Tak Sesuai Pernyataan Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Bingung Jabar Tidak Punya Data Rumah Rakyat Miskin

Lintang Siltya Utami | Suara.com

Rabu, 25 Juni 2025 | 10:58 WIB
Tak Sesuai Pernyataan Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Bingung Jabar Tidak Punya Data Rumah Rakyat Miskin
Kolase Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi (Instagram)

Suara.com - Kemiskinan menjadi salah satu masalah yang ingin diselesaikan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi. Sebagaimana yang diketahui, Dedi Mulyadi berusaha untuk memberikan rumah rakyat miskin hingga pendidikan yang layak bagi anak-anak yang terlahir dari keluarga miskin.

Namun, baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan beredarnya pernyataan mantan Gubernur Jawa Barat sebelumnya, Ridwan Kamil.

Dalam video yang dibagikan oleh akun TikTok @zack.channel5, terdapat kolase video yang membandingkan pernyataan Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi.

Rekaman tersebut merekam ucapan Ridwan Kamil yang mengklaim telah berhasil menghilangkan desa miskin.

Ridwan Kamil mengatakan bahwa ia telah menghilangkan setidaknya 1.000 desa dalam kurun waktu 2018 hingga 2023.

"Kalau ditanya, 'Pak Ridwan, apa yang dibanggakan sebagai Gubernur Jawa Barat?'. Saya menghilangkan desa miskin. Dari seribu saat 2018 menjadi nol di 2023. Seribu desa miskin ada di mana? Bukan di Kota Bandung, itu ada di seluruh wilayah Jawa Barat," ucap Ridwan Kamil.

Saat ditelusuri, klaim Ridwan Kamil disampaikan saat ia ditanya oleh calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun terkait Jawa Barat sebagai salah satu provinsi yang dianggap miskin dalam topik debat kedua Pilkada Jakarta.

Ridwan Kamil mengatakan bahwa pihaknya kala itu melakukan pemerataan ekonomi degan ekonomi digital desa, sehingga sebanyak 1.000 desa tertinggal jumlahnya menjadi nol (0) di akhir masa jabatannya.

Tetapi, hal tersebut berbanding terbalik ketika kini Provinsi Jawa Barat di bawah kekuasaan Dedi Mulyadi. Dalam kolase video yang sama, terekam momen Dedi Mulyadi bertemu dengan Kabid Kawasan Permukiman pada Disperkim Jawa Barat.

Video asli yang pertama kali tayang di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada 11 Februari 2025 tersebut merekam keresahan Dedi Mulyadi perihal kemiskinan di Jawa Barat.

Dedi Mulyadi menyebut bahwa salah satu indikator kemiskinan adalah tak adanya listrik. Data yang disebutkan setidaknya ada 140.000 rumah di Jawa Barat yang tidak memiliki aliran listrik.

Oleh karena itu, Dedi Mulyadi menilai bahwa salah satu cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengatasi kemiskinan adalah dengan memperbaiki tempat tinggalnya.

Setelahnya, Dedi Mulyadi menanyakan data rumah rakyat miskin di Jawa Barat.

"Di Jawa Barat ini ada berapa jumah rumah rakyat miskin?" tanya Dedi Mulyadi.

Tetapi, Kabid Kawasangan Pemukiman pada Disperkim Jawa Barat mengaku bahwa pihaknya tak memiliki data yang diminta Dedi Mulyadi secara pasti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawa Timur Juara Ketahanan Pangan Nasional, Bagaimana Kinerja Tanah Pasundan di Era Dedi Mulyadi?

Jawa Timur Juara Ketahanan Pangan Nasional, Bagaimana Kinerja Tanah Pasundan di Era Dedi Mulyadi?

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 22:38 WIB

Dear Pendukung Dedi Mulyadi, KDM Minta Jangan Ribut Hadapi Haters

Dear Pendukung Dedi Mulyadi, KDM Minta Jangan Ribut Hadapi Haters

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:27 WIB

Jawa Barat Darurat Pinjol: PHK hingga Flexing Pemicu Warga Terjerat Utang

Jawa Barat Darurat Pinjol: PHK hingga Flexing Pemicu Warga Terjerat Utang

Liks | Senin, 23 Juni 2025 | 17:32 WIB

Terkini

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:58 WIB

Antisipasi Macet Monas, KAI Alihkan Naik Kereta dari Gambir ke Jatinegara Hari Ini

Antisipasi Macet Monas, KAI Alihkan Naik Kereta dari Gambir ke Jatinegara Hari Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:51 WIB

Tekan BBM Lewat WFH ASN? DPRD Jakarta Peringatkan Risiko ke Layanan Publik

Tekan BBM Lewat WFH ASN? DPRD Jakarta Peringatkan Risiko ke Layanan Publik

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:35 WIB

Hemat BBM, Kemenimipas Terapkan WFH hingga Pangkas Perjalanan Dinas Mulai April 2026

Hemat BBM, Kemenimipas Terapkan WFH hingga Pangkas Perjalanan Dinas Mulai April 2026

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:32 WIB

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:03 WIB

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:56 WIB

Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara

Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:23 WIB

Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Pemudik Diimbau Gunakan Rest Area Alternatif

Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Pemudik Diimbau Gunakan Rest Area Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:15 WIB

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:15 WIB

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:56 WIB