Liks | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:09 WIB

Imran Nahumarury Terlibat Pelanggaran Berat, Pihak Malut United Buka Suara

Imran Nahumarury Terlibat Pelanggaran Berat, Pihak Malut United Buka Suara

Your Say | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:00 WIB

Usut Skandal Korupsi di MPR, KPK Periksa Fahmi Idris dan Cucu Riwayati

Usut Skandal Korupsi di MPR, KPK Periksa Fahmi Idris dan Cucu Riwayati

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 15:44 WIB

KPK Ungkap Alasan Anwar Sadad Absen saat Dipanggil untuk Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim

KPK Ungkap Alasan Anwar Sadad Absen saat Dipanggil untuk Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:00 WIB

Deretan Kontroversi Nadiem Makarim, Terbaru Kena Skandal Kasus Korupsi Laptop

Deretan Kontroversi Nadiem Makarim, Terbaru Kena Skandal Kasus Korupsi Laptop

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 11:30 WIB

Terkini

Beli Hewan Kurban di Depok Dilayani SPG ala Pramugari, Pembelinya Ada yang dari Luar Negeri

Beli Hewan Kurban di Depok Dilayani SPG ala Pramugari, Pembelinya Ada yang dari Luar Negeri

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:06 WIB

Tentara Israel Siksa WNI Aktivis Global Sumud Flotilla

Tentara Israel Siksa WNI Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:01 WIB

Pistol Ditembakkan Dua Kali, Putri Ahmad Bahar Ungkap Malam Mencekam di Markas GRIB Jaya

Pistol Ditembakkan Dua Kali, Putri Ahmad Bahar Ungkap Malam Mencekam di Markas GRIB Jaya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:58 WIB

Puan Maharani Minta Prabowo Gunakan Semua Celah Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

Puan Maharani Minta Prabowo Gunakan Semua Celah Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:56 WIB

Delegasi Global Sumud Flotilla Dibebaskan dari Penjara Israel, Kini Dipulangkan ke Turki

Delegasi Global Sumud Flotilla Dibebaskan dari Penjara Israel, Kini Dipulangkan ke Turki

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:49 WIB

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:45 WIB

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:00 WIB

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:40 WIB

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:34 WIB