Rahasia Modifikasi Cuaca BMKG: Ini Cara Mereka Kendalikan Hujan

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Kamis, 03 Juli 2025 | 19:00 WIB
Rahasia Modifikasi Cuaca BMKG: Ini Cara Mereka Kendalikan Hujan
ILustrasi Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa setiap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC dilakukan berdasarkan pertimbangan cuaca aktual dan kebutuhan mitigasi bencana di wilayah tertentu.

Evaluasi terus dilakukan untuk memastikan intervensi teknologi tersebut efektif dalam mencegah dampak cuaca ekstrem, baik pada musim hujan maupun kemarau.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menegaskan bahwa pelaksanaan OMC bukan dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui kajian ilmiah terhadap dinamika atmosfer di waktu dan lokasi pelaksanaan.

Ia menepis anggapan bahwa OMC bisa menimbulkan gangguan iklim dalam jangka panjang.

“Pelaksanaan dan tujuan OMC, baik untuk penambahan curah hujan maupun pengurangan curah hujan selalu dilaksanakan berdasarkan kondisi cuaca pada periode-periode tersebut,” ujar Seto kepada Suara.com, dihubungi Kamis (3/7/2025).

Seto menjelaskan, pada musim hujan, OMC digunakan untuk mengurangi potensi banjir dengan memicu hujan di daerah penyangga atau mempercepat jatuhnya hujan sebelum awan mencapai daerah padat penduduk.

Sebaliknya, menjelang puncak musim kemarau, OMC difokuskan untuk penambahan curah hujan sebagai bagian dari upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Justru OMC dimanfaatkan untuk mengurangi potensi dampak yang timbul pada masing-masing periode,” tegasnya.

Menurut Seto, evaluasi terhadap efektivitas OMC dilakukan dengan membandingkan kondisi cuaca aktual dengan prediksi model sebelum pelaksanaan.

baca juga

BMKG menggunakan berbagai parameter untuk menilai keberhasilan intervensi, termasuk volume hujan yang dihasilkan, arah dan kecepatan angin, serta kelembapan udara pada berbagai lapisan atmosfer.

Ia menambahkan bahwa OMC tak bisa dilepaskan dari kebutuhan spesifik masing-masing wilayah. Sebagai contoh, wilayah yang mengalami defisit air tanah pada musim kemarau memerlukan OMC dengan pendekatan peningkatan curah hujan, sementara kota-kota besar yang rawan banjir justru membutuhkan intervensi yang menekan curah hujan saat potensi ekstrem terjadi.

“BMKG, melalui Deputi Bidang Modifikasi Cuaca, selalu mengedepankan pertimbangan kondisi cuaca dan kebutuhan masing-masing wilayah sebelum melakukan OMC,” kata Seto.

BMKG memastikan bahwa penggunaan OMC akan terus dievaluasi dan disempurnakan, baik dari sisi teknologi, metode prediksi, maupun keterlibatan para pemangku kepentingan.

Operasi ini tetap menjadi salah satu strategi adaptasi perubahan iklim yang vital bagi Indonesia, negara kepulauan yang rawan bencana hidrometeorologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Bukan Penyebab Musim Kemarau Mundur, Dampaknya Tak Jangka Panjang

BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Bukan Penyebab Musim Kemarau Mundur, Dampaknya Tak Jangka Panjang

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 17:26 WIB

BMKG Tegaskan Hujan Bulan Juni Bukan Dampak dari Operasi Modifikasi Cuaca

BMKG Tegaskan Hujan Bulan Juni Bukan Dampak dari Operasi Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 16:46 WIB

Waspada! BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Bali dan Lombok

Waspada! BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Bali dan Lombok

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 17:07 WIB

Terkini

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:17 WIB

×