Sekolah Rakyat Pakai AI buat Tes Bakat Siswa, M Nuh: Dimana-mana Belum Ada

Rabu, 02 Juli 2025 | 16:44 WIB
Sekolah Rakyat Pakai AI buat Tes Bakat Siswa, M Nuh: Dimana-mana Belum Ada
Ilustrasi Sekolah Rakyat. Untuk mengetahui karakteristik calon siswa, Sekolah Rakyat akan menggunakan Artificial Intelligence (AI) dalam mengkategorisasinya. [Suara.com]

Suara.com - Pemetaan calon siswa berbasis kecerdasan buatan atau AI akan digunakan dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof M Nuh menyampaikan pemetaan itu dilakukan untuk menggali potensi siswa dan memberikan pelajaran sesuai kapasitasnya tersebut.

Konsep pemetaan dilakukan bersama dengan pengusaha sekaligus motivator Ary Ginanjar.

"Alhamdulillah kita bertemu tokoh yang memberikan pandangan tentang ada satu sistem yang kalau diterapkan, cost, energy, waktu efficiency-nya bagus, yaitu talenta mapping berbasis artificial intelligence," kata Nuh dalam keterangannya di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Ia menuturkan untuk mengetahui karakteristik anak selama ini membutuhkan waktu dan biaya yang luar biasa.

Saat ini, ia menyebut Ary Ginanjar sudah menyiapkan alat untuk memetakan karakteristik dan potensi anak di Sekolah Rakyat.

"Dalam waktu singkat, cost eficiency-nya bagus, dampaknya luar biasa," katanya.

AI itu berupa software yang nantinya berisi sejumlah pertanyaan yang harus diisi oleh para siswa Sekolah Rakyat mengenai minat mereka.

Kemudian, AI yang akan mengolahnya dalam waktu singkat untuk melihat karakter serta minat dan bakat anak tersebut.

Baca Juga: Pastikan Fasilitas Aman, Seskab Teddy Indrawijaya Ikut Jajal Kasur dan Kursi di Sekolah Rakyat

Nuh memastikan kalau tiap anak Sekolah Rakyat akan dipetakan potensi dan talentanya. Sehingga, pengarahannya akan lebih tepat.

Ia ingin menemukan secara spesifik talenta anak di Sekolah Rakyat tak hanya pada 4 kuadran. Tapi, tiap kuadran bisa diketahui lebih spesifik lagi talenta seseorang.

"Dari situ kita berharap anak-anak Sekolah Rakyat karena dia sudah lama berada di kubangan itu, dia ingin segera lompat dari kubangan," katanya.

Ia bersyukur Ary Ginanjar mengulurkan tangannya dan mempersilakan Sekolah Rakyat untuk menggunakan sistem yang telah dibuat. Menurutnya, Ary ingin membuktikan anak-anak tersebut memiliki potensi yang luar biasa.

"Ini sistem pertama kali yang Pak Ary ulurkan, dimana-mana belum ada, silakan pakai di Sekolah Rakyat," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf memastikan pembelajaran Sekolah Rakyat di 100 titik pertama dimulai pada 14 Juli 2025.

Untuk mendukung pembelajaran, ia mengatakan Sekolah Rakyat akan dilengkapi berbagai instrumen yang diperlukan termasuk pemetaan calon siswa.

Ary Ginanjar, CEO ESQ Leadership Center. (Dok : ESQ)
Ary Ginanjar, CEO ESQ Leadership Center. (Dok : ESQ)

Ia mengatakan saat ini Sekolah Rakyat masuk tahap finalisasi rekrutmen guru, tenaga kependidikan, hingga kurikulum.

Kurikulum yang hampir final tersebut dirancang Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

"Tapi, kurikulum itu perlu dilengkapi dengan modul, instrumen-instrumen lain agar nanti proses pembelajarannya benar-benar tepat sasaran," katanya.

Gus Ipul juga menuturkan siswa yang direkrut tidak akan ditolak dan tidak perlu melewati tes akademik. Para siswa hanya dipastikan lolos administrasi dan akan dicek kesehatannya.

Kemensos sendiri menggunakan aplikasi Manajemen Talenta untuk memetakan siswa Sekolah Rakyat.

Adapun Manajemen Talenta memetakan siswa berdasarkan potensi dan gaya belajar, karir dan jurusan, interaksi sosial, ekstrakurikuler, dukungan emosional, dan roadmap pembangunan.

Sementara itu, Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar juga menjelaskan kalau pemetaan potensi berbasis AI itu dapat diketahui siapa yang jenius dan di bidang apa.

"Selama ini kita hanya mengukur Intelligence Quotient (IQ)-nya berapa, sekolahnya bagaimana," katanya.

Dia mengklaim bahwa melalui pemetaan itu bisa terjadi peningkatan potensi sebesar 744 persen sesuai penelitian dari Nebraska University.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI