Pulau-Pulau di Indonesia Bisa 100 Persen Pakai Energi Terbarukan, IESR Beberkan Strateginya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 01 Juli 2025 | 12:00 WIB
Pulau-Pulau di Indonesia Bisa 100 Persen Pakai Energi Terbarukan, IESR Beberkan Strateginya
Ilustrasi Tenaga Surya. [Pexel]

Suara.com - Indonesia punya modal besar untuk mempercepat transisi energi. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, pengembangan sistem energi terbarukan berbasis pulau dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memperkuat ketahanan energi.

Institute for Essential Services Reform (IESR) melihat bahwa setiap pulau di Indonesia dapat menjadi unit mandiri dalam penyediaan energi.

Terutama karena Indonesia memiliki iklim tropis dan pasokan energi terbarukan yang merata, seperti energi surya.

IESR menyebut pendekatan ini bukan hanya soal lokasi. Tapi juga soal efisiensi dan kemandirian.

Perakitan dan pemasangan SuperSun di desa 3T, dusun Lamiko-miko, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Listrik bersih ini diharap bakal mendorong perekonomian rakyat [SuaraSulsel.id/PLN ULP3 Palopo]
Perakitan dan pemasangan SuperSun di desa 3T, dusun Lamiko-miko, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Listrik bersih ini diharap bakal mendorong perekonomian rakyat [SuaraSulsel.id/PLN ULP3 Palopo]

Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa, mengatakan bahwa kajian yang dilakukan lembaganya menemukan pentingnya fleksibilitas sistem kelistrikan di Sulawesi untuk mengintegrasikan sumber energi terbarukan yang variabel. “Fleksibilitas menjadi kunci, terutama seiring dengan berkembangnya industri di sana,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan energi terbarukan secara penuh di Pulau Sumbawa dapat menjadi contoh bagi negara kepulauan lain dalam mencapai kemandirian energi dan berkontribusi pada tujuan iklim global.

“Selain itu, di Pulau Timor, pengembangan energi surya, angin, dan biomassa bisa menggantikan pembangkit energi fosil, termasuk yang masih direncanakan dalam RUPTL terbaru, dengan harga listrik yang lebih kompetitif,” kata Fabby.

Peluncuran kajian ini berlangsung pada Senin (30/5/2025) di Jakarta. Kajian tersebut bertajuk "Pulau Berbasis 100 Persen Energi Terbarukan dan Fleksibilitas pada Sistem Tenaga Listrik."

Menurut IESR, biaya pengembangan sistem energi lokal jauh lebih murah dibanding membangun kabel transmisi bawah laut. Biayanya bisa tiga hingga lima kali lipat lebih mahal, yakni mencapai USD 2–3 juta per kilometer.

Selain itu, pendekatan berbasis pulau juga mengurangi risiko logistik dan krisis energi akibat pengiriman BBM ke daerah-daerah terpencil.

Lantas, pulau mana saja yang dianggap siap?

Tiga Pulau Potensial: Timor, Sumbawa, Sulawesi

Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa. (Dok. IESR)
Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa. (Dok. IESR)

Dalam studi tersebut, IESR menyoroti Pulau Timor, Sumbawa, dan Sulawesi sebagai wilayah dengan potensi kuat untuk memenuhi kebutuhan listriknya dari energi terbarukan hingga 100 persen.

Khusus Pulau Sumbawa, potensinya mencapai 10,21 GW, dengan mayoritas dari energi surya. Sementara Pulau Timor bahkan mencapai 30,81 GW, didominasi energi surya sebesar 20,72 GW.

IESR memperkirakan kebutuhan investasi untuk Pulau Sumbawa dan Pulau Timor mencapai USD 5,21 miliar atau sekitar Rp85 triliun hingga 2050.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kendari Dilanda Banjir, Ratusan Rumah Terendam

Kendari Dilanda Banjir, Ratusan Rumah Terendam

Foto | Selasa, 01 Juli 2025 | 07:18 WIB

Proyek PLTP di Daerah Disebut Tingkatkan Setoran Pendapatan Hingga Serap Tenaga kerja

Proyek PLTP di Daerah Disebut Tingkatkan Setoran Pendapatan Hingga Serap Tenaga kerja

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 17:14 WIB

Dukung Tugas Kemenhub, Pelindo Kebut Alur Bengkulu Demi Kelancaran Logistik ke Pulau Enggano

Dukung Tugas Kemenhub, Pelindo Kebut Alur Bengkulu Demi Kelancaran Logistik ke Pulau Enggano

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 17:09 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB